Satpol PP Kabupaten Blitar Optimalkan DBHCHT 2025 untuk Berantas Rokok Ilegal

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Penegakan Hukum Daerah Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar, Repelita Nugroho.

Kepala Bidang Penegakan Hukum Daerah Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar, Repelita Nugroho.

Blitar, Detikzone.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Blitar berkomitmen mengoptimalkan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) pada tahun anggaran 2025.

Dengan alokasi anggaran sebesar Rp 1,72 miliar, Satpol PP akan melaksanakan serangkaian kegiatan strategis yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memberantas peredaran barang kena cukai ilegal, khususnya rokok tanpa pita cukai.

Kegiatan yang direncanakan meliputi sosialisasi secara masif kepada masyarakat, edukasi ke pelaku usaha, serta pelaksanaan operasi gabungan di berbagai titik rawan peredaran rokok ilegal. Langkah ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap regulasi pemerintah dan perlindungan terhadap industri tembakau yang legal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Optimalisasi penggunaan DBHCHT akan kami fokuskan untuk menekan peredaran rokok ilegal di wilayah Kabupaten Blitar,” ujar perwakilan Satpol PP Kabupaten Blitar. Pihaknya juga berharap partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung upaya pemberantasan barang ilegal tersebut.

Kabid Penegakan Hukum Daerah Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar, Repelita Nugroho, SH., MH., yang akrab disapa Etha, menjelaskan bahwa alokasi anggaran difokuskan pada empat kegiatan utama: sosialisasi tatap muka, pengumpulan informasi, pelaksanaan operasi gabungan, serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung.

“Kami akan menyelenggarakan maksimal enam kali sosialisasi tatap muka dalam setahun, dengan peserta antara 25 hingga 50 orang setiap sesi,” ujar Etha, Selasa (29/4/2025).

Sosialisasi tersebut akan menghadirkan narasumber dari Bea Cukai dan Kejaksaan, serta melibatkan ibu-ibu PKK dari tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan. Tujuannya, memberikan pemahaman mengenai regulasi cukai serta kemampuan mendeteksi dan melaporkan peredaran rokok ilegal.

Etha menambahkan bahwa selain sosialisasi, Satpol PP juga akan melakukan pengumpulan informasi di lapangan untuk memetakan titik-titik rawan peredaran barang kena cukai ilegal.

“Informasi ini menjadi dasar penting bagi pelaksanaan operasi gabungan dengan Bea Cukai agar tepat sasaran dan efektif,” ungkapnya.

Operasi pemberantasan akan digelar secara berkala. Setiap barang hasil sitaan akan diamankan oleh Bea Cukai, dengan penindakan yang tegas untuk memberikan efek jera bagi pelaku pelanggaran.

Menariknya, Etha menilai peran ibu-ibu PKK sangat strategis. “Mereka sering terlibat dalam aktivitas jual-beli, sehingga berpotensi menjadi garda terdepan dalam mengenali dan melaporkan peredaran rokok ilegal,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, operasi gabungan telah dilakukan di Kecamatan Garum dan Sutojayan pada 23–24 Januari 2025, yang berhasil menyita berbagai jenis rokok tanpa pita cukai.

Keuntungan dari penjualan rokok ilegal tidak sebanding dengan risiko hukum yang dapat menjerat pelakunya. Untuk itu, kami mengajak masyarakat untuk turut aktif melaporkan setiap pelanggaran yang ditemukan, demi melindungi industri tembakau lokal serta menjaga penerimaan negara,” pungkasnya.(Adv/Kmf)

 

Penulis : Bas

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB