Batu Raksasa Hantam Rumah Warga di Pemalang 

Jumat, 15 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang,- Sebuah rumah di Dukuh Pejarakan, Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul Pemalang, Jawa Tengah, dihantam batu berukuran besar yang meluncur dari lereng bukit hingga menyebabkan kerusakan parah,pada Kamis malam ( 14/5 ).

Lima orang penghuni rumah beruntung selamat dari insiden yang hampir merenggut nyawa, ,padahal saat kejadian, mereka sedang berada di dalam rumah ,

Batu raksasa berdiamater 3 meter tersebut meluncur tiba-tiba dari lereng bukit yang berada di belakang rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sang penghuni rumah Karmudi, menuturkan peristiwa mencekam itu terjadi tiba-tiba tanpa ada tanda-tanda

 “Rumah mengalami rusak parah pada bagian depan sampai tengah rumah, tembok jebol dan barang-barang di dalam juga kena hamtaman batu” kata Karmudi.

Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, beberapa bagian rumah , tembok, pintu, dan ruang tengah mengalami kerusakan parah .

Karmudi menambahkan, peristiwa tu terjadi sangat cepat dan tanpa tanda-tanda sebelumnya.

“Saat kejadian kondisi cuaca dalam keadaan normal tanpa hujan deras maupun tanda-tanda longsor,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Pemalang Agus Ikmal saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya pada Jum’at petang ( 15/4 ) terkait dengan bencana longsor tersebut ,Memberikan himbauan kepada warga agar selalu waspada ,dengan kejadian bencana yang datang secara mendadak

“Dihimbau kepada masyarakat tetap waspada dan kenali lingkungan, bencana tidak hanya terjadi karena cuaca, penyebab lain bisa terjadi seperti pohon lapuk, batu tersandar seperti yang terjadi di Wisnu tersebut,” Ujarnya, ( Ragil).

Berita Terkait

Pembongkaran Masjid Al-Falah di Pamona Tandai Dimulainya Pembangunan Kembali
Aktivis MAKI Blitar Penuhi Panggilan Polisi, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Kriminalisasi
Dituding Jadi Penyebab Dapur MBG Mandek, Kepala SPPG Mimbaan Situbondo Melawan Lewat Jalur Hukum
Pasca Harga Pertamax Naik, Ratusan Pesepeda Motor di Pemalang Antri Beli Pertalite
Optimalkan Lahan Kurang Produktif Jadi Sarana Asimilasi Berbasis Agrobisnis
Kajati Jatim Lantik Frendra A.H. Jadi Kajari Situbondo, Tekankan Tegas Namun Humanis
Forkopimda Probolinggo Perkuat Wawasan Kebangsaan, Densus 88 Ingatkan Ancaman Radikalisme Kini Menyasar Generasi Muda
Proyek Rehabilitasi SDN Panyepen 3 Sampang Senilai Rp528 Juta Disorot, Material Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:13 WIB

Pembongkaran Masjid Al-Falah di Pamona Tandai Dimulainya Pembangunan Kembali

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:43 WIB

Aktivis MAKI Blitar Penuhi Panggilan Polisi, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Kriminalisasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Dituding Jadi Penyebab Dapur MBG Mandek, Kepala SPPG Mimbaan Situbondo Melawan Lewat Jalur Hukum

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:53 WIB

Pasca Harga Pertamax Naik, Ratusan Pesepeda Motor di Pemalang Antri Beli Pertalite

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:50 WIB

Optimalkan Lahan Kurang Produktif Jadi Sarana Asimilasi Berbasis Agrobisnis

Berita Terbaru