Tampilkan Pagelaran Kostum Daur Ulang Sampah, Manding Distrik Festival 2025 Diapresiasi Bupati Sumenep 

Minggu, 25 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep –  Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo apresiasi Manding Distrik Festival 2025 yang didalamnya menampilkan pagelaran Madaya Recycle Costume atau Kostum Daur Ulang yang berlangsung di Lapangan Kecamatan Manding, Sabtu (24/05/2025).

Bupati  Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, pagelaran itu menjadi salah satu media edukatif dan kreativitas.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah positif guna mengedukasi masyarakat tentang pentingnya daur ulang dan mengelola sampah untuk menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara yang merupakan rangkaian Manding Distrik Festival 2025, tidak hanya sekadar menampilkan kreativitas seni dan mode dengan bahan daur ulang sampah, tetapi kegiatannya menanamkan kesadaran masyarakat, untuk bersama-sama menjaga kelestarian bumi dari ancaman limbah.

Menurut dia, Recycle Fashion bagian langkah nyata untuk mengampanyekan cinta lingkungan, dengan memanfaatkan kembali barang-barang bekas, karena sampah ada yang bisa didaur ulang sesuai kreativitas sehingga memiliki nilai ekonomis.

“Even ini bukanlah sekadar pagelaran fashion semata, tetapi bagian memberikan edukasi tentang bagaimana memanfaatkan limbah tidak bernilai menjadi sesuatu yang bermanfaat,” tuturnya.

Masyarakat diharapkan peduli terhadap isu lingkungan melalui karya, seperti mendaur ulang sampah secara kreatif.

“Kami ingin Madaya Recycle Costume bisa dikembangkan untuk mengedukasi  masyarakat tentang pengelolaan sampah, mengingat kegiatannya dapat menumbuhkan semangat inovasi, serta mengurangi dampak negatif sampah,” jelasnya.

Acara ini menampilkan berbagai kostum unik dari bahan bekas seperti plastik, dan barang tidak terpakai lainnya yang diolah menjadi karya seni bernilai tinggi. Sedangkan Madaya Recycle Costume pesertanya diikuti sebanyak 24 orang.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan, alasannya selain mempererat kebersamaan, juga menjadi sumber inspirasi dan semangat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan,” pungkas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Hari ke-48 Berbagi Tanpa Jeda, Detikzone.id Terus Menyasar Dhuafa di Sumenep, Meneguhkan Komitmen Melayani dengan Hati
Kolaborasi Inspiratif, CV Ayunda dan Lapas Pamekasan Siapkan Warga Binaan Menjadi Pelaku Agribisnis Berdaya Saing
Lailatul Ijtima’ PRNU Sawahmulya Jadi Momentum Pererat Silaturahmi dan Persatuan Umat
Jumat Berkah di Bumi Sumenep, Hari ke-47 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Terus Menjangkau Mereka yang Membutuhkan
Usai Yayasan Dibubarkan, Isyarat Wan Sehan di Pamekasan Menjadi Energi Baru Perjuangan Kemanusiaan BANI
Hari ke-46 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Tak Pernah Absen Menyapa Kaum Dhuafa Sumenep
Istiqamah 45 Hari Berbagi di Sumenep, Detikzone.id Menjadikan Kepedulian sebagai Napas Jurnalisme
Berakhir di Puncak Pengabdian, BIP Foundation Resmi Dibubarkan, Jejak Fastabiqul Khairat Tetap Hidup di Hati Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:34 WIB

Hari ke-48 Berbagi Tanpa Jeda, Detikzone.id Terus Menyasar Dhuafa di Sumenep, Meneguhkan Komitmen Melayani dengan Hati

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:24 WIB

Kolaborasi Inspiratif, CV Ayunda dan Lapas Pamekasan Siapkan Warga Binaan Menjadi Pelaku Agribisnis Berdaya Saing

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:58 WIB

Lailatul Ijtima’ PRNU Sawahmulya Jadi Momentum Pererat Silaturahmi dan Persatuan Umat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jumat Berkah di Bumi Sumenep, Hari ke-47 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Terus Menjangkau Mereka yang Membutuhkan

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:29 WIB

Usai Yayasan Dibubarkan, Isyarat Wan Sehan di Pamekasan Menjadi Energi Baru Perjuangan Kemanusiaan BANI

Berita Terbaru