SUMENEP – Desakan masyarakat terhadap Polsek Pasongsongan semakin menguat usai kasus pengeroyokan yang menimpa seorang warga Desa Campaka, Kecamatan Pasongsongan, inisial M (27) hang dikeroyok sejumlah orang akibat perselisihan saat bermain layangan.
Peristiwa yang menyebabkan korban mengalami luka serius itu dinilai masyarakat sebagai tindakan brutal yang tidak boleh dibiarkan. Warga meminta kepolisian segera bertindak tegas dan menangkap para pelaku.
“Kami minta Kapolsek Pasongsongan bertindak tegas dan profesional. Tangkap pelakunya, usut tuntas,” tegas Bais, salah satu warga, Jumat (5/9/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Masyarakat juga menolak segala bentuk kompromi atau penyelesaian di luar jalur hukum. Mereka menekankan agar proses hukum berjalan transparan dan tanpa tebang pilih.
“Jika tidak, kami siap menggelar aksi besar di Mapolsek Pasongsongan,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Kanitreskrim Polsek Pasongsongan, Bripka Huri, menjelaskan bahwa korban sudah resmi melaporkan kejadian tersebut. Saat ini, sejumlah saksi juga telah dipanggil untuk memberikan keterangan.
“Proses sudah berjalan. Pemanggilan saksi-saksi sudah dilakukan, dan akan kita lanjutkan sampai selesai,” ujarnya.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik di Pasongsongan. Masyarakat menilai, langkah kepolisian dalam mengusut kasus ini akan menjadi tolak ukur wibawa hukum dan profesionalisme aparat di tingkat sektor.
Penulis : Redaksi








