Remaja Asal Ringinanom Tewas Tertabrak KA Kahuripan di Kota Kediri,  Polisi Dalami Penyebab Kejadian

Kamis, 17 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri, Detikzone.id — Kecelakaan tragis kembali terjadi di jalur perlintasan kereta api. Seorang remaja bernama Anang Riyadi (30), warga Kelurahan Ringinanom, Kota Kediri, meregang nyawa setelah tertabrak Kereta Api Kahuripan di wilayah Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Rabu malam (16/4/2025).

Peristiwa mengenaskan itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. KA Kahuripan yang melaju dari arah Blitar menuju Bandung menabrak korban di titik rel Jl. kebangkitan.

Tubuh Anang ditemukan tergeletak di sisi barat rel dalam kondisi mengenaskan, memicu kepanikan warga sekitar yang langsung melapor ke pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut kesaksian warga sekitar bernama Sumarno (45), korban terlihat berada di area rel tak lama sebelum kecelakaan terjadi. “Tadi saya lihat dia duduk-duduk di rel. Kami sudah sempat teriak-teriak, tapi mungkin dia tidak dengar. Tiba-tiba suara klakson kereta panjang sekali, lalu… ya kejadian itu,” ungkap dia dengan wajah sedih.

Tim gabungan dari Polsek Kota Kediri dan Polres Kediri Kota segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban.

Kanit Pidana Umum Satreskrim Polres Kediri Kota, Ipda Hudy Santoso, dalam keterangannya kepada media mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami penyebab pasti kejadian.

“Kondisi kakinya patah, kepala tempurung belakang juga pecah. Itu saja, lainnya masih utuh. Informasi dari warga, tadi sekitar jam 2 siang itu korban mondar-mandir di sekitar area,” ungkap Ipda Hudy.

Dikatakannya, jenazah selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk keperluan visum dan penyelidikan lebih lanjut.

Insiden ini memicu keprihatinan masyarakat terkait keselamatan di sekitar jalur rel kereta api. Beberapa warga menyuarakan perlunya peningkatan fasilitas keamanan, termasuk penambahan palang pintu dan rambu peringatan di titik-titik perlintasan yang rawan kecelakaan.

Menurut data dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), sepanjang tahun 2024 terjadi lebih dari 60 kecelakaan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di wilayah Jawa Timur, dengan mayoritas korban merupakan pejalan kaki dan pengendara sepeda motor. Hal ini menandakan perlunya edukasi publik serta percepatan pembangunan infrastruktur keselamatan di sekitar jalur kereta api.

Pihak keluarga korban belum memberikan keterangan resmi, namun diketahui mereka sangat terpukul atas kejadian ini. Rencananya, jenazah Anang Riyadi akan dimakamkan hari ini di TPU Ringinanom setelah seluruh proses forensik selesai dilakukan.

Tragedi ini menjadi peringatan bagi semua pihak, baik masyarakat maupun instansi terkait, untuk lebih memperhatikan keselamatan di sekitar jalur kereta api. Pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat pembenahan perlintasan sebidang demi mencegah jatuhnya korban jiwa di masa mendatang.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Isu “Sapi Raib” BUMDes Paowan Dibantah, Pemdes Tegaskan Penjualan Sudah Sesuai Prosedur
Pamit Cari Sapi, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Baluran
Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot
Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi
Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa
Pusaran Gelap Pita Cukai Madura: Dugaan Pelanggaran Sistemik Seret PR HJS Mdr Pamekasan, KPK Dalami Jejak Skandal
Janji Busuk Pihak BTN Sumenep, Sertifikat Atas Nama Nasabah Hingga Kini Tak Diberikan Meski Rumah Lunas 4 Bulan Lalu
Sudah Kelewat Batas! Sertifikat KPR BTN Sumenep Tertahan 4 Bulan Meski Sudah Lunas

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Isu “Sapi Raib” BUMDes Paowan Dibantah, Pemdes Tegaskan Penjualan Sudah Sesuai Prosedur

Kamis, 16 April 2026 - 23:07 WIB

Pamit Cari Sapi, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Baluran

Selasa, 14 April 2026 - 19:03 WIB

Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot

Senin, 13 April 2026 - 14:18 WIB

Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi

Senin, 13 April 2026 - 12:29 WIB

Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa

Berita Terbaru