Dari Panti Asuhan hingga Thailand, Kiprah Dekan FBA UNIBA Madura Lailiy Kurnia Ilahi Dorong Pendidikan Berdaya Saing Global

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Detikzone.id — Komitmen memajukan kualitas pendidikan tinggi terus ditunjukkan Dekan Fakultas Bahasa Asing (FBA) Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Lailiy Kurnia Ilahi, S.Pd., M.Pd.

Akademisi lulusan Universitas Negeri Malang (UM) tersebut tidak hanya menjalankan fungsi kepemimpinan akademik di lingkungan kampus. Ia juga aktif mengembangkan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Di bawah kepemimpinannya, FBA UNIBA Madura terus mendorong penguatan Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris. Upaya tersebut juga diarahkan untuk membuka wawasan global bagi mahasiswa melalui berbagai program kolaborasi dan pengalaman internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya melalui International Internship serta pengiriman mahasiswa ke luar negeri, termasuk ke Thailand.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman belajar yang lebih luas kepada mahasiswa. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman berinteraksi dengan lingkungan akademik dan budaya yang berbeda.

Lailiy, yang akrab disapa Lely, juga mendampingi karya akademik mahasiswa hingga menembus forum ilmiah internasional, salah satunya International Conference on English Language Teaching (INELTAL).

Di bidang penelitian, Lely juga aktif menghasilkan karya ilmiah yang berkaitan dengan pembelajaran bahasa Inggris. Sejumlah kajian yang dilakukan antara lain mengenai Picture Word Inductive Model serta alih kode dalam pembelajaran dasar.

Selain itu, ia terlibat dalam penelitian hibah serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan bersama dosen dan mahasiswa.

“Pendidikan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai ruang transfer pengetahuan, tetapi juga wadah untuk membangun pengalaman, kolaborasi, dan kontribusi nyata,” ujar Lely.

Pengabdian Dimulai dari Masyarakat

Komitmen terhadap Tridharma Perguruan Tinggi juga diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan di Panti Asuhan Muhammadiyah Sumenep. Dalam kegiatan itu, dosen dan mahasiswa FBA UNIBA Madura menggunakan pendekatan pembelajaran bahasa Inggris yang komunikatif dan menyenangkan.

Anak-anak panti diajak belajar melalui berbagai aktivitas, seperti role-play, permainan bahasa, storytelling dan lagu.

Pendekatan tersebut dirancang agar proses pembelajaran tidak terasa kaku. Anak-anak diberikan ruang untuk berani mencoba berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris melalui kegiatan yang lebih interaktif.

Program tersebut tidak berhenti pada kegiatan lapangan. Hasil pengabdian kemudian didokumentasikan dan didiseminasikan melalui artikel ilmiah berjudul “Peningkatan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Anak Panti Asuhan Melalui Kegiatan Komunikatif dan Menyenangkan: Program Pengabdian di Panti Asuhan Muhammadiyah Sumenep.”

Langkah tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi juga pada dokumentasi, evaluasi dan penyebarluasan praktik baik agar dapat menjadi referensi untuk kegiatan serupa.

Jejaring Pengabdian Menjangkau Thailand

Kiprah pengabdian Lely kemudian berkembang hingga tingkat internasional.

Bersama Universitas ’Aisyiyah (UNISA) Bandung dan Universitas Muhammadiyah OKU Timur, ia memimpin program PkM internasional di Thailand.

Kegiatan tersebut mengangkat fokus riset “Analisis Kebutuhan Bahasa Inggris Pariwisata pada Siswa SMA di Thailand: Studi Survei Mata Pelajaran English for Tourism.”

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas ruang kolaborasi akademik sekaligus melihat kebutuhan pembelajaran bahasa Inggris dalam konteks pendidikan dan pariwisata di lingkungan yang berbeda.

Bagi FBA UNIBA Madura, pengalaman semacam itu menjadi peluang untuk memperluas jejaring sekaligus memberikan pengalaman akademik yang lebih beragam kepada sivitas akademika.

Teaching Series Perluas Kolaborasi Akademik

Selain pengabdian dan penelitian, Lely juga aktif memperluas jejaring profesional melalui English Studies Association in Indonesia (ESAI).

Salah satu bentuk keterlibatan tersebut diwujudkan melalui program Teaching Series.

Program ini menghadirkan dosen dari berbagai perguruan tinggi mitra untuk mengajar secara bergantian pada mata kuliah tertentu.

Melalui skema tersebut, mahasiswa mendapatkan kesempatan memperoleh perspektif akademik dari dosen yang memiliki latar belakang dan pengalaman berbeda.

Di sisi lain, dosen yang terlibat juga memiliki ruang untuk melakukan knowledge sharing sekaligus benchmarking terhadap metode pembelajaran yang digunakan di perguruan tinggi lain.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi akademik yang langsung menyentuh proses pembelajaran mahasiswa.

Lely menegaskan, kerja sama antarlembaga pendidikan tidak seharusnya berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman atau MoU.

Menurutnya, kolaborasi harus diterjemahkan dalam program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa, dosen dan masyarakat.

Prinsip tersebut menjadi bagian dari upaya FBA UNIBA Madura membangun pendidikan bahasa Inggris yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki jejaring dan pengalaman di tingkat nasional maupun internasional.

Dari ruang kelas, kegiatan pengabdian di masyarakat, forum ilmiah hingga kolaborasi lintas negara, kiprah Lailiy Kurnia Ilahi menunjukkan bagaimana Tridharma Perguruan Tinggi dapat dijalankan secara terintegrasi.

Dari Sumenep, pengabdian bergerak ke ruang yang lebih luas. Dari pembelajaran di kampus, jejaring akademik terus dibangun hingga membuka pengalaman internasional bagi sivitas akademika.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari perjalanan FBA UNIBA Madura dalam memperkuat kualitas pendidikan bahasa Inggris dan menyiapkan mahasiswa menghadapi lingkungan akademik serta profesional yang semakin terbuka secara global.

 

Penulis : Red

Berita Terkait

Bukan Sekadar Formalitas Kertas: DPUPR Probolinggo Genjot Jasa Konstruksi Lokal Kuasai TKDN
Darurat Narkoba: Langkah Nyata Kapolri dan Tanggung Jawab Bersama Seluruh Bangsa
Ironi Gapura Selamat Datang Pemalang: Tumpukan Sampah Jadi Pemandangan Pertama, DLH Janji Bertindak
Komitmen Tanpa Kompromi Yakuza Maneges: Amankan dan Serahkan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Kediri ke Polisi
Haji Her Pamekasan Buka Cabang Imawa di Bali, Kejutan Dua Hadiah Umrah Bikin Suasana Haru
Tamansari Bersholawat! Parade Istimewa LASQI Kabupaten Bogor, 8 Desa Unjuk Bakat, Qasidah Nurul Hidayah Raih Juara Pertama
Komitmen Sosial Kemanusiaan, Yakuza Maneges S&S Salurkan Air Bersih untuk 300 Warga Nyemoh Timur Semarang
Sinergi Humanis di Jalur Samsat Kraksaan: Saat Ketertiban dan Pajak Dikemas Tanpa Sekat

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Bukan Sekadar Formalitas Kertas: DPUPR Probolinggo Genjot Jasa Konstruksi Lokal Kuasai TKDN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Darurat Narkoba: Langkah Nyata Kapolri dan Tanggung Jawab Bersama Seluruh Bangsa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Ironi Gapura Selamat Datang Pemalang: Tumpukan Sampah Jadi Pemandangan Pertama, DLH Janji Bertindak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Komitmen Tanpa Kompromi Yakuza Maneges: Amankan dan Serahkan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Kediri ke Polisi

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Haji Her Pamekasan Buka Cabang Imawa di Bali, Kejutan Dua Hadiah Umrah Bikin Suasana Haru

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Diduga Edarkan Sabu di Talango Sumenep, 2 Pria Diciduk

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:10 WIB