Bupati Sumenep: Pramuka Harus Jadi Benteng Moral dan Pencetak Pemimpin Masa Depan

Senin, 22 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat memberikan sambutan pada Rakercab Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sumenep 2026 di Aula DPMPTSP Sumenep, Senin (22/6/2026), menekankan pentingnya Pramuka sebagai pencetak generasi berintegritas dan berjiwa pengabdi.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat memberikan sambutan pada Rakercab Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sumenep 2026 di Aula DPMPTSP Sumenep, Senin (22/6/2026), menekankan pentingnya Pramuka sebagai pencetak generasi berintegritas dan berjiwa pengabdi.

SUMENEP – Gerakan Pramuka di Kabupaten Sumenep kembali ditegaskan sebagai salah satu pilar penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, berjiwa pengabdian, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sumenep 2026 yang digelar di Aula DPMPTSP Sumenep, Senin (22/06/2026).

Menurut Bupati, Pramuka bukan sekadar organisasi kepanduan, tetapi merupakan wadah pendidikan karakter yang memiliki peran strategis dalam mencetak calon pemimpin bangsa yang tangguh, disiplin, dan berintegritas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gerakan Pramuka harus menjadi wadah yang melahirkan pemimpin masa depan yang memiliki integritas, nasionalisme, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian kepada masyarakat,” tegas Bupati.

Ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan sumber daya manusia yang cerdas secara akademik, tetapi juga generasi yang memiliki moral kuat, karakter kokoh, dan kepedulian terhadap sesama.

Di tengah derasnya arus digitalisasi dan perkembangan teknologi global, Bupati mengingatkan bahwa generasi muda menghadapi tantangan serius yang dapat memengaruhi jati diri dan karakter mereka. Karena itu, Pramuka hadir sebagai benteng moral yang menjaga nilai-nilai kebangsaan tetap hidup di tengah perubahan zaman.

“Informasi dan perkembangan teknologi digital tentu membawa tantangan bagi generasi muda. Di sinilah Pramuka berperan sebagai benteng moral yang membentuk pribadi disiplin, jujur, bertanggung jawab, serta memiliki semangat gotong royong,” ujarnya.

Bupati juga mendorong seluruh anggota Pramuka di Sumenep untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Menurutnya, pengalaman dalam kepramukaan akan menjadi bekal penting dalam membangun kepemimpinan, kemandirian, serta kemampuan bekerja sama di masa depan.

“Pramuka mengajarkan bagaimana menjadi pribadi mandiri, mampu menghadapi tantangan, bekerja dalam tim, serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat. Ini modal penting bagi calon pemimpin bangsa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati memberikan apresiasi terhadap berbagai kegiatan Pramuka yang selama ini telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat, mulai dari bakti sosial, pelestarian lingkungan, hingga aksi-aksi kemanusiaan.

Ia menegaskan bahwa Pramuka harus terus menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat, bukan hanya penonton terhadap berbagai persoalan sosial.

“Jadilah generasi yang mampu memberikan solusi, bukan sekadar mengeluhkan masalah. Generasi yang hadir untuk membantu masyarakat, menjaga persatuan, dan berkontribusi dalam pembangunan,” pungkas Bupati.

Rakercab Pramuka Sumenep ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk membangun generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara karakter dan siap menjadi pengabdi bagi bangsa dan daerah

Penulis : Red

Berita Terkait

Pemkab Sumenep dan UWG Malang Buka Kolaborasi Strategis, Fokus Perkuat SDM dan Potensi Daerah
Taman Prameswati Mirip Nama Wali Kota Kediri: Inisiasi Edukatif atau Preseden Politisasi APBD?
Ketika Kepedulian Tumbuh dari Uang Jajan: Siswa Kelas VI SDN Panaongan III Sumenep Belikan Tas dan Sepatu untuk Temannya
Bupati Sumenep: Busana Adat Nusantara Jadi Simbol Kebinekaan, Persatuan Tak Boleh Retak
Bukan Sekadar Upacara, Diskominfo Sumenep Jadikan HUT ke-81 RI Momentum Perkuat Digitalisasi
Transfer Pusat Berkurang Rp212 Miliar, DPRD Sumenep Bahas Ulang Struktur APBD 2026
Bukan Sekadar Seremonial, Diperta Probolinggo Turun ke Sawah Pacu Percepatan Tanam Padi
Forkopimda Sumenep Kompak, Merah Putih Satukan Langkah di HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Taman Prameswati Mirip Nama Wali Kota Kediri: Inisiasi Edukatif atau Preseden Politisasi APBD?

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Ketika Kepedulian Tumbuh dari Uang Jajan: Siswa Kelas VI SDN Panaongan III Sumenep Belikan Tas dan Sepatu untuk Temannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Bupati Sumenep: Busana Adat Nusantara Jadi Simbol Kebinekaan, Persatuan Tak Boleh Retak

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Bukan Sekadar Upacara, Diskominfo Sumenep Jadikan HUT ke-81 RI Momentum Perkuat Digitalisasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Transfer Pusat Berkurang Rp212 Miliar, DPRD Sumenep Bahas Ulang Struktur APBD 2026

Berita Terbaru