Identifikasi Miskonsepsi Siswa dan Scaffoldingnya, Guru SD Kabupaten Mojokerto Semangat Ikuti Pelatihan

Minggu, 27 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mojokerto – Dosen Matematika Unesa yaitu Dr. Ali Shodikin, M.Pd, Prof. Rooselyna Ekawati, Ph.D, Dr. Susanah, M.Pd, Rudianto Artiono, M.Si, dan Budi Priyo Prawoto, M.Si melakukan pendampingan kepada guru-guru SD di kabupaten Mojokerto untuk mengidentifikasi miskonseps yang terjadi pada siswa dan bagaimana cara guru dapat mengatasi masalah tersebut.

Sebanyak 25 guru SD kelas 4, 5, dan 6 dari berbagai sekolah di Kabupaten Mojokerto mengikuti kegiatan pelatihan tersebut. Dan bertempat di SDN Banjaragung 1 Kota Mojokerto, Sabtu, (26/07/ 2025).

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan pelatihan ini berlangsung. Kegiatan yang diawali dengan refleksi bersama tentang miskonsepsi yang sering ditemui dalam pembelajaran matematika di kelas dipenuhi dengan kalimat “oh, ternyata begitu” dari para guru. Para guru berbagi pengalaman mengenai pemahaman keliru yang kerap muncul di kalangan siswa. Misalnya, dalam pembelajaran bilangan, siswa sering salah dalam menentukan hasil bagi dengan nol, yaitu 2:0=0. Contoh lain, perbedaan operasi pada bilangan bulat yaitu 8-(-4) dengan 8+4.

Respon dari 25 guru peserta pelatihan sangat positif terhadap kegiatan ini. Bahasan terakhir, yang juga menarik perhatian para peserta pelatihan adalah tentang pelaksanaan TKA (Tes Kemampuan Akademik). Memang bahasan TKA ini meruapakan bahasan terkini dalam dunia pendidikan karena akan dilaksanakan tahun depan untuk jenjang SD.

Para furu menginginkan kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara kontinu karena wawasan mereka bertambah, sebagai ajang bertukar pikiran dan diskusi, serta mendapatkan pencerahan atas permaslaahan yang sering mereka temukan dalam pembelajaran matematika di kelas.

Penulis : Abd. Hamid

Berita Terkait

Eksistensi Fintech dan E-Wallet dalam Perspektif Syariah
Ratusan Anak TK Banjiri SDN Barkot 3 Pamekasan, Semarak Hardiknas 2026 Jadi Ajang Tumbuhkan Kreativitas
CV Ayunda dan Pegadaian Pamekasan Dukung Semarak Hardiknas 2026 SDN Barurambat Kota 3, Jalan Sehat Berhadiah Umroh Jadi Daya Tarik Warga
Gamelan Tradisional Sanggar Pastu Pasongsongan I Sambut Peresmian TABC Sumenep di Pendopo Keraton
BEM Universitas Wiraraja Sumenep Gelorakan Jiwa Entrepreneur, Mahasiswa Didorong Lebih Kompetitif dan Berdaya Saing Tinggi
Hardiknas 2026: Baznas Sumenep Konsisten dan Terus Komitmen untuk Pendidikan
Hardiknas 2026, CV Ayunda Permata Sejahtera Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Program Kesehatan di Pamekasan
Hardiknas 2026, Kepala Bakesbangpol Sumenep Ajak Jadikan Pendidikan sebagai Cahaya Masa Depan Bangsa

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 00:24 WIB

Eksistensi Fintech dan E-Wallet dalam Perspektif Syariah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:18 WIB

Ratusan Anak TK Banjiri SDN Barkot 3 Pamekasan, Semarak Hardiknas 2026 Jadi Ajang Tumbuhkan Kreativitas

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:24 WIB

CV Ayunda dan Pegadaian Pamekasan Dukung Semarak Hardiknas 2026 SDN Barurambat Kota 3, Jalan Sehat Berhadiah Umroh Jadi Daya Tarik Warga

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:07 WIB

Gamelan Tradisional Sanggar Pastu Pasongsongan I Sambut Peresmian TABC Sumenep di Pendopo Keraton

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:35 WIB

BEM Universitas Wiraraja Sumenep Gelorakan Jiwa Entrepreneur, Mahasiswa Didorong Lebih Kompetitif dan Berdaya Saing Tinggi

Berita Terbaru

NASIONAL

Eksistensi Fintech dan E-Wallet dalam Perspektif Syariah

Senin, 11 Mei 2026 - 00:24 WIB