Proyek Siluman Pagar Puskesmas Dringu Diduga Colong Listrik dan Air, Tanpa Papan Nama, Tanpa Pengawas

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Skandal proyek “siluman” mencoreng wajah pelayanan publik di Kabupaten Probolinggo. Pembangunan pagar keliling di Puskesmas Dringu yang diduga menelan anggaran negara ini berjalan tanpa papan nama, tanpa pengawas. Bobroknya, listrik serta air untuk proyek diambil gratis dari fasilitas kesehatan tersebut.

Pantauan di lapangan, Kamis (14/8/2025), pekerja tampak mengaduk material seadanya tanpa mesin molen.

Sementara, selang air menjulur langsung dari keran Puskesmas, sementara kabel listrik menempel ke jaringan faskes yang seharusnya untuk pelayanan pasien. Akibatnya, beban tagihan listrik dan air dipastikan membengkak dan harus ditanggung dari dana operasional Puskesmas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini proyek macam apa? Duit negara dipakai tapi listrik dan air secara gratis. Mana papan namanya? Mana pengawasnya?” ketus seorang warga dengan nada tinggi.

Kepala Puskesmas Dringu melalui staf Tata Usaha, Ana, mengaku tidak tahu-menahu soal proyek ini.

“Saya tidak tahu proyek itu dari mana, yang jelas bukan dari Puskesmas,” tegasnya aneh.

Seorang pekerja di lokasi pun pasrah ketika ditanya.

“Maaf Pak, saya hanya pekerja. Cuma disuruh catat bahan material,” ujarnya.

Hingga berita ini tayang, tak ada pihak pelaksana yang berani tampil memberikan klarifikasi.

Warga menuntut aparat penegak hukum segera turun tangan membongkar siapa aktor di balik proyek yang disebut-sebut sarat penyimpangan ini.

 

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Isu “Sapi Raib” BUMDes Paowan Dibantah, Pemdes Tegaskan Penjualan Sudah Sesuai Prosedur
Pamit Cari Sapi, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Baluran
Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot
Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi
Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa
Pusaran Gelap Pita Cukai Madura: Dugaan Pelanggaran Sistemik Seret PR HJS Mdr Pamekasan, KPK Dalami Jejak Skandal
Haji Nono Zalwa Perbaiki Jalan Rusak di Jangkar Situbondo, Aksi Nyata Tanggung Jawab Sosial ke Warga
Janji Busuk Pihak BTN Sumenep, Sertifikat Atas Nama Nasabah Hingga Kini Tak Diberikan Meski Rumah Lunas 4 Bulan Lalu

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Isu “Sapi Raib” BUMDes Paowan Dibantah, Pemdes Tegaskan Penjualan Sudah Sesuai Prosedur

Kamis, 16 April 2026 - 23:07 WIB

Pamit Cari Sapi, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Baluran

Selasa, 14 April 2026 - 19:03 WIB

Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot

Senin, 13 April 2026 - 14:18 WIB

Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi

Senin, 13 April 2026 - 12:29 WIB

Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa

Berita Terbaru