Pameran Pembangunan, Dinkes P2KB, Bappeda – BKPSDM, Disdukcapil dan RSUD Sumenep Raih Stand Terbaik 

Rabu, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:
Momen membanggakan para pemenang menerima piagam penghargaan Stand Terbaik kategori OPD di Madura Culture Festival 2025. Para pemenang tampak tersenyum di atas panggung, menandai apresiasi atas prestasi dan inovasi yang telah dilakukan

Keterangan Foto: Momen membanggakan para pemenang menerima piagam penghargaan Stand Terbaik kategori OPD di Madura Culture Festival 2025. Para pemenang tampak tersenyum di atas panggung, menandai apresiasi atas prestasi dan inovasi yang telah dilakukan

SUMENEP – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep berhasil meraih Stand Terbaik kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Madura Nigh Vaganza 2025 yang berlangsung dari 28 Agustus hingga 03 September 2025. Prestasi ini diraih bersama tiga OPD lainnya, yaitu Bappeda dan BKPSDM (gabungan), Disdukcapil dan RSUD Moh. Anwar Sumenep.

Stand Dinkes P2KB menarik perhatian pengunjung karena menampilkan prestasi dan inovasi unggulan mulai dari pelaksanaan bantuan ORI Campak, program Inovasi Siap Lahir, hingga pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) bagi anak sekolah 2025, serta keberhasilan meraih UHC Award 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran stand ini menegaskan peran Dinkes P2KB sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Sumenep.

Selain menampilkan prestasi, stand Dinkes P2KB juga menjadi panggung edukasi kesehatan.

Kehadiran duta kesehatan remaja dan kader posyandu aktif memberikan informasi langsung kepada masyarakat, agar masyarakat dapat menerapkan pola hidup sehat sejak dini. Pengunjung juga dapat berkonsultasi mengenai layanan Universal Health Coverage (UHC) dan penyakit campak, menjadikan festival ini interaktif dan edukatif.

Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, menegaskan bahwa pameran ini merupakan momentum penting untuk menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan merata.

“Pameran Pembangunan 2025 menjadi kesempatan bagi kami untuk menunjukkan komitmen Dinkes P2KB dalam menghadirkan layanan kesehatan inovatif. Keberhasilan meraih UHC Award 2024, program PKG anak sekolah, dan bantuan ORI Campak adalah bukti nyata kerja keras kami untuk masyarakat,” tegasnya.

drg. Ellya menekankan pentingnya peran duta kesehatan remaja dan kader posyandu sebagai strategi edukasi langsung di lapangan.

“Kami ingin kesehatan tidak hanya dapat diakses, tetapi juga dipahami dan dijalankan oleh seluruh lapisan masyarakat Sumenep,” ujarnya.

Melalui kombinasi prestasi, inovasi, dan edukasi langsung, stand Dinkes P2KB Sumenep tidak hanya menjadi ajang pamer, tetapi juga ruang edukasi kesehatan dan interaksi langsung dengan masyarakat.

Keberhasilan ini menegaskan komitmen Dinkes P2KB dalam meningkatkan kualitas hidup warga Sumenep serta mendukung program kesehatan yang merata dan berkelanjutan.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Jurus Dinkes Probolinggo Kawal Mutu UMKM: Tak Sekadar Periksa, Tapi Rangkul Pelaku Usaha
Ada Beban Apa Dibalik Status WA Plt Direktur RSUD Sumenep Dokter Erliyati?
Ujung Tombak Kesehatan Mandiri, Dinkes Probolinggo Gembleng Kader Siaga Aktif
Jeda Kunjungan Dokter 33 Jam Berujung Maut, Dewan Pengawas RSUD Waluyo Jati Probolinggo Evaluasi Pelayanan
Kabar Bahagia Warga Sumenep! RSUDMA Bawa Teknologi CT Scan 64 Slice, Tak Ada Lagi Pasien Terlambat Terdiagnosis ​
Suntikan Energi Baru Pelayanan Kesehatan, Dinkes Probolinggo Sambut 24 Dokter Internsip
Hari ke-113, Detikzone.id Terus Bergerak: Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim Menyapa Penjual Kacang, Kopi Keliling hingga Abang Becak
Cegah Stunting dari Hulu, Ketua TP PKK Sumenep Dorong Edukasi Gizi dan Konsumsi Ikan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Jurus Dinkes Probolinggo Kawal Mutu UMKM: Tak Sekadar Periksa, Tapi Rangkul Pelaku Usaha

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Ada Beban Apa Dibalik Status WA Plt Direktur RSUD Sumenep Dokter Erliyati?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Ujung Tombak Kesehatan Mandiri, Dinkes Probolinggo Gembleng Kader Siaga Aktif

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Jeda Kunjungan Dokter 33 Jam Berujung Maut, Dewan Pengawas RSUD Waluyo Jati Probolinggo Evaluasi Pelayanan

Rabu, 30 September 2026 - 14:59 WIB

Kabar Bahagia Warga Sumenep! RSUDMA Bawa Teknologi CT Scan 64 Slice, Tak Ada Lagi Pasien Terlambat Terdiagnosis ​

Berita Terbaru