Dua Testimoni Bantah Isu Kekerasan dan Pemerasan, Pelayanan Rutan Kebumen Dinyatakan Sesuai SOP

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen, 29 Desember 2025 – Isu dugaan kekerasan dan pemerasan yang beredar terkait Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kebumen, Jawa Tengah, dibantah oleh dua pihak berbeda yang memberikan testimoni berdasarkan pengalaman langsung mereka. Kedua keterangan tersebut disampaikan secara terpisah pada Senin (29/12/2025).

Mardiono, suami sekaligus penjamin salah satu warga binaan Rutan Kebumen, menyatakan bahwa proses pengurusan cuti bersyarat yang dijalaninya berlangsung tanpa pungutan biaya dan tanpa adanya tindakan kekerasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini, Senin 29 Desember 2025, saya atas nama Mardiono sebagai penjamin dari Ibu Pipin telah melaksanakan proses cuti bersyarat. Tidak ada pungutan sama sekali, nol persen, dan juga tidak ada kekerasan. Semua berjalan dengan baik,” ujar Mardiono.

Secara terpisah, Aksin, S.H., pengacara dari Aksin Law Firm yang mendampingi salah satu warga binaan di Rutan Kebumen, turut menyampaikan pengalamannya saat melakukan kunjungan hukum untuk menemui kliennya.

Menurut Aksin, pelayanan yang diberikan petugas rutan berjalan profesional dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Ia menegaskan tidak menemukan adanya pungutan dalam proses kunjungan maupun praktik kekerasan dan pemerasan sebagaimana isu yang beredar.

 

Penulis : Aji Atma

Berita Terkait

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa
Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita
Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri
Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?
Perhiasan Emas 150 Gram Hilang Misterius, Keluarga di Sumenep Lapor Polisi
Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?

Berita Terbaru