SPBU 54.694.03 Sumenep Diduga Jadi Ladang Mafia Solar Bersubsidi, Aparat Diam

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solar Subsidi mengalir ke tengkulak, SPBU 54.694.03 Sumenep jadi sorotan

Solar Subsidi mengalir ke tengkulak, SPBU 54.694.03 Sumenep jadi sorotan

SUMENEP — Dugaan praktik mafia Solar Bersubsidi kembali mencuat dan menjadi sorotan publik di Kabupaten Sumenep. Kali ini, aktivitas mencurigakan tersebut terpantau berlangsung hampir setiap hari di SPBU 54.694.03, Jalan Raya Sumenep–Pamekasan, Desa Gedungan Barat, Kecamatan Batuan, yang lokasinya berdekatan dengan Kampus STKIP Sumenep, Senin (15/12/2025).

Pantauan di lapangan menunjukkan pengisian Solar Bersubsidi dalam jumlah besar menggunakan jerigen-jerigen yang ditutup terpal. Praktik ini dilakukan secara terang-terangan, seolah tidak khawatir terhadap pengawasan aparat. Lebih ironis lagi, petugas SPBU justru terlihat ikut membantu mengangkut jerigen berisi Solar ke kendaraan para tengkulak.

Kondisi tersebut menimbulkan dugaan kuat adanya praktik terorganisir dan kerja sama antara oknum petugas SPBU dengan mafia Solar. Aktivitas itu terkesan mendapat perlakuan khusus tanpa adanya teguran, pemeriksaan, atau tindakan pengawasan apa pun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang warga Sumenep, Fauzi, yang mengaku sering menyaksikan langsung aktivitas tersebut menyebut bahwa praktik mafia BBM bukan hal baru di daerah ini.

“Di Sumenep ini banyak mafia BBM. Hampir semua terindikasi bekerja sama dengan SPBU. Tapi anehnya, aparat seakan tidak tahu-menahu,” ujarnya dengan nada kecewa.

Pantauan wartawan juga mendapati sebuah kendaraan pick-up yang dengan leluasa parkir di area SPBU sambil memuat jerigen-jerigen berisi Solar Bersubsidi.

“Tidak ada larangan, tidak ada pemeriksaan. Kendaraan itu seolah mendapat pelayanan istimewa,” ungkap sumber di lokasi.

Keakraban antara petugas SPBU dan para tengkulak semakin memperkuat dugaan bahwa praktik tersebut bukan aktivitas insidental, melainkan sudah berjalan sistematis.

Di sisi lain, dampak dari dugaan permainan mafia Solar ini dirasakan langsung oleh masyarakat kecil. Sejumlah nelayan di Kecamatan Dungkek dan Pasongsongan mengaku semakin kesulitan memperoleh Solar Bersubsidi dengan harga sesuai ketentuan.

“Kami nelayan makin tercekik. Solar susah dan mahal karena permainan tengkulak. Kami yang jadi korban,” keluh salah seorang nelayan.

Situasi yang terus berulang tanpa penindakan tegas membuat kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di daerah semakin menurun. Sutrisno, seorang aktivis di Sumenep, bahkan menyoroti komitmen negara dalam memberantas mafia BBM.

“Masa kejahatan yang terjadi di depan mata tidak bisa dikendalikan? Ini mencederai rasa keadilan masyarakat,” tegasnya.

Saat wartawan mencoba meminta keterangan dari pihak SPBU, tidak satu pun petugas memberikan respons. Mereka justru terlihat semakin sibuk melayani pengisian jerigen milik para tengkulak.

Sementara itu, Satgas Gakkum Tipidter Bareskrim Polri, Kompol Wediard Fernandes, S.H., S.IK., M., yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp hingga berita ini diterbitkan, belum memberikan jawaban.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar
LSM RATU Akan Demo Soal Perizinan Soto Mantenan, Kuasa Hukum Tegaskan Izin Usaha Lengkap dan Taat Pajak
PH Soto Mantenan Buka Suara Terkait Somasi Merek, Perizinan Usaha, hingga Keberatan Pemberitaan
Tertipu Pengacara Gadungan, Wanita asal Jombang Rugi Rp97,5 Juta dan Lapor Polisi
LSM RATU Soroti Legalitas PBG dan SLF Soto Mantenan Kediri, Netizen Merekat Sorotan Merek
Gagal Nyalip, Truk Hantam Pemotor Asal Sumenep Wail Hingga Tewas di Jalur Bojonegoro-Babat
Polsek Kangean Ungkap Dugaan Pencabulan Anak di Arjasa, Pria 43 Tahun Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:05 WIB

LSM RATU Akan Demo Soal Perizinan Soto Mantenan, Kuasa Hukum Tegaskan Izin Usaha Lengkap dan Taat Pajak

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PH Soto Mantenan Buka Suara Terkait Somasi Merek, Perizinan Usaha, hingga Keberatan Pemberitaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Tertipu Pengacara Gadungan, Wanita asal Jombang Rugi Rp97,5 Juta dan Lapor Polisi

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB