Konflik Klasik di Lereng Ijen: Mediasi Agraria Bondowoso Hasilkan Kemitraan Kopi Berkelanjutan

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO — Agenda pertemuan mediasi penting yang difasilitasi oleh Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB, HM Nasim Khan, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat, berhasil menciptakan “sejarah baru” melalui kesepakatan damai antara petani pengelola lahan dan manajemen PTPN I Regional V Kebun Belawan.

Konflik Klasik agraria yang telah berakar selama puluhan tahun di kawasan lereng Ijen, Kabupaten Bondowoso, menemui titik terang. Mediasi yang berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri Bondowoso pada Rabu, 15 Oktober 2025, ini mempertemukan langsung kedua pihak yang berselisih.

Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Bupati KH. Abdul Hamid Wahid, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, dan Kajari Bondowoso, yang menunjukkan komitmen kolektif pemerintah dan aparat keamanan dalam penyelesaian konflik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lahan subur di lereng Ijen telah lama menjadi sumber ketegangan. Konflik ini berawal dari klaim historis masyarakat petani yang merasa memiliki hak turun-temurun atas tanah tersebut, berhadapan dengan otoritas legal PTPN I yang mengelola lahan berdasarkan Hak Guna Usaha (HGU) resmi dari negara.

Upaya mediasi kali ini, menurut Nasim Khan, yang dijuluki “Robinhood-nya petani lereng Ijen,” bukan sekadar penyelesaian kepemilikan tanah, melainkan sebuah respons terhadap isu keadilan sosial dan kesejahteraan ekonomi petani. “Kesepakatan ini adalah sejarah baru bagi Bondowoso,” tegasnya.

Nasim Khan menekankan bahwa musyawarah dan dialog terbuka telah berhasil menggantikan ketegangan dan konflik yang berkepanjangan, membuka babak baru menuju penyelesaian damai dan konstruktif.
Hasil mediasi yang paling krusial adalah kesepakatan untuk melanjutkan pengelolaan lahan melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO), dengan komoditas kopi sebagai fokus pengembangan utama.

Skema KSO ini dirancang untuk:
1. Pembagian Hasil yang Adil: Memastikan distribusi keuntungan yang berimbang antara petani dan perusahaan.
2. Kepastian Hukum dan Kesejahteraan: Memberikan landasan hukum yang kuat bagi petani dalam mengelola lahan.
3. Pengembangan Alternatif: Membuka peluang bagi petani yang ingin menggarap lahan alternatif di bawah sistem kemitraan yang sama.

Mengenai skema KSO di atas, Manager PTPN I Regional V, Bambang Trianto, memastikan bahwa kerja sama ini didesain untuk menjamin kepastian hukum sekaligus kesejahteraan bagi masyarakat.

 

Dok.Foto: Nasim Khan bersama Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso Dzakiyul Fikri, S.H., M.H.

Selanjutnya, Bambang Trianto menegaskan komitmen PTPN untuk terbuka terhadap semua aspirasi petani dan menjalankan kemitraan yang saling menguntungkan. Model kerja sama ini juga disebut sejalan dengan Program Strategis Nasional (PSN) dalam sektor pertanian dan perkebunan berkelanjutan.

Bupati Bondowoso, KH. Abdul Hamid Wahid, menyambut baik hasil mediasi ini sebagai langkah awal yang konstruktif menuju stabilitas sosial dan ekonomi wilayah Ijen. Pemerintah daerah berjanji akan mengawal implementasi kesepakatan secara ketat agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, tidak hanya berhenti pada tataran wacana.

Dukungan serupa juga datang dari Ketua DPRD, Kapolres, dan Dandim Bondowoso. Mereka menyatakan komitmen bersama untuk menjaga proses tindak lanjut agar berlangsung adil, transparan, dan sesuai dengan prinsip keseimbangan antara kepentingan rakyat dan negara.

Dalam hal ini, Nasim Khan kembali menegaskan bahwa perjuangannya tidak berhenti di meja mediasi. Ia berjanji akan terus mengawal pelaksanaan kesepakatan hingga masyarakat memperoleh kepastian pengelolaan lahan, peningkatan ekonomi, dan rasa keadilan yang sesungguhnya.

Nasim Khan juga berharap model penyelesaian konflik agraria di Bondowoso ini dapat menjadi preseden nasional bagi daerah lain yang menghadapi masalah serupa antara masyarakat dan perusahaan BUMN perkebunan.

Dengan tercapainya kesepakatan ini, lereng Ijen kini bertransformasi. Ia bukan lagi simbol konflik agraria, melainkan menjadi simbol rekonsiliasi, kemitraan, dan kebangkitan ekonomi rakyat Bondowoso melalui sinergi antara negara, perusahaan, dan rakyat dalam membangun ekonomi agraris yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Penulis : HM

Berita Terkait

Dari Situbondo ke Banyuwangi, Perjuangan Mencari Keadilan Berbuah Apresiasi untuk POMAL
Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih
Remaja Situbondo Diduga Dianiaya Prada TNI AL di Dalam Rumah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Pengusaha Rokok Madura Kompak Melawan! Tolak SKM Golongan III Berlaku Nasional, Khawatir Industri Lokal Tumbang dan Ribuan Pekerja Kehilangan Harapan
Kue Ulang Tahun Picu Badai Etik! Kasat Reskrim Polres Sidrap Dilaporkan ke Propam Mabes Polri
Usai Menggetarkan Indonesia Lewat Sederet Aksi Kemanusiaan Secara Masif, Founder BIP Ali Zainal Abidin Kini Luncurkan LBH Gratis untuk Masyarakat Kecil
Bumi Pamekasan Terancam, PMII Desak Penertiban Tambang Ilegal
Operasi Rokok Ilegal di Candi Sidoarjo Tuai Sorotan, Pedagang Kecil Mengeluh, Pabrik Besar Belum Tersentuh?

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 20:05 WIB

Dari Situbondo ke Banyuwangi, Perjuangan Mencari Keadilan Berbuah Apresiasi untuk POMAL

Senin, 1 Juni 2026 - 10:41 WIB

Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih

Senin, 1 Juni 2026 - 00:06 WIB

Remaja Situbondo Diduga Dianiaya Prada TNI AL di Dalam Rumah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:12 WIB

Pengusaha Rokok Madura Kompak Melawan! Tolak SKM Golongan III Berlaku Nasional, Khawatir Industri Lokal Tumbang dan Ribuan Pekerja Kehilangan Harapan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:17 WIB

Kue Ulang Tahun Picu Badai Etik! Kasat Reskrim Polres Sidrap Dilaporkan ke Propam Mabes Polri

Berita Terbaru

NASIONAL

Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 

Senin, 1 Jun 2026 - 21:04 WIB