1 dari 2 Korban Kritis Akibat Mobil Terbakar di Depan Masjid Jamik Sumenep Meninggal Dunia 

Sabtu, 22 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Mobil yang terbakar di depan Masjid Jamik Sumenep (kiri) , Ilustrasi (kanan)

Foto : Mobil yang terbakar di depan Masjid Jamik Sumenep (kiri) , Ilustrasi (kanan)

SUMENEP – Satu dari 2 korban kritis yang dirawat di RSUD Sumenep akibat terbakarnya mobil Agya Nopol M 1981 TI di depan masjid Jamik Sumenep, Madura Jawa Timur, akhirnya meningal dunia.

Korban bernama Novita Widya Ningrum, asal Bangkalan, (41) , alamat Desa Lalangon, Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep.

Kabar duka tersebut diinformasikan Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Diinformasikan bahwa Korban Mobil Aqya terbakar depan masjid, Novita Widya Ningrum dinyatakan meninggal dunia,” ujar Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Sabtu, 22/02/2025.

Sebelumya diberitakan, Dua korban kritis akibat terbakarnya mobil Agya dengan Nopol M 1981 TI di depan masjid Jamik Sumenep, Madura Jawa Timur. Rabu (19/02/2025)

Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S.,S.H mengatakan bahwa dua korban tersebut saat ini dirawat di RSUD Dr. Moh Anwar Sumenep dalam kondisi kritis

“Motif kejadian tersebut, belum diketahui. Karena korban masih kritis di RSUD Sumenep, ” tutur Akp Widiarti

Menurut Akp Widiarti, Satreskrim Polres Sumenep terus melakukan penyelidikan tentang penyebab terbakarnya mobil Agya Nopol M 1981 TI

AKP Widiarti menjelaskan bahwa kedua korban mengalami luka bakar dan masing-masing korban bernama Benny Faisar Rahman (27) Laki-laki, Alamat Desa Manding Timur Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep dan Novita Widya Ningrum, Bangkalan, (41) perempuan, Alamat Desa Lalangon Kecamatan Manding Kabupatan Sumenep

Sedangkan barang bukti (BB) yang berhasil diamankan berupa Satu unit mobil Agya No.Pol : M 1891 TI dan 1 ( satu) botol Air mineral yang berisikan Pertalit serta 1 (Satu) Sepeda Motor Honda Vario

Adapun Kronologis kejadian berawal sekitar Pukul 16.00 Wib korban Benni Faisar Rahman bersama Ibunya pergi dari toko miliknya dengan mengendarai Mobil Agya No.Pol : M 1891 TI dengan tujuan ke Toko Suramadu yang terletak di samping masjid Jamik Sumenep.

Sesampainya di Depan Masjd Jamik mobil diparkir dihalaman masjid dan Ibu dari korban (Benni) pergi ke dalam Toko Suramadu, sedangkan Benni masih berada didalam Mobil.

Beberapa menit kemudian datang saudara Novita Widya Ningrum dengan mengendari Sepeda Motor langsung membuka pintu mobil dan terjadi kebakaran yang mengakibatkan Mobil Agya dan juga saudara Benni serta sdri Novita Widia Ningrum terbakar.

Akibat kejadian kebakaran mobil Agya tersebut taksir kerugian material sebesar Rp 60.000.000,- (enam puluh juta rupiah)

Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S.,S.H mengatakan bahwa dua korban tersebut saat ini dirawat di RSUD Dr. Moh Anwar Sumenep dalam kondisi kritis

“Motif kejadian tersebut, belum diketahui. Karena korban masih kritis di RSUD Sumenep, ” tutur Akp Widiarti

Menurut Akp Widiarti, Satreskrim Polres Sumenep terus melakukan penyelidikan tentang penyebab terbakarnya mobil Agya Nopol M 1981 TI

AKP Widiarti menjelaskan bahwa kedua korban mengalami luka bakar dan masing-masing korban bernama Benny Faisar Rahman (27) Laki-laki, Alamat Desa Manding Timur Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep dan Novita Widya Ningrum, Bangkalan, (41) perempuan, Alamat Desa Lalangon Kecamatan Manding Kabupatan Sumenep

Sedangkan barang bukti (BB) yang berhasil diamankan berupa Satu unit mobil Agya No.Pol : M 1891 TI dan 1 ( satu) botol Air mineral yang berisikan Pertalit serta 1 (Satu) Sepeda Motor Honda Vario

Adapun Kronologis kejadian berawal sekitar Pukul 16.00 Wib korban Benni Faisar Rahman bersama Ibunya pergi dari toko miliknya dengan mengendarai Mobil Agya No.Pol : M 1891 TI dengan tujuan ke Toko Suramadu yang terletak di samping masjid Jamik Sumenep.

Sesampainya di Depan Masjd Jamik mobil diparkir dihalaman masjid dan Ibu dari korban (Benni) pergi ke dalam Toko Suramadu, sedangkan Benni masih berada didalam Mobil.

Beberapa menit kemudian datang saudara Novita Widya Ningrum dengan mengendari Sepeda Motor langsung membuka pintu mobil dan terjadi kebakaran yang mengakibatkan Mobil Agya dan juga saudara Benni serta sdri Novita Widia Ningrum terbakar.

Akibat kejadian kebakaran mobil Agya tersebut taksir kerugian material sebesar Rp 60.000.000,- (enam puluh juta rupiah)

 

Penulis : Igusty- Amin

Berita Terkait

Isu “Sapi Raib” BUMDes Paowan Dibantah, Pemdes Tegaskan Penjualan Sudah Sesuai Prosedur
Pamit Cari Sapi, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Baluran
Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot
Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi
Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa
Pusaran Gelap Pita Cukai Madura: Dugaan Pelanggaran Sistemik Seret PR HJS Mdr Pamekasan, KPK Dalami Jejak Skandal
Janji Busuk Pihak BTN Sumenep, Sertifikat Atas Nama Nasabah Hingga Kini Tak Diberikan Meski Rumah Lunas 4 Bulan Lalu
Sudah Kelewat Batas! Sertifikat KPR BTN Sumenep Tertahan 4 Bulan Meski Sudah Lunas

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Isu “Sapi Raib” BUMDes Paowan Dibantah, Pemdes Tegaskan Penjualan Sudah Sesuai Prosedur

Kamis, 16 April 2026 - 23:07 WIB

Pamit Cari Sapi, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Baluran

Selasa, 14 April 2026 - 19:03 WIB

Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot

Senin, 13 April 2026 - 14:18 WIB

Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi

Senin, 13 April 2026 - 12:29 WIB

Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa

Sabtu, 18 Apr 2026 - 00:08 WIB