SURABAYA – Yayasan Demasindo Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Uang Kehormatan Imam Tahun 2026 (UKIM) pada Rabu, 8 April 2026, di Favehotel MEX Tunjungan, Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat implementasi program peningkatan kesejahteraan imam masjid di Jawa Timur.
Bimtek tersebut diikuti oleh pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) tingkat kabupaten/kota se-Jawa Timur. Setiap Pengurus Daerah (PD) mengirimkan dua orang perwakilan yang terdiri dari ketua dan sekretaris atau perwakilan, sementara Pengurus Cabang (PC) mengirim satu orang perwakilan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran para pengurus DMI dari berbagai daerah ini diharapkan mampu menyamakan persepsi serta meningkatkan pemahaman teknis terkait mekanisme pelaksanaan program UKIM tahun 2026. Program ini dinilai strategis karena menyasar langsung peningkatan kesejahteraan imam masjid sebagai ujung tombak pelayanan keagamaan di masyarakat.
Ketua Yayasan Demasindo Jawa Timur, Drs. H. Suhadi, dalam keterangannya menegaskan bahwa kegiatan Bimtek ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi forum konsolidasi dan penguatan kapasitas kelembagaan.

“Melalui Bimtek ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh pengurus DMI di daerah memahami secara teknis pelaksanaan program UKIM, sehingga penyalurannya tepat sasaran dan berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Selain pemaparan materi teknis, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kendala dan tantangan di lapangan, sehingga dapat dirumuskan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran kegiatan, panitia menyediakan fasilitas bagi peserta berupa bantuan transportasi, konsumsi, serta seminar kit.
Sementara itu, Sekretaris PC DMI Kecamatan Sangkapura, Ust. Moh. Nasir, S.Pd.Sd., M.Pd., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Bimtek ini.
“Bimtek ini sangat membantu kami di daerah dalam memahami teknis pelaksanaan UKIM. Harapannya, program ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh para imam masjid,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa setiap tahunnya, PC DMI Sangkapura terus berupaya memastikan bantuan UKIM tersalurkan secara merata.
“Setiap tahunnya, Pengurus PC DMI Sangkapura terus mengupayakan agar bantuan UKIM dapat terdistribusi secara merata ke seluruh masjid dalam binaan kami yang berjumlah 83 masjid. Alhamdulillah, saat ini setiap masjid sudah menerima bantuan tersebut secara merata, mengingat program ini merupakan bantuan rutin tahunan,” tambahnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Yayasan Demasindo Jawa Timur berharap implementasi program UKIM 2026 dapat berjalan lebih efektif, akuntabel, dan merata di seluruh wilayah Jawa Timur. Partisipasi aktif seluruh pengurus DMI menjadi kunci utama keberhasilan program ini di lapangan.
Penulis : Abd Hamid







