Tanpa Toleransi! Warga Campaka Tuntut Pelaku Pengeroyokan Brutal Segera Ditangkap, Jika Tidak Akan Didemo

Jumat, 5 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban pengeroyokan asal Desa Campaka mendapatkan perhatian serius dari masyarakat yang menuntut keadilan

Korban pengeroyokan asal Desa Campaka mendapatkan perhatian serius dari masyarakat yang menuntut keadilan

SUMENEP – Desakan masyarakat terhadap Polsek Pasongsongan semakin menguat usai kasus pengeroyokan yang menimpa seorang warga Desa Campaka, Kecamatan Pasongsongan, inisial M (27) hang dikeroyok sejumlah orang akibat perselisihan saat bermain layangan.

Peristiwa yang menyebabkan korban mengalami luka serius itu dinilai masyarakat sebagai tindakan brutal yang tidak boleh dibiarkan. Warga meminta kepolisian segera bertindak tegas dan menangkap para pelaku.

“Kami minta Kapolsek Pasongsongan bertindak tegas dan profesional. Tangkap pelakunya, usut tuntas,” tegas Bais, salah satu warga, Jumat (5/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat juga menolak segala bentuk kompromi atau penyelesaian di luar jalur hukum. Mereka menekankan agar proses hukum berjalan transparan dan tanpa tebang pilih.

“Jika tidak, kami siap menggelar aksi besar di Mapolsek Pasongsongan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kanitreskrim Polsek Pasongsongan, Bripka Huri, menjelaskan bahwa korban sudah resmi melaporkan kejadian tersebut. Saat ini, sejumlah saksi juga telah dipanggil untuk memberikan keterangan.

“Proses sudah berjalan. Pemanggilan saksi-saksi sudah dilakukan, dan akan kita lanjutkan sampai selesai,” ujarnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik di Pasongsongan. Masyarakat menilai, langkah kepolisian dalam mengusut kasus ini akan menjadi tolak ukur wibawa hukum dan profesionalisme aparat di tingkat sektor.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Dari Situbondo ke Banyuwangi, Perjuangan Mencari Keadilan Berbuah Apresiasi untuk POMAL
Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih
Remaja Situbondo Diduga Dianiaya Prada TNI AL di Dalam Rumah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Pengusaha Rokok Madura Kompak Melawan! Tolak SKM Golongan III Berlaku Nasional, Khawatir Industri Lokal Tumbang dan Ribuan Pekerja Kehilangan Harapan
Kue Ulang Tahun Picu Badai Etik! Kasat Reskrim Polres Sidrap Dilaporkan ke Propam Mabes Polri
Usai Menggetarkan Indonesia Lewat Sederet Aksi Kemanusiaan Secara Masif, Founder BIP Ali Zainal Abidin Kini Luncurkan LBH Gratis untuk Masyarakat Kecil
Bumi Pamekasan Terancam, PMII Desak Penertiban Tambang Ilegal
Operasi Rokok Ilegal di Candi Sidoarjo Tuai Sorotan, Pedagang Kecil Mengeluh, Pabrik Besar Belum Tersentuh?

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 20:05 WIB

Dari Situbondo ke Banyuwangi, Perjuangan Mencari Keadilan Berbuah Apresiasi untuk POMAL

Senin, 1 Juni 2026 - 10:41 WIB

Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih

Senin, 1 Juni 2026 - 00:06 WIB

Remaja Situbondo Diduga Dianiaya Prada TNI AL di Dalam Rumah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:12 WIB

Pengusaha Rokok Madura Kompak Melawan! Tolak SKM Golongan III Berlaku Nasional, Khawatir Industri Lokal Tumbang dan Ribuan Pekerja Kehilangan Harapan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:17 WIB

Kue Ulang Tahun Picu Badai Etik! Kasat Reskrim Polres Sidrap Dilaporkan ke Propam Mabes Polri

Berita Terbaru

SOSBUD

Festival Sahabat An-Nur Meriahkan Harlah Ke-3 SDNU An-Nur

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:59 WIB