Cuaca Ekstrem Melanda Blitar: BPBD Himbau Warga Waspada dan Siaga

Jumat, 1 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone id – Cuaca ekstrem yang melanda beberapa wilayah di Jawa Timur, terutama Kabupaten Blitar, memerlukan kewaspadaan tinggi dari masyarakat. Pada Kamis, 31 Oktober 2024, sekitar pukul 15.00, hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan kerusakan signifikan di beberapa daerah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Ivong Bettryanto, menyampaikan bahwa empat desa di Kecamatan Gandusari—Desa Gandusari, Sukosewu, Sumberagung, dan Kotes—serta beberapa desa di Kecamatan Garum dan Nglegok turut terdampak.

“Kecamatan Gandusari mengalami kerusakan terparah, dengan beberapa rumah rusak akibat angin,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BPBD telah memulai upaya pembersihan dan penanganan darurat. Data awal menunjukkan bahwa banyak rumah rusak tertimpa pohon tumbang, termasuk atap SDN Sumberagung 2. Akses jalan di timur kantor Desa Sumberagung juga terhalang pohon tumbang.

Satu korban dilaporkan, Ibu Kasuh (78), yang mengalami luka setelah rumahnya tertimpa pohon. Ia kini dirawat di RSUD Ngudi Waluyo dalam kondisi stabil.

BPBD segera melakukan pembersihan dan pendataan kerusakan, serta memberikan bantuan darurat seperti sembako dan peralatan kebutuhan sehari-hari.

Ivong mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim pancaroba.

“Kami menghimbau agar warga memeriksa pohon-pohon di sekitar rumah. Jika ada yang berpotensi tumbang, sebaiknya segera dirapikan atau ditebang,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. “Sampah yang menumpuk dapat menjadi tempat berkembangnya penyakit. Mari kita jaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat,” ujarnya.

Selain itu, Ivong meminta warga untuk tetap mengikuti informasi cuaca dari pihak berwenang. “Dengan mengetahui prediksi cuaca, kita bisa lebih siap menghadapi perubahan yang tiba-tiba,” tambahnya.

Ia berharap semua warga dapat berperan aktif dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama selama musim pancaroba ini.

 

Penulis : Basuki

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB