P3-TGAI Tobai Barat Sampang Bermasalah, Mantan Pj Kades Akui Jadi Pelaksana Proyek

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan saluran irigasi di Desa Tobai Barat yang bersumber dari APBN Rp195 juta, kini disorot karena kualitas fisik dan mekanismenya dipertanyakan.

Bangunan saluran irigasi di Desa Tobai Barat yang bersumber dari APBN Rp195 juta, kini disorot karena kualitas fisik dan mekanismenya dipertanyakan.

SAMPANG, Detikzone.id – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang dijalankan Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa) Batu Emas dan P3A Kembang Wangi di Desa Tobai Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, terancam bermasalah. Proyek yang bersumber dari APBN tersebut diduga kuat melanggar aturan dan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan P3-TGAI, pelaksanaan program wajib dilakukan secara swakelola oleh kelompok tani penerima manfaat, bukan oleh pihak ketiga. Namun, fakta di lapangan justru menunjukkan sebaliknya.

Suja’e, mantan Penjabat Kepala Desa Tobai Barat, secara terbuka mengakui bahwa dirinya adalah pelaksana proyek irigasi tersebut, bukan kelompok Hippa maupun P3A penerima program. Bahkan, ia menegaskan bahwa pengerjaan proyek sudah viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar saya pelaksana, sampean media mana? Proyek Tobai Barat sudah ada di media, sudah diunggah di TikTok. Siapa yang melakukan?,” ujar Suja’e ketika dikonfirmasi wartawan.

Selain bermasalah dalam mekanisme pelaksanaan, kualitas bangunan fisik juga menuai sorotan. Hasil pemantauan lapangan menemukan sejumlah kejanggalan, mulai dari galian dan pondasi batu yang tidak terlihat, susunan batu saluran minim, hingga pengerjaan yang diduga tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB). Kondisi ini memunculkan dugaan adanya potensi korupsi.

Proyek P3-TGAI di Tobai Barat sendiri dibiayai dari APBN melalui BBWS Brantas Jawa Timur dengan alokasi anggaran masing-masing kelompok sebesar Rp195 juta. Saat ini, Hippa Batu Emas maupun P3A Kembang Wangi telah menerima pencairan tahap pertama sebesar Rp136,5 juta, sementara sisanya akan dicairkan pada termin kedua jika progres pembangunan mencapai 50 persen.

Padahal, selain Permen PUPR Nomor 4 Tahun 2021, aturan teknis juga tercantum dalam SK Menteri PUPR Nomor 622/KPTS/M/2025. Dalam poin keempat disebutkan bahwa pengelola program adalah Hippa atau P3A, sedangkan poin kelima menegaskan pelaksanaan harus dilakukan secara swakelola, bukan melalui pihak ketiga.

Kini, dugaan pelanggaran tersebut sudah diketahui pihak BBWS Brantas. Namun, proyek masih tetap berjalan meski sorotan publik semakin menguat.

 

Penulis : Anam

Berita Terkait

Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?
LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak
Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai
Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata
Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap
Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota
Keluhan Warga Morosunggingan Belum Tuntas, Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi Kembali Menjadi Sorotan

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:07 WIB

Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:03 WIB

LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:09 WIB

Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata

Berita Terbaru