Jurnalis Sumenep Independen Tegaskan Komitmen Moral Jurnalisme Ihdinas Sirotal Mustaqim

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen Kebersamaan JSI di Migas Corner ITS Surabaya

Momen Kebersamaan JSI di Migas Corner ITS Surabaya

SUMENEP — Jurnalis Sumenep Independen (JSI) menegaskan komitmennya untuk mengokohkan prinsip jurnalisme beradab, profesional, dan mencerdaskan publik melalui Rapat Kerja (Raker) perdana yang digelar di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu, 6 Desember 2025. Raker yang diikuti oleh 12 jurnalis ini menjadi momen penting konsolidasi organisasi untuk memperkuat arah gerak kelembagaan di tengah dinamika perubahan ekosistem media, Selasa, 9/12/2025.

Prinsip “Ihdinas Sirotal Mustaqim” merupakan tuntunan untuk berjalan pada jalan yang lurus menjadi nilai utama yang diusung JSI dalam memperkokoh etika, profesionalisme, dan adab kewartawanan. Prinsip ini digarisbawahi sebagai fondasi agar jurnalis mampu berperan sebagai penebar kebaikan, bukan sumber ketakutan atau konflik sosial.

Ketua JSI, Igusty Madani, menyebutkan bahwa jurnalis masa kini harus tampil sebagai sahabat masyarakat, bukan figur yang menakutkan. “Jurnalis tidak boleh menjadi momok. Jurnalis harus mampu menjadi sahabat, keluarga, teman, dan saudara bagi masyarakat. Karena itu, profesionalisme dan adab adalah hal yang tidak bisa ditawar,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, jurnalis bukan hanya pekerja informasi, tetapi pelopor yang berperan menjaga kualitas kehidupan sosial, budaya, dan demokrasi. “Kita harus menjadi pelopor kebaikan, pelopor literasi, dan pelopor perubahan positif,” tegasnya.

Raker JSI tahun ini mengangkat tema “Media Cerdas, Demokrasi Kuat: Mengokohkan Peran Pers di Era Disrupsi Informasi.”

Tema tersebut menegaskan tantangan besar yang dihadapi media saat ini, banjir informasi yang tidak terverifikasi, polarisasi digital, dan menurunnya kualitas verifikasi di sebagian kanal pemberitaan.

Sebagai respon terhadap situasi tersebut, JSI menetapkan tiga fokus utama program kerja:

1. Penguatan kaderisasi dan kemampuan teknis anggota, termasuk pelatihan penulisan, riset, dan verifikasi data.

2. Peningkatan standar etika dan adab pemberitaan, agar setiap karya jurnalistik memberi manfaat, bukan kegaduhan.

3. Penciptaan ruang tumbuh inklusif, di mana setiap anggota dapat belajar, berinovasi, dan mengembangkan potensi.

“JSI harus menjadi bengkel kreatif bagi jurnalis Sumenep. Tempat belajar, berlatih, dan memperbaiki diri,” katanya.

Selain memperkuat internal organisasi, JSI juga menilai pentingnya membangun relasi konstruktif dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Kolaborasi ini dianggap strategis dalam mendukung program pembangunan sosial, ekonomi, dan pemberdayaan yang membutuhkan sinergi antara pemerintah dan media.

Pihaknya menjelaskan bahwa jurnalis dan pemerintah sama-sama punya tanggung jawab menjaga ruang informasi yang sehat. “Media dan pemerintah harus berdampingan menjaga kualitas informasi publik,” ujarnya.

JSI juga dikenal konsisten menjalankan kegiatan sosial di tengah masyarakat. Beberapa di antaranya meliputi,
Pembangunan musala umat di Desa Jadung, Kecamatan Dungkek, Keterlibatan dalam pembangunan musala umum yang roboh di Kecamatan Manding, Program Saku Berkah, yang berlangsung setiap pekan dan menyasar masyarakat dhuafa.

Program-program tersebut menjadi bukti bahwa jurnalisme yang baik tidak hanya disampaikan dalam laporan berita, tetapi juga melalui aksi nyata.

Sebagai bagian dari penguatan keilmuan anggota, JSI melaksanakan kunjungan edukasi ke Migas Corner Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada Senin, 8 Desember 2025. Kunjungan ini bertujuan memperluas pemahaman jurnalis terkait proses industri hulu migas, yang merupakan sektor strategis dan kerap disorot publik.

Menurut Igusty, pemahaman teknis sangat penting agar pemberitaan yang dihasilkan tidak hanya faktual, tetapi juga akurat dan mudah dipahami oleh masyarakat.

“Jurnalis harus memahami konteks teknis industri yang punya dampak besar pada kehidupan publik. Dengan begitu, pemberitaan menjadi lebih edukatif,” jelasnya.

Dari pihak SKK Migas Jabanusa, Departemen Formalitas dan Komunikasi, Cindy Koeshardini, mengapresiasi langkah JSI dalam memperkuat literasi energi.
“Kami berterima kasih atas kunjungan JSI. Kolaborasi dengan jurnalis sangat penting untuk membangun pemahaman publik tentang industri migas,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Cindy memaparkan regulasi migas, tahapan eksplorasi dan produksi, peta wilayah kerja, serta tantangan pengelolaan energi nasional. Para jurnalis juga diajak mengunjungi ruang simulasi migas, tempat mereka melihat visualisasi interaktif operasi kapal, eksplorasi laut, dan proses produksi energi.

Pengalaman ini dinilai mampu meningkatkan kualitas literasi energi anggota JSI sehingga mereka dapat menyampaikan informasi migas dengan lebih akurat dan mencerdaskan publik.

Melalui rangkaian kegiatan ini, JSI menegaskan komitmennya untuk menjalankan jurnalisme yang beradab, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat. Prinsip “Ihdinas Sirotal Mustaqim” menjadi pedoman moral bagi setiap anggota untuk menghadirkan karya jurnalistik yang lurus, jernih, dan membawa kebaikan.

Jurnalis, menurut JSI, bukan hanya penyampai fakta, tetapi juga penjaga nalar publik, penyejuk sosial, dan pelopor literasi dalam kehidupan masyarakat.

Penulis : Fadilah

Berita Terkait

Dari Sumenep, Dr. Naghfir Serukan Generasi Muda Jadi Benteng Terakhir Pelestari Budaya Nusantara di Hari Keris Nasional
Technical Meeting PORSADIN VII Tingkat Kecamatan Sangkapura 2026 Digelar, 44 Lembaga Diniyah Siap Berkompetisi
Manasik Umroh PT Habibi Rizky Elsyarif 2026 Digelar di Hotel Miranda, Jamaah Siap Menuju Tanah Suci
Halal Bihalal Bersama Ulama, Kades, dan Pengusaha, H. Her Ajak Jaga Kekompakan Demi Masa Depan Pamekasan
Arek Lancor Jadi Saksi Kebersamaan Ulama, Kades dan Pengusaha Pamekasan Bangun Harmoni Religius
Keterbukaan Informasi Masuk Kampus, KI Sumenep dan UPI PGRI Sepakat Bangun Generasi Melek Transparansi
Media Detikzone Turun ke Jalan, Tebar Santunan untuk Abang Becak, Pemulung, dan Pedagang Kecil di Sumenep
Harlah PMII Ke-66, Ketua Fraksi PDIP Sumenep H. Hosnan Ajak Mahasiswa Jadi Pelopor Perubahan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:50 WIB

Dari Sumenep, Dr. Naghfir Serukan Generasi Muda Jadi Benteng Terakhir Pelestari Budaya Nusantara di Hari Keris Nasional

Minggu, 19 April 2026 - 12:36 WIB

Technical Meeting PORSADIN VII Tingkat Kecamatan Sangkapura 2026 Digelar, 44 Lembaga Diniyah Siap Berkompetisi

Sabtu, 18 April 2026 - 21:46 WIB

Manasik Umroh PT Habibi Rizky Elsyarif 2026 Digelar di Hotel Miranda, Jamaah Siap Menuju Tanah Suci

Sabtu, 18 April 2026 - 14:31 WIB

Halal Bihalal Bersama Ulama, Kades, dan Pengusaha, H. Her Ajak Jaga Kekompakan Demi Masa Depan Pamekasan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:01 WIB

Arek Lancor Jadi Saksi Kebersamaan Ulama, Kades dan Pengusaha Pamekasan Bangun Harmoni Religius

Berita Terbaru