Bahasa Madura Halus Warnai Upacara Hari Jadi Sumenep di SDN Panaongan III Pasongsongan

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – SDN Panaongan III, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-756, Jumat (31/10/2025). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dengan ciri khas penggunaan Bahasa Madura Halus dalam seluruh rangkaian acara.

Upacara ini diikuti oleh seluruh guru dan siswa. Petugas upacara terdiri dari para guru, sementara penggerek bendera dipercayakan kepada siswa. Kepala SDN Panaongan III, Agus Sugianto, S.Pd., bertindak sebagai pembina upacara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanatnya, Agus menekankan pentingnya sinergi antara guru dan murid dalam mewujudkan keberhasilan pendidikan.

“Sekolah akan berjalan dengan baik apabila guru dan murid saling berbagi dan memberi. Generasi muda adalah penerus perjuangan bangsa yang harus terus menjaga semangat kebersamaan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa penggunaan Bahasa Madura Halus dalam upacara merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya daerah sekaligus upaya mengenalkan kembali bahasa ibu kepada peserta didik.

 

“Kami ingin anak-anak terbiasa menggunakan bahasa halus dalam kehidupan sehari-hari. Ini bagian dari pendidikan karakter dan pelestarian budaya Madura,” tambahnya.

Selain upacara bendera, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan penghargaan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep kepada wali murid Sulaiman, siswa kelas VI yang meraih Juara I Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat kabupaten. Sulaiman akan mewakili Kabupaten Sumenep pada ajang FTBI tingkat Provinsi Jawa Timur.

 “Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi sekolah dan motivasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi dan mencintai budaya daerah,” kata Agus.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Melalui kegiatan ini, SDN Panaongan III menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperkuat identitas budaya lokal di lingkungan pendidikan dasa

Berita Terkait

DIANPINRU 2026 Resmi Ditutup, Bekali Peserta Menuju PERGAMA V di Bawean Gresik
Belajar dari Tanah, Siswa SMPN 4 Petarukan Tanam Kangkung Demi Wujudkan Kemandirian Pangan Sejak Dini
Pelantikan dan Sertijab Kepala Sekolah, Awal Semangat Baru bagi SMA Umar Mas’ud Sangkapura Gresik
Rakorda IMMAPSI Jatim di Unesa, Satukan Visi dan Aspirasi Mahasiswa Demi Masa Depan Pendidikan
Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Raih Juara 3 Bisnis Craft di Studenpreneur Bootcamp MCEBI 2026
Guru Hebat Lahir dari Kolaborasi, SDN Pasongsongan I Sumenep Gelar Workshop Literasi dan Numerasi
Tangis Haru dan Gelak Tawa Warnai Penutupan MPLS SDN Panaongan III, Bibit-Bibit Talenta Baru Mulai Bersinar
MPLS Hari Keempat SDN Panaongan III Sumenep Hadirkan “Mana-Mana” dan Tenaga Kesehatan Puskesmas, Tanamkan Etika Digital hingga Karakter Hidup Bersih Sejak Dini

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:36 WIB

DIANPINRU 2026 Resmi Ditutup, Bekali Peserta Menuju PERGAMA V di Bawean Gresik

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:15 WIB

Belajar dari Tanah, Siswa SMPN 4 Petarukan Tanam Kangkung Demi Wujudkan Kemandirian Pangan Sejak Dini

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:57 WIB

Pelantikan dan Sertijab Kepala Sekolah, Awal Semangat Baru bagi SMA Umar Mas’ud Sangkapura Gresik

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:05 WIB

Rakorda IMMAPSI Jatim di Unesa, Satukan Visi dan Aspirasi Mahasiswa Demi Masa Depan Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:01 WIB

Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Raih Juara 3 Bisnis Craft di Studenpreneur Bootcamp MCEBI 2026

Berita Terbaru