BANGKALAN, 18 Oktober 2025 —Menyikapi isu yang beredar di masyarakat terkait dugaan keterlibatan Kepala Desa Banangkah, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, dalam kasus penggelapan mobil rental, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KHABERTANA memberikan klarifikasi resmi.
Ketua LSM KHABERTANA, Abdussalam, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil investigasi di lapangan, Kepala Desa Banangkah tidak terlibat langsung dalam tindak penggelapan tersebut.
Menurutnya, keterlibatan Kepala Desa hanya sebatas sebagai penjamin dalam proses penyewaan mobil, bukan pelaku utama dalam perkara yang tengah ramai diperbincangkan publik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Berdasarkan hasil investigasi kami, terbukti bahwa pelaku penggelapan mobil rental adalah teman dari Kepala Desa Banangkah. Oknum tersebut menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan oleh Kepala Desa,” jelas Abdussalam, Sabtu (18/10/2025).
Ia menegaskan, klarifikasi ini penting untuk mencegah kesalahpahaman dan menjaga nama baik pemerintah desa di mata masyarakat.
“Isu yang beredar perlu diluruskan agar tidak menimbulkan fitnah atau persepsi negatif terhadap Kepala Desa yang sebenarnya juga menjadi korban kepercayaan,” tambahnya.
Ia berharap, masyarakat dapat menyikapi informasi secara bijak dan menunggu proses hukum yang sahih dari aparat berwenang.
“Jangan sampai opini yang tidak berdasar mencoreng reputasi seseorang. Biarlah hukum yang bekerja sesuai fakta,” tutup Abdussalam.
Dengan adanya klarifikasi ini, publik diharapkan dapat lebih selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta mendukung penegakan hukum yang berkeadilan tanpa mengorbankan nama baik pihak yang tidak bersalah.
Penulis : Tim








