Kediri, Detikzone.id — Kecelakaan tragis kembali terjadi di jalur perlintasan kereta api. Seorang remaja bernama Anang Riyadi (30), warga Kelurahan Ringinanom, Kota Kediri, meregang nyawa setelah tertabrak Kereta Api Kahuripan di wilayah Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Rabu malam (16/4/2025).
Peristiwa mengenaskan itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. KA Kahuripan yang melaju dari arah Blitar menuju Bandung menabrak korban di titik rel Jl. kebangkitan.
Tubuh Anang ditemukan tergeletak di sisi barat rel dalam kondisi mengenaskan, memicu kepanikan warga sekitar yang langsung melapor ke pihak berwenang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut kesaksian warga sekitar bernama Sumarno (45), korban terlihat berada di area rel tak lama sebelum kecelakaan terjadi. “Tadi saya lihat dia duduk-duduk di rel. Kami sudah sempat teriak-teriak, tapi mungkin dia tidak dengar. Tiba-tiba suara klakson kereta panjang sekali, lalu… ya kejadian itu,” ungkap dia dengan wajah sedih.
Tim gabungan dari Polsek Kota Kediri dan Polres Kediri Kota segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban.
Kanit Pidana Umum Satreskrim Polres Kediri Kota, Ipda Hudy Santoso, dalam keterangannya kepada media mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami penyebab pasti kejadian.
“Kondisi kakinya patah, kepala tempurung belakang juga pecah. Itu saja, lainnya masih utuh. Informasi dari warga, tadi sekitar jam 2 siang itu korban mondar-mandir di sekitar area,” ungkap Ipda Hudy.
Dikatakannya, jenazah selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk keperluan visum dan penyelidikan lebih lanjut.
Insiden ini memicu keprihatinan masyarakat terkait keselamatan di sekitar jalur rel kereta api. Beberapa warga menyuarakan perlunya peningkatan fasilitas keamanan, termasuk penambahan palang pintu dan rambu peringatan di titik-titik perlintasan yang rawan kecelakaan.
Menurut data dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), sepanjang tahun 2024 terjadi lebih dari 60 kecelakaan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di wilayah Jawa Timur, dengan mayoritas korban merupakan pejalan kaki dan pengendara sepeda motor. Hal ini menandakan perlunya edukasi publik serta percepatan pembangunan infrastruktur keselamatan di sekitar jalur kereta api.
Pihak keluarga korban belum memberikan keterangan resmi, namun diketahui mereka sangat terpukul atas kejadian ini. Rencananya, jenazah Anang Riyadi akan dimakamkan hari ini di TPU Ringinanom setelah seluruh proses forensik selesai dilakukan.
Tragedi ini menjadi peringatan bagi semua pihak, baik masyarakat maupun instansi terkait, untuk lebih memperhatikan keselamatan di sekitar jalur kereta api. Pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat pembenahan perlintasan sebidang demi mencegah jatuhnya korban jiwa di masa mendatang.
Penulis : Bimo







