Konser Valen untuk Kemanusiaan di Sumenep Hanya Rp 71 Juta, Nama Donatur Tiba-Tiba Lenyap, Peran Pejabat dan Pengusaha Dipertanyakan

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana konser Valen di Sumenep penuh semarak, namun nama-nama donatur yang sebelumnya diumumkan tiba-tiba lenyap, memunculkan pertanyaan soal peran pejabat dan pengusaha

Suasana konser Valen di Sumenep penuh semarak, namun nama-nama donatur yang sebelumnya diumumkan tiba-tiba lenyap, memunculkan pertanyaan soal peran pejabat dan pengusaha

SUMENEP – Konser amal bertajuk kemanusiaan yang digelar megah dan spektakuler pada Jumat, 2/2/2026 di Kabupaten Sumenep justru meninggalkan tanda tanya besar. Alih-alih menuai kebanggaan, hasil donasi yang hanya mencapai Rp70.607.000 memantik kekecewaan dan kecurigaan publik.

Daftar nama-nama donatur yang sebelumnya terpampang di papan dan disiarkan kepada publik tiba-tiba lenyap tanpa kabar. Siapa saja yang memberikan donasi dari jutaan hingga puluhan juta rupiah kini menjadi misteri.

Publik dibuat geleng-geleng kepala, terutama mengingat di Kabupaten Sumenep banyak pejabat, pengusaha swasta sukses, dan orang kaya yang diprediksi tidak menutup mata dalam aksi kemanusiaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data, para relawan secara aktif berkeliling menyasar para penonton untuk mengumpulkan donasi. Penggalangan langsung oleh relawan tercatat mencapai Rp49.357.000, sementara penggalangan di atas panggung menambah Rp21.250.000, sehingga total keseluruhan menjadi Rp70.607.000.

Namun celakanya, tidak ada rincian siapa para donatur, nama perusahaan, atau lembaga yang menyumbang.

Aktivis Jawa Timur, Nurul Qomar, secara terbuka menilai hal ini menciptakan kesan bahwa konser yang megah ini lebih banyak soal panggung dan sorak-sorai daripada aksi kemanusiaan yang nyata.

Bahkan ia menyebut, hasil tersebut tidak masuk akal dibandingkan skala acara, kemegahan panggung, serta kehadiran sejumlah pejabat, pengusaha dan para donatur.

“Mustahil konser semegah itu, dengan artis nasional dan tamu elite, hanya menghasilkan donasi puluhan juta. Ini patut dicurigai. Jangan-jangan ada drama ketidakberesan,” tegas Nurul.

Ia pun mengkritik minimnya transparansi penyelenggara.

“Donaturnya ini siapa? Dari mana saja? Nilainya berapa? Tidak ada kejelasan. Mestinya mereka menghargai donatur. Padahal sebelumya, nama nama donatur sudah ditulis di papan,” katanya.

Menurutnya, tanpa keterbukaan, semua orang berhak curiga bahwa misi sosial hanya dijadikan bungkus acara hiburan semata.

Kekecewaan masyarakat semakin terasa ketika hasil konser di Sumenep dibandingkan dengan daerah lain.

Di Pamekasan, konser serupa justru sukses menghimpun donasi hingga Rp1,112 miliar, dengan daftar donatur diumumkan secara terbuka, mulai dari pejabat, pengusaha, hingga komunitas masyarakat.

“Apakah ya para pengusaha menutup mata dalam konser kemanusiaan ini. Atau jangan jangan ada yang bermain dibalik konser yang mengatasnamakan namakam panggung kemanusiaan ini,” tandasnya.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi penyelenggaraan konser amal di Sumenep. Tanpa transparansi, tanpa hasil signifikan, dan tanpa keberanian melibatkan donatur secara terbuka, konser kemanusiaan berisiko berubah menjadi hiburan mahal yang miskin empati. Pertanyaan besar tetap menggantung bahwa Rp 71 juta itu untuk siapa, dan siapa yang sebenarnya memberikan donasi.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Motor Petani Raib dari Garasi, Polisi Sumenep Berhasil Amankan Pelaku
Aksi Pencurian Rombong Jagung di Sumenep Terekam CCTV, Pelaku Diciduk di Pamekasan
Satresnarkoba Polresta Sumenep Bongkar Peredaran Sabu 81,53 Gram
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan 102 Botol Miras dari Dua Lokasi
GP Ansor Rubaru Sumenep Desak Penanganan Serius Dugaan Kekerasan Seksual Anak
Satreskrim Polresta Sumenep Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Pria 41 Tahun Ditahan
Yakuza Maneges Pusat Kediri Gandeng Pemdes Tarokan Tebar Ribuan Benih Ikan dan Sembako di Waduk Guworejo
Misteri Mayat Terbakar di Batang-Batang Simenep: Korban Perempuan 70 Tahun, Polisi Olah TKP

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 12:14 WIB

Motor Petani Raib dari Garasi, Polisi Sumenep Berhasil Amankan Pelaku

Kamis, 3 September 2026 - 11:59 WIB

Aksi Pencurian Rombong Jagung di Sumenep Terekam CCTV, Pelaku Diciduk di Pamekasan

Kamis, 3 September 2026 - 11:53 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Bongkar Peredaran Sabu 81,53 Gram

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIB

GP Ansor Rubaru Sumenep Desak Penanganan Serius Dugaan Kekerasan Seksual Anak

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Satreskrim Polresta Sumenep Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Pria 41 Tahun Ditahan

Berita Terbaru