Skandal LASQI NJ Guncang Bogor: Beranikah Gubernur Jabar dan Polisi Bongkar Aliran Dana yang Diduga Tersesat?

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, 20 Januari 2026 — Polemik besar mengguncang dunia seni qasidah di Kabupaten Bogor. Dugaan penyelewengan dana dan pelanggaran administrasi dalam kegiatan LASQI Nusantara Jaya (NJ) pada 4–7 Desember 2025 kini menjadi sorotan publik. Laporan resmi telah diterima Polda Jawa Barat, dilaporkan oleh Perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara (PWOIN) bersama LBH Arjuna.

Sekretaris DPW LASQI Jawa Barat, Imam Nasrullah, menegaskan bahwa langkah hukum ini adalah upaya menjaga marwah syiar seni musik agar tidak ternodai praktik yang diduga tidak akuntabel.

“Kami mengapresiasi Polda Jawa Barat. Harapan kami, proses hukum berjalan transparan, profesional, dan tanpa intervensi,” tegas Imam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu di lingkungan Setda Kabupaten Bogor, termasuk indikasi pelanggaran administrasi dan pengelolaan anggaran yang tidak transparan, membuat kasus ini makin panas. Imam menyerukan audit terbuka dan independen, termasuk keterlibatan BPK Jawa Barat dan Kejaksaan Tinggi Jabar.

“Kegiatan seni qasidah seharusnya mempersatukan umat, bukan menjadi ajang konflik dan kegaduhan. Penegakan hukum harus adil dan tanpa pandang bulu,” tambah Imam.

Kini, seluruh mata tertuju pada Gubernur Jawa Barat dan aparat penegak hukum: beranikah mereka menuntaskan kasus ini secara terbuka dan profesional? Sejumlah tokoh nasional dan lembaga seni qasidah menunggu langkah tegas agar kejadian ini menjadi momentum pembenahan tata kelola kegiatan syiar musik, sehingga ke depan lebih profesional, akuntabel, dan bermartabat.

Polemik LASQI NJ bukan sekadar persoalan hukum. Ini ujian transparansi, akuntabilitas, dan keberanian pemerintah provinsi dalam menegakkan aturan, serta menjaga kepercayaan publik terhadap syiar seni musik di Indonesia.

Penulis : Rahman

Berita Terkait

Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?
LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak
Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai
Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata
Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap
Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota
Keluhan Warga Morosunggingan Belum Tuntas, Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi Kembali Menjadi Sorotan

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:07 WIB

Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:03 WIB

LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:09 WIB

Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata

Berita Terbaru