Menahun Numpang di Eks Dispora Pemkab, Fasilitas SMKN 1 Dringu Memprihatinkan dan Tanpa Perbaikan

Senin, 10 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gedung eks Dispora yang dipakai SMKN 1 Dringu

Foto: Gedung eks Dispora yang dipakai SMKN 1 Dringu

PROBOLINGGO – Status SMKN 1 Dringu Kabupaten Probolinggo kini tengah menjadi sorotan tajam publik. Bertahun-tahun lamanya, aktivitas belajar mengajar di sekolah kejuruan ini terpaksa bergantung penuh pada fasilitas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, tepatnya di komplek perkantoran eks Dispora.Ironisnya, pemanfaatan aset daerah berupa gedung, aula, lapangan, hingga ruang laboratorium tersebut terkesan ditelantarkan tanpa adanya sentuhan perbaikan berkala.

 

Pantauan langsung di lokasi menunjukkan kondisi fisik bangunan yang sangat memprihatinkan. Atap samping gedung laboratorium tampak ambrol, dinding-dinding ruangan terlihat kusam tak terawat, serta kebocoran terjadi di berbagai titik saat hujan melanda. Kondisi ini menjadi bukti kuat absennya pemeliharaan infrastruktur pendidikan selama bertahun-tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterangan foto: Plafon gedung laboratorium yang ambrol tampak belum tersentuh perbaikan oleh pihak sekolah.

Tak hanya soal fisik bangunan, atmosfer komplek perkantoran eks Diklat ini pun kerap berubah layaknya lapangan olahraga terbuka. Saat ada agenda kedinasan penting atau kunjungan tamu dari luar kota, pemandangan riuh dan suara derap langkah siswa yang berlarian menjadi suguhan yang tak terhindarkan di area yang seharusnya formal tersebut.

 

Merespons persoalan menahun ini, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Probolinggo, Slamet Gustamo, menyatakan bahwa pihaknya telah bergerak untuk mencari jalan keluar.”Sudah dikoordinasikan ke kantor pusat Disdik Jatim, mudah-mudahan ditindaklanjuti,” ujar Slamet saat dikonfirmasi,senin (10/8/2026).

 

Slamet juga menyampaikan rasa terima kasih atas fungsi kontrol yang dilakukan oleh masyarakat dan media. Ia mengakui bahwa polemik ini merupakan masalah klasik yang belum tuntas.”Terima kasih mas infonya. Masalah ini sudah lama dan sudah juga ditindaklanjuti untuk mencari solusinya. Doakan semoga segera dapat diselesaikan,” imbuhnya.

Namun, hingga berita ini diturunkan, Slamet belum memberikan penjelasan rinci mengenai bentuk solusi konkret atau skema penanganan jangka panjang yang akan diambil oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk mengatasi nasib SMKN 1 Dringu.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

260 KDKMP di Blitar Rampung 100 Persen, Kodim 0808 Jadi yang Tercepat di Indonesia
Hari Jadi Sumenep 2026 Makin Berwarna, Lomba Dayung Hidupkan Tradisi Bahari di Kangayan
Kangayan Jadi Panggung Tradisi Bahari, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Budaya Pesisir
Karhutla Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Wagub Jatim Tinjau Langsung Penanganan Darurat
Berburu PAD, Surat Sakti Dinas PUPR Kota Probolinggo Dinilai Salah Sasaran
Mbak Wali Buka Pasar Rakyat Kota Kediri 2026, Ruang UMKM Tumbuh dan Ekonomi Masyarakat Bergerak
Pelantikan dan Sertijab Kepala Madrasah, Awal Semangat Baru bagi MA Umar Mas’ud Sangkapura Gresik
20 Pendekar Pagar Nusa Sumenep Digembleng Jadi Pasukan Inti, Disiapkan Amankan Muktamar ke-35 NU

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:25 WIB

260 KDKMP di Blitar Rampung 100 Persen, Kodim 0808 Jadi yang Tercepat di Indonesia

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Menahun Numpang di Eks Dispora Pemkab, Fasilitas SMKN 1 Dringu Memprihatinkan dan Tanpa Perbaikan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Kangayan Jadi Panggung Tradisi Bahari, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Budaya Pesisir

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Karhutla Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Wagub Jatim Tinjau Langsung Penanganan Darurat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Berburu PAD, Surat Sakti Dinas PUPR Kota Probolinggo Dinilai Salah Sasaran

Berita Terbaru