Warga Kecewa, Konsultasi Sertifikat di BPN Kabupaten Kediri Berujung Penolakan Setelah Menunggu Berjam-jam

Sabtu, 3 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri, Detikzone.id — Seorang warga bernama Didik Eko Prasetyo mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kediri pada Jumat (3/5) pagi untuk berkonsultasi mengenai persoalan Sertifikat Hak Milik (SHM) milik kliennya. Setibanya di kantor, Didik langsung menuju bagian informasi untuk menanyakan prosedur konsultasi dan diarahkan oleh pihak keamanan bernama Lina.

Lina kemudian membawa berkas milik Didik ke ruang dalam dan menyampaikan bahwa pihak yang berwenang memberikan keterangan adalah Edi Purnama, Koordinator Subbagian (Korsub) Pemeliharaan Data dan Pembinaan PPAT.

Namun, saat itu Edi diketahui tidak berada di kantor dan oleh Lina, Didik diminta kembali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau sekarang posisinya sedang ada di luar kantor, mungkin kembali ke kantor agak siang,” ucap Lina, sekaligus mengingatkan agar SHM aslinya jangan lupa dibawa.

Lebih lanjut, Didik kembali mendatangi kantor BPN usai salat Jumat, namun Edi masih belum kembali. Ia memutuskan untuk menunggu hingga pukul 16.00 WIB. Setelah beberapa jam menunggu, Didik akhirnya diberitahu bahwa Edi sudah berada di ruang kerjanya.

“Pak Edi sudah ada di ruangannya, mari saya antar,” ujar Lina.

Namun, pertemuan tersebut justru berlangsung sangat singkat. Baru saja memperkenalkan diri, Didik langsung mendapat penolakan dari Edi dengan alasan bahwa yang bersangkutan tidak lagi berwenang melayani masyarakat di Kantor BPN Kabupaten Kediri karena telah pindah tugas ke Kantor Pertanahan Tulungagung.

Penolakan tersebut memicu emosi Didik, yang merasa kecewa karena telah menunggu berjam-jam namun tidak diberikan kesempatan untuk menjelaskan permasalahannya secara rinci.

“Saya sudah datang sejak pagi dan rela menunggu sampai sore. Tapi ketika akhirnya bisa bertemu, saya malah langsung ditolak tanpa penjelasan yang jelas. Ini sangat mengecewakan,” ujar Didik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Kepala Kantor (Kakantah) BPN Kabupaten Kediri terkait kejadian tersebut.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Sakit Hati Usai Bercerai, Pria di Kediri Nekat Bakar Rumah dan Kendaraan Mantan Istri
Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?
LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak
Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai
Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata
Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap
Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:54 WIB

Sakit Hati Usai Bercerai, Pria di Kediri Nekat Bakar Rumah dan Kendaraan Mantan Istri

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:07 WIB

Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:03 WIB

LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai

Berita Terbaru