Syahbandar Masalembu Sumenep Biarkan Kapal Cantrang Merusak Laut, Bersandar Lalu Kabur, Nelayan Kecolongan 

Sabtu, 15 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kapal Cantrang (kiri) , Kapal Nelayan Masalembu (kanan)

Foto : Kapal Cantrang (kiri) , Kapal Nelayan Masalembu (kanan)

Sumenep – Maraknya kapal Cantrang yang terus merusak laut Masalembu menjadi luka dan duka bagi masyarakat, khususnya kaum nelayan. Jika terus dibiarkan maka yang akan tersisa adalah kerusakan yang akan diwariskan kepada generasi mendatang.

Jum’at, 14 Februari 2024, sekitar jam 16.15 sore KM. BAHARU asal Lamongan yang menggunakan alat tangkap Cantrang sandar di Pelabuhan Masalembu.

Mendengar hal itu, Nelayan Masalembu langsung mendatangi pelabuhan dan menanyakan kepada pihak Syahbandar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ternyata benar bahwa kapal tersebut memang menggunakan alat tangkap Cantrang, kapal KM. BAHARU berkoordinasi dengan pihak Syahbandar Masalembu bahwa ada ABK yang sakit dan harus segera ditangani.

Perwakilan nelayan mencoba berkoordinasi dengan pimpinan Syahbandar bahkan kepolisian meminta agar melakukan pemeriksaan dan pengecekan dokumen kapal.

Sekitar pukul 19.30, nelayan bersama pihak terkait melakukan musyawarah dengan menghasilkan kesepakatan akan memeriksa kapal KM. BAHARU. Jika terbukti melanggar maka akan dilakukan upaya hukum sesuai aturan yang berlaku.

Perwakilan nelayan segera mendesak agar cepat melakukan tindakan karena ada kekhawatiran kapal tersebut kabur.

Kekhawatiran nelayan Masalembu ternyata benar. Kapal kabur, nelayan kecolongan.

Sekira pukul 20.30 wib, kapal Cantrang KM. BAHARU melarikan diri. Nelayan mencoba melakukan pengejaran didampingi dengan aparat sehingga terjadilah kejar-kejaran.

Aksi kejar kejaran itu, Nakhoda beserta ABK KM. BAHARU tidak mau berhenti, mematikan lampu dan berusaha  menabrak perahu nelayan.

Nelayan Masalembu meminta kepada pihak Syahbandar untuk bertanggungjawab atas kelalaiannya dalam melakukan pengawasan di wilayah pelabuhan.

“Kami menduga bahwa ada oknum yang mempunyai jaringan dengan kapal Cantrang yang masuk ke Masalembu, terbukti dengan mudahnya kapal Cantrang berlabuh di Pelabuhan Masalembu,” kata narasumber yang namanya enggan dikorankan.

Mestinya, tegas dia, Syahbandar yang mempunyai otoritas terkait lalu lintas kapal atau perahu di Pelabuhan harusnya mengecek dokumen kapal pada saat berlabuh.

“Kami nelayan Masalembu menuntut pihak Syahbandar harus bertanggungjawab dengan kaburnya KM. BAHARU dan segera melakukan pelaporan hukum. Jika tidak ada tindaklanjutnya, maka massa nelayan akan mendatangi kantor Syahbandar,” tegasnya.

Sementara itu, Pak Mamat, pihak Syahbandar Masalembu saat dikonfirmasi mengenai dugaan kelalaiannya dalam tugas serta adanya dugaan main mata dengan pihak kapal cantrang belum memberikan tanggapan hingga berita ini terbit.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai
Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata
Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap
Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota
Keluhan Warga Morosunggingan Belum Tuntas, Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi Kembali Menjadi Sorotan
Arisan Diduga Berujung Petaka, Owner Famash Beauty Dilaporkan ke Polda Jatim, Korban Klaim Rugi Ratusan Juta
Diduga Ada Selisih Informasi, Arena Sabung Ayam Kokop Bangkalan Masih Beroperasi Meski Dilaporkan Sepi

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:09 WIB

Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:21 WIB

Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap

Senin, 13 Juli 2026 - 22:57 WIB

Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota

Berita Terbaru