Bupati Sumenep Tinjau Smart Farming, Masa Depan Pertanian Cerah

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pertanian modern kini menjadi nyata di Sumenep. Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo meninjau kawasan smart farming hortikultura di Desa Kasengan, Kecamatan Manding, Senin (19/1/2026), menegaskan optimisme pemerintah daerah terhadap pertanian berbasis teknologi.

Didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Chainur Rasyid), Fauzi melihat langsung green house milik Khalik, petani milenial yang mengembangkan budidaya melon dengan metode Machida, teknologi modern asal Jepang yang meningkatkan produktivitas dan kualitas.

Satu batang melon kini mampu menghasilkan 20–30 buah secara seragam, menjadi bukti efisiensi dan presisi pertanian modern.
Dalam kunjungan ini, Fauzi ikut memanen dan mencicipi hasil panen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan sekadar panen melon, tapi panen harapan bagi masa depan pertanian Sumenep. Kualitasnya memenuhi standar pasar modern dan membuka peluang ekonomi baru,” ujarnya.

Bupati menekankan pentingnya menjadikan Desa Kasengan dan Dusun Oro sebagai pusat pelatihan smart farming bagi generasi muda. Lahan yang sebelumnya kurang produktif diubah menjadi laboratorium hidup, sekaligus ruang usaha dan pembelajaran bagi petani milenial.

Katimker Penyuluh Pertanian BPPSDMP Kementerian Pertanian RI, Dewo Ringgih, menekankan bahwa metode Machida adalah contoh nyata modernisasi pertanian.

“Metode ini menekankan efisiensi, kualitas hasil, dan pengendalian presisi. Generasi muda yang adaptif menjadi kunci transformasi sektor pertanian,” kata Dewo.

Dengan langkah ini, Sumenep membuka era baru pertanian presisi, memadukan teknologi, kreativitas milenial, dan praktik berkelanjutan, sekaligus menjawab tantangan klasik pertanian tradisional.

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB