Tak Hanya Sigap Atasi Kekeringan, BPBD Sumenep Gelar Sosialisasi Mitigasi Bencana di PP At-Taufiqiyah

Jumat, 27 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: BPBD Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar sosialisasi mitigasi bencana di Pondok Pesantren di At-Taufiqiyah.

Foto: BPBD Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar sosialisasi mitigasi bencana di Pondok Pesantren di At-Taufiqiyah.

Sumenep, Detikzone.id- Bencana alam bisa datang kapan saja tanpa bisa diprediksi. Untuk itu, demi meminimalisir dampak kejadian bencana alam, maka setiap individu harus siap dengan kemampuan mitigasi termasuk di lingkungan Pesantren. Jumat, 27/09/2024.

Oleh karenanya, Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar sosialisasi mitigasi Santri Tangguh Bencana (SANTANA) untuk para santri di Pondok Pesantren At-Taufiqiyah, desa Aeng Baja Raja, Kecamatan Bluto, pimpinan KH. Imam Hasyim.

Kegiatan sosialisasi mitigasi bencana tersebut digelar setelah sebelumya BPBD Sumenep responsif mengatasi kekeringan di sejumlah Kecamatan dengan mengirim puluhan tangki air bersih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan mitigasi hari ini, ada ratusan santri dan pengurus ponpes yang ikut serta dalam pelatihan ini.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kabid Logistik dan Kedaruratan Akh. Taufik dan sejumlah petugas BPBD.

Kepala Pelaksana BPBD Sumenep Drs. Ach. Laili Maulidy mengatakan, kegiatan Santri Tangguh Bencana (Santana) penting dilakukan.

“Melalui sosialisasi mitigasi Santana ini kami memberikan pembekalan-pembekalan kepada para santri agar mereka tanggap bencana,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sumenep Drs. Ach. Laili Maulidy.

Adapun materi menurut Drs. Ach. Laily dimulai dengan pengenalan potensi bencana, dan pemahaman terkait langkah-langkah yang harus diambil saat bencana terjadi, termasuk mitigasi untuk meminimalisir kerugian yang dapat terjadi saat bencana.

“Santri harus menjadi paham bencana apa saja yang mengancam wiilayahnya dan upaya mitigasi apa yang harus dilakukan sehingga pondok pesantren menjadi siaga dan tangguh terhadap bencana,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD menjelaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana di lingkungan pesantren sehingga langkah-langkah mitigasi yang diambil untuk mengurangi risiko dan dampak bencana.

“Yang jelas kegiatan sosialisasi mitigasi ini bertujuan untuk membekali mereka dengan keterampilan yang dibutuhkan saat menghadapi situasi darurat,” terang mantan Kasatpol PP Sumenep ini.

Dirinya berharap, para santri di Pondok Pesantren At-Taufiqiyah dapat memahami dan menerapkan ilmu yang telah diperoleh terkait mitigasi bencana sehingga timbul kesiapan dalam menghadapi bencana alam dengan baik.

“Semoga langkah ini dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, demi keselamatan bersama,” pungkas Drs. Ach. Laily Maulidy.

 

Penulis : Igusty - Amin

Berita Terkait

Data Tak Boleh Berbeda, Pemkab Sumenep Siapkan Payung Hukum Satu Data
Dugaan Penyadapan Kepala Negara Jadi Sorotan, Rizkan Sahfudin: Integritas dan Supremasi Hukum Tak Boleh Dikalahkan Kekuasaan
Tumpahan Solar Berulang, Nyawa Pengendara Terancam, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Sumenep Jadi Sorotan
Kado Hari Jadi Jatim, Pemprov Guyur Rp19,8 Miliar untuk Berdayakan Warga Probolinggo
Pemkot Kediri Pastikan Uji KIR Kendaraan Optimal untuk Lindungi Keselamatan Pengguna Jalan
Jalan Sehat Santri Sarungan Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Hidup Sehat
Dr. Naghfir Sabet Juara I Pembayar BPHTB Terbesar, Kontribusi Nyata untuk Pembangunan Sumenep
Setelah Arum Manis, Mangga Duren Bawa Kabupaten Probolinggo Sabet Jajaran Lima Besar di Mango Carnival Of Indonesia 2026

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 23:45 WIB

Data Tak Boleh Berbeda, Pemkab Sumenep Siapkan Payung Hukum Satu Data

Rabu, 4 November 2026 - 23:52 WIB

Dugaan Penyadapan Kepala Negara Jadi Sorotan, Rizkan Sahfudin: Integritas dan Supremasi Hukum Tak Boleh Dikalahkan Kekuasaan

Rabu, 4 November 2026 - 15:00 WIB

Tumpahan Solar Berulang, Nyawa Pengendara Terancam, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Sumenep Jadi Sorotan

Rabu, 4 November 2026 - 10:49 WIB

Kado Hari Jadi Jatim, Pemprov Guyur Rp19,8 Miliar untuk Berdayakan Warga Probolinggo

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Pemkot Kediri Pastikan Uji KIR Kendaraan Optimal untuk Lindungi Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru