Bantah Isu SP3 Kejari Probolinggo:Kasus Dugaan Korupsi BOP Vaksin PMK di Dinas Pertanian Masih Dalam Tahap Penyidikan

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Isu sensitif kembali mengemuka terkait penanganan kasus dugaan korupsi dana Biaya Operasional Petugas (BOP) vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Probolinggo. Di tengah minimnya informasi lanjutan pasca penggeledahan oleh Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Probolinggo pada Desember 2024 lalu, kini beredar kabar di masyarakat bahwa perkara tersebut disebut-sebut telah dihentikan.

Kasi Intelejen Kejaksaan Negri (Kejari) Kabupaten Probolinggo Taufik Eka Purwanto membantah isu yang menyebutkan adanya penghentian penanganan kasus dugaan korupsi BOP vaksin PMK,menegaskan bahwa proses hukum hingga saat ini masih terus bergulir sesuai prosedur

“Dapat saya jelaskan,terkait perkara vaksin pmk belum ada penetapan tersangka,tim penyidik masih melakukan proses penyidikan,belum ada estimasi kerugian negara.Apabila ada perkembangan tentang penyidikan te akan saya infokan”tegasnya (10/2/2026)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditanya mengenai perkembangan pemeriksaan, Kasi Intelijen Taufik Eko Purwanto mengakui belum rekapitulasi total saksi, Banyaknya saksi yang berhalangan hadir,baik karena alasan pekerjaan maupun sedang di luar kota membuat proses pendataan tertunda

“Masih belum dirinci berapa jumlahnya,karna ada yang diluar kota dan juga ada yang bekerja,” ungkapnya.

Sejumlah aktivis dan pemerhati kebijakan lokal menilai, kevakuman informasi dari aparat penegak hukum menjadi pemicu utama munculnya spekulasi bahwa perkara tersebut tidak lagi dilanjutkan.

“Kalau sebuah perkara sudah dilakukan penggeledahan, penyitaan dokumen, bahkan pemeriksaan saksi, lalu tiba-tiba senyap tanpa penjelasan, wajar publik menduga ada SP3,” ujar salah satu pegiat antikorupsi lokal yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Menurutnya, isu penghentian perkara bukan sekadar gosip, melainkan bentuk ekspresi kekecewaan publik terhadap pola penanganan kasus yang kerap berakhir tanpa kejelasan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Sabu 4,28 Gram Berujung di Tangan Polisi Sumenep
Di Tengah Antrean Panjang, Pengisian BBM ke Jeriken di SPBU Tamberu Barat Sampang Dipertanyakan
Bromo Dikepung Api, Jalur Cemorolawang Probolinggo dan Semua Pintu Masuk Ditutup Total!
Polresta Sumenep Tangani Penemuan Pria Meninggal Dunia di Gapura
Puji Bea Cukai dan TNI AL, Ansor Jatim: Negara Tak Boleh Kalah dari Mafia Narkoba
Bea Cukai Juanda dan Satgaspam Lanudal Gagalkan Penyelundupan Hampir 1 Kilogram Sabu serta Ribuan Butir Ekstasi dari Malaysia
Perahu Ditemukan Mengapung Tanpa Awak, Nelayan Jangkar Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan
Blitar Bergejolak! Warga Buka Paksa Portal Bendungan Lahor, PJT I Akhirnya Ubah Kebijakan

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:24 WIB

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Sabu 4,28 Gram Berujung di Tangan Polisi Sumenep

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Di Tengah Antrean Panjang, Pengisian BBM ke Jeriken di SPBU Tamberu Barat Sampang Dipertanyakan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Bromo Dikepung Api, Jalur Cemorolawang Probolinggo dan Semua Pintu Masuk Ditutup Total!

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Polresta Sumenep Tangani Penemuan Pria Meninggal Dunia di Gapura

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Puji Bea Cukai dan TNI AL, Ansor Jatim: Negara Tak Boleh Kalah dari Mafia Narkoba

Berita Terbaru