Situbondo- Seorang pegawai honorer di Situbondo, Jawa Timur, diduga melakukan penggelapan uang loket sebesar Rp 20 juta. Motifnya adalah untuk melunasi cicilan motor setelah menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai petugas perusahaan pembiayaan.
Pelaku, yang berinisial RZ (28), bekerja sebagai tenaga honorer di loket pembayaran rumah sakit. Ia menerima panggilan telepon pada Minggu (7/12/2025) sekitar pukul 08.30 WIB, yang meminta untuk melunasi tunggakan cicilan motornya.
Pelaku kemudian menerima nomor rekening melalui pesan WhatsApp dan menyetorkan uang sebesar Rp 19 juta ke rekening tersebut, sementara Rp 1 juta disimpan di tas pribadinya.
Kasus ini terungkap setelah pihak rumah sakit melaporkan kejadian tersebut ke Polres Situbondo.
Polisi telah mengamankan pelaku dan sejumlah barang bukti, termasuk jadwal piket kasir, HP milik pelaku, rekaman CCTV, dan kartu ATM yang digunakan pelaku. Barang bukti yang diamankan yaitu jadwal piket kasir, rekaman CCTV, dan kartu ATM.
“Pelaku sudah kami amankan bersama sejumlah barang bukti. Sampai saat ini pemeriksaan masih berlanjut,” kata AKP Agung, Kasatreskrim Polres Situbondo.
Penyidik akan menjerat pelaku dengan Pasal 362 KUHP dan Pasal 374 KUHP dengan sangkaan pencurian dan penyalahgunaan jabatan.







