Kemenag Sumenep Rampungkan Rukyatul Hilal di Pantai Taneros, Awal Ramadan 1447 H Menanti Sidang Isbat Pusat

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep resmi menyelesaikan proses rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah di Pantai Taneros, Kecamatan Ambunten. Meski pengamatan dilakukan secara maksimal, penetapan awal puasa kini sepenuhnya menunggu hasil Sidang Isbat di tingkat pusat.

Pengamatan yang digelar menjelang matahari terbenam melibatkan tim gabungan dari Kemenag, BMKG, Pengadilan Agama, serta berbagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam. Namun, tim tidak berhasil melihat hilal karena kondisi cuaca mendung yang menutupi ufuk barat secara tebal.

“Hingga waktu pengamatan berakhir, hilal tidak berhasil terlihat karena kondisi cuaca mendung yang menutupi ufuk barat secara tebal,” ujar Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, Selasa (17/02/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Abdul Wasid menjelaskan bahwa meski hilal tidak terpantau secara visual dari Pantai Taneros, hasil pengamatan tetap menjadi bagian penting dari data nasional. Laporan resmi telah dikirimkan ke Kanwil Kemenag Jawa Timur untuk kemudian diteruskan ke Kementerian Agama RI di Jakarta.

“Data rukyatul hilal dari Sumenep ini akan dibahas bersama hasil dari daerah lain di seluruh Indonesia dalam Sidang Isbat malam ini. Sidang itulah yang akan menetapkan secara resmi kapan 1 Ramadan 1447 H dimulai,” tambahnya.

Pihak Kemenag mengimbau masyarakat Sumenep untuk tetap tenang dan tidak mengambil kesimpulan sendiri. Sesuai prosedur, penentuan awal Ramadan sepenuhnya berada di tangan pemerintah melalui Menteri Agama.

“Kami meminta masyarakat untuk bersabar dan menunggu keputusan resmi pemerintah sebagai rujukan bersama dalam memulai ibadah puasa,” pungkas Abdul Wasid.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pengurus PPPK Paruh Waktu Kabupaten Sumenep Suarakan Aspirasi ke DPR RI, Dorong Percepatan Alih Status Menjadi PPPK Penuh Waktu
Wujud Pengabdian Masyarakat, Kwarcab Gresik Gelar Khitanan Massal dan Layanan Kesehatan Gratis di Bawean Gresik
Kejar Efisiensi Waktu, Bagian Barjas Setda Probolinggo Terapkan Tender Cepat via SIKaP
Benahi Jalur Tengkorak, Dishub Probolinggo Sikat Parkir Liar dan Atur Ulang Titik Macet Jalan Nasional
Jembatan Pajarakan Direhab Agustus, Pemkab Probolinggo Desak Opsi Tol Kraksaan dan Jembatan Bailey Buka
Jangan Beli, Jangan Jual, Jangan Edarkan! Pemkab Probolinggo dan Bea Cukai Ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal Demi Indonesia Maju
Jagung, Tembakau hingga Hortikultura Jadi Andalan, Desa Matanair Tampil Sebagai Desa Agraris Produktif
Bentengi Pangan, Ratusan Sampel Unggas di Probolinggo Diuji Deteksi Bakteri Mematikan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:35 WIB

Pengurus PPPK Paruh Waktu Kabupaten Sumenep Suarakan Aspirasi ke DPR RI, Dorong Percepatan Alih Status Menjadi PPPK Penuh Waktu

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:32 WIB

Wujud Pengabdian Masyarakat, Kwarcab Gresik Gelar Khitanan Massal dan Layanan Kesehatan Gratis di Bawean Gresik

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:26 WIB

Kejar Efisiensi Waktu, Bagian Barjas Setda Probolinggo Terapkan Tender Cepat via SIKaP

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:03 WIB

Benahi Jalur Tengkorak, Dishub Probolinggo Sikat Parkir Liar dan Atur Ulang Titik Macet Jalan Nasional

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:02 WIB

Jembatan Pajarakan Direhab Agustus, Pemkab Probolinggo Desak Opsi Tol Kraksaan dan Jembatan Bailey Buka

Berita Terbaru