Lantaran Uang Loket, Pegawai Honorer Rumah Sakit di Situbondo Ditangkap Polisi 

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo- Seorang pegawai honorer di Situbondo, Jawa Timur, diduga melakukan penggelapan uang loket sebesar Rp 20 juta. Motifnya adalah untuk melunasi cicilan motor setelah menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai petugas perusahaan pembiayaan.

Pelaku, yang berinisial RZ (28), bekerja sebagai tenaga honorer di loket pembayaran rumah sakit. Ia menerima panggilan telepon pada Minggu (7/12/2025) sekitar pukul 08.30 WIB, yang meminta untuk melunasi tunggakan cicilan motornya.

Pelaku kemudian menerima nomor rekening melalui pesan WhatsApp dan menyetorkan uang sebesar Rp 19 juta ke rekening tersebut, sementara Rp 1 juta disimpan di tas pribadinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini terungkap setelah pihak rumah sakit melaporkan kejadian tersebut ke Polres Situbondo.

Polisi telah mengamankan pelaku dan sejumlah barang bukti, termasuk jadwal piket kasir, HP milik pelaku, rekaman CCTV, dan kartu ATM yang digunakan pelaku. Barang bukti yang diamankan yaitu jadwal piket kasir, rekaman CCTV, dan kartu ATM.

“Pelaku sudah kami amankan bersama sejumlah barang bukti. Sampai saat ini pemeriksaan masih berlanjut,” kata AKP Agung, Kasatreskrim Polres Situbondo.

Penyidik akan menjerat pelaku dengan Pasal 362 KUHP dan Pasal 374 KUHP dengan sangkaan pencurian dan penyalahgunaan jabatan.

 

Berita Terkait

Isu “Sapi Raib” BUMDes Paowan Dibantah, Pemdes Tegaskan Penjualan Sudah Sesuai Prosedur
Pamit Cari Sapi, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Baluran
Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot
Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi
Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa
Pusaran Gelap Pita Cukai Madura: Dugaan Pelanggaran Sistemik Seret PR HJS Mdr Pamekasan, KPK Dalami Jejak Skandal
Janji Busuk Pihak BTN Sumenep, Sertifikat Atas Nama Nasabah Hingga Kini Tak Diberikan Meski Rumah Lunas 4 Bulan Lalu
Sudah Kelewat Batas! Sertifikat KPR BTN Sumenep Tertahan 4 Bulan Meski Sudah Lunas

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Isu “Sapi Raib” BUMDes Paowan Dibantah, Pemdes Tegaskan Penjualan Sudah Sesuai Prosedur

Kamis, 16 April 2026 - 23:07 WIB

Pamit Cari Sapi, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Baluran

Selasa, 14 April 2026 - 19:03 WIB

Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot

Senin, 13 April 2026 - 14:18 WIB

Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi

Senin, 13 April 2026 - 12:29 WIB

Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa

Berita Terbaru