Tragedi Berdarah di Lenteng Barat, Polres Sumenep Kejar Pelaku

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Kepolisian Resor Sumenep melalui Polsek Lenteng tengah melakukan penyelidikan intensif terkait dugaan tindak pidana pembunuhan yang terjadi di wilayah Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Kamis (29/1/2026).

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di jalan kampung Dusun Gunung Malang I, RT 002 RW 003, Desa Lenteng Barat. Seorang pria berinisial M dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka bacok di sejumlah bagian tubuhnya.

Berdasarkan keterangan sementara dari pihak kepolisian, kejadian bermula saat korban mengangkut hasil panen jagung dari sawah menuju rumah warga. Setelah itu, korban kembali hendak menuju sawah. Namun, saat melintas di jalan kampung, korban berpapasan dengan seorang pria berinisial L yang diduga sebagai pelaku.

Diduga secara tiba-tiba, terduga pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan senjata tajam jenis sabit.

Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah selatan hingga masuk ke halaman rumah warga. Namun, karena luka yang cukup parah, korban akhirnya terduduk di teras rumah tersebut dan meninggal dunia di tempat kejadian.

Usai melakukan aksinya, terduga pelaku dilaporkan melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Petugas Polsek Lenteng bersama Satreskrim Polres Sumenep langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.

Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya saat ini masih fokus pada proses penyelidikan serta pengejaran terhadap terduga pelaku.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan mendalam dan pengejaran terhadap terduga pelaku. Penetapan pasal dan status hukum akan dilakukan setelah seluruh rangkaian penyidikan terpenuhi,” tegas AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada kepolisian,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, kasus dugaan pembunuhan tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian, dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan sesuai hasil penyelidikan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Kasat Reskrim Sampang Pimpin Aksi Kilat, Dua Pelaku Curanmor Tak Berkutik
Diduga Digerebek Warga, Oknum Sekdes Sampang Akui Nikah Siri
Diduga Aniaya Warga, Guru Agama Situbondo Terancam Sanksi
Nelayan Sampang Buka Kartu, Bukti Baru Kasus Dana Rumpon Rp21 Miliar Diserahkan ke Polda Jatim
Pengadaan Makan Minum Rp650 Juta di Kraksaan Disorot, Pakar Ingatkan Prinsip Persaingan Sehat
Keresahan Warga Terjawab, Terduga Pelaku Pelecehan di Situbondo Diamankan Massal
Jalan Poros Trapang–Asem Jaran Sampang Rusak Parah, Dugaan Dampak Galian C PT SBP Menguat
Bayi Tewas Tragis, SP3 Polres Bangkalan Digugat Lewat Praperadilan

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:31 WIB

Kasat Reskrim Sampang Pimpin Aksi Kilat, Dua Pelaku Curanmor Tak Berkutik

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:28 WIB

Diduga Digerebek Warga, Oknum Sekdes Sampang Akui Nikah Siri

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:44 WIB

Diduga Aniaya Warga, Guru Agama Situbondo Terancam Sanksi

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:49 WIB

Nelayan Sampang Buka Kartu, Bukti Baru Kasus Dana Rumpon Rp21 Miliar Diserahkan ke Polda Jatim

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:21 WIB

Pengadaan Makan Minum Rp650 Juta di Kraksaan Disorot, Pakar Ingatkan Prinsip Persaingan Sehat

Berita Terbaru