Menbud RI :  Para Empu Keris Sumenep Tidak Perlu Diragukan Keahliannya Karena Sudah Diakui Dunia

Jumat, 31 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto : Monumen Keris Arya Wiraraja (kiri), Menbud Fadli Zon bersama Bupati Sumenep saat meresmikan Monumen Tugu Keris Arya Wiraraja di di Desa Sendang, Kecamatan Pragaan.

Ket foto : Monumen Keris Arya Wiraraja (kiri), Menbud Fadli Zon bersama Bupati Sumenep saat meresmikan Monumen Tugu Keris Arya Wiraraja di di Desa Sendang, Kecamatan Pragaan.

Sumenep- Menteri Kebudayaan, Fadli Zon menegaskan, para empu Keris Kabupaten Sumenep tidak perlu diragukan keahliannya dalam membuat keris, mengingat kualitas dan kuantitasnya sangat luar biasa dan diakui oleh dunia.

Hal itu ditegaskan Menbud Fadli Zon kala meresmikan Monumen Tugu Keris Arya Wiraraja di Desa Sendang, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Kamis (30/1/2025).

“Bahkan UNESCO mengakui Kabupaten Sumenep memiliki jumlah empu keris terbanyak di dunia, yang data angkanya sekitar 500 empu keris,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fadli Zon menyebut, monumen Tugu Keris Arya Wiraraja yang diresmikannya itu tentu memiliki potensi besar untuk mendorong perekonomian masyarakat sekitar karena keberadaannya menjadi objek wisata baru bagi wisatawan.

“Berkembangnya pariwisata dan budaya akan mendorong ekonomi masyarakat. Apalagi, Kabupaten Sumenep merupakan pusat pengrajin keris terbanyak di dunia,” terangnya.

“Monumen ini mempunyai konsep yang menarik baik dari sisi area sebagai tempat istirahat hingga spot foto estetik, sehingga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat ataupun wisatawan,” ujar  Menteri Kebudayaan Republik Indonesia (Menbud RI) Fadli Zon.

Fadli mengaku bangga terhadap Kabupaten Sumenep.

“Saya bangga terhadap kekayaan budaya Kabupaten Sumenep, terutama keris, yang telah berkembang menjadi bagian dari ekosistem budaya berpengaruh secara global,” terangnya.

Penulis : ***

Berita Terkait

Kasdim Sumenep Ikuti Launching 1.061 Koperasi Merah Putih Bersama Presiden
Retribusi Fantastis, Armada Rusak: Truk Sampah Berlubang DLH Probolinggo Jadi Sorotan
Di Tengah Pelantikan PCNU, Bupati Sampaikan Harapan Besar untuk Sumenep
Program Presiden Prabowo Menyentuh Desa, Dandim 0210/TU Resmikan Jembatan Bailey Aek Uram di Pakkat
Anggota DPRD Sumenep Indra Wahyudi Minta Pengawasan MBG Diperkuat Lewat Sidak Lapangan
Di Tengah Ketidakpastian Nasib, PPPK Paruh Waktu Sumenep Perkuat Barisan Lewat Pembentukan Korcam Gapura
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Dorong KNPI Jadi Motor Penggerak Perubahan Generasi Muda
Pemkab Probolinggo Tegaskan Kepatuhan Digitalisasi Pengadaan, Siap Gelar PBJ SAE Awards 2026

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:29 WIB

Kasdim Sumenep Ikuti Launching 1.061 Koperasi Merah Putih Bersama Presiden

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:28 WIB

Retribusi Fantastis, Armada Rusak: Truk Sampah Berlubang DLH Probolinggo Jadi Sorotan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:54 WIB

Di Tengah Pelantikan PCNU, Bupati Sampaikan Harapan Besar untuk Sumenep

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:20 WIB

Program Presiden Prabowo Menyentuh Desa, Dandim 0210/TU Resmikan Jembatan Bailey Aek Uram di Pakkat

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:29 WIB

Anggota DPRD Sumenep Indra Wahyudi Minta Pengawasan MBG Diperkuat Lewat Sidak Lapangan

Berita Terbaru

NASIONAL

Jenderal yang Tak Menunggu Telepon

Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WIB