Letusan Mercon di Pangorayan Kabupaten Pamekasan Terkesan Sengaja Dibiarkan Hingga Memakan Korban Jiwa

Rabu, 2 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan – Hari pertama Idul Fitri 1446 H/2025 Masehi, asap mengepul menyelimuti sebuah Desa Pangorayan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan. Namun kepulan asap tersebut bukanlah kepulan asap kebakaran hebat melainkan kepulan asap pesta mercon yang dilepas pada hari Senin, 31 Maret 2025.

Ribuan manusia berkumpul di Desa Pangorayan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan untuk  menyaksikan pelepasan mercon raksasa.

Bahkan saat mercon dinyalakan, tampak di lapangan ratusan personil gabungan Polres Pamekasan terkesan membiarkan bahkan mendukung peluncuran mercon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, mercon yang diluncurkan di Desa Pangorayan ini memiliki ukuran yang besar dan mempunyai daya ledak tinggi.

Peluncuran mercon itu pun berakibat fatal karena menjadi petaka dan memakan korban jiwa.

“Lebaran idul Fitri yang seharusnya jadi momen untuk berkumpul dengan keluarga malah jadi malapetaka,” ujar narasumber yang tidak ingin disebut namanya.

“2 orang mengalami luka luka dan 1 orang meninggal dunia,” imbuhnya

Peluncuran mercon raksasa itu sudah berjalan selama puluhan tahun lamanya di Desa Pangorayan.

Anehnya, meskipun itu sudah dilarang oleh pihak kepolisian namun masih saja  tidak dihiraukan.

“Pesta mercon tersebut telah memakan korban jiwa namun siapa yang bertanggung jawab atas insiden ini,”  tegasnya.

Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto mengerahkan personil gabungan untuk standby sejak siang di wilayah hukum Polsek Proppo.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto mengatakan, terkait mercon di Desa Pangorayan itu memang ada pemberitahuan ke Kamtibmas  namun pemberitahuannya adalah kembang api.

“Itu buka mercon yang diluncurkan di Desa Pangorayan melainkan sebuah kembang api dan ini dari pihak desa sudah memberitahukan ke Kamtibmas ,” pungkasnya.

Penulis : Subaidi

Berita Terkait

Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?
LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak
Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai
Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata
Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap
Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota
Keluhan Warga Morosunggingan Belum Tuntas, Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi Kembali Menjadi Sorotan

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:07 WIB

Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:03 WIB

LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:09 WIB

Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata

Berita Terbaru