Jakarta- Suasana akhir pekan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Jakarta Pusat pada hari Sabtu (5/9) terasa berbeda dari biasanya. Sejak pagi, area ruang tunggu tampak dipenuhi oleh anak-anak usia sekolah yang datang bersama keluarga mereka untuk mengikuti program layanan kunjungan khusus anak. Kegiatan ini secara khusus diinisiasi oleh pihak Kanwil Ditjenpas DK Jakarta beserta Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Kanwil Ditjenpas DK Jakarta guna memfasilitasi para Warga Binaan agar dapat berinteraksi langsung dengan buah hati mereka dalam suasana yang lebih hangat dan kekeluargaan.
Kepala Rutan (Karutan) Kelas I Jakarta Pusat, Sumaryo, menuturkan bahwa pemilihan hari Sabtu untuk layanan ini bukanlah tanpa alasan. Menurutnya, program ini memang sengaja dirancang pada akhir pekan untuk mengakomodasi anak-anak yang memiliki kesibukan belajar dari hari Senin hingga Jumat.
“Kami sangat menyadari bahwa hak anak untuk tetap dekat dengan orang tuanya itu penting. Oleh karena itu, kami pilih hari Sabtu agar jadwal kunjungan ini sama sekali tidak mengganggu waktu sekolah mereka,” terang Sumaryo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Guna menunjang kelancaran kegiatan, pihak Rutan Kelas I Jakarta Pusat juga telah melakukan sejumlah penyesuaian fasilitas di area ruang kunjungan. Ruangan ditata sedemikian rupa agar suasananya lebih ramah anak, dan memastikan kawasan tersebut steril dari asap rokok. Langkah ini diambil agar anak-anak yang datang berkunjung merasa nyaman secara psikologis dan tidak merasa takut saat berada di dalam lingkungan Rutan Kelas I Jakarta Pusat.
Selain penyesuaian fasilitas, prosedur pendaftaran untuk kunjungan khusus ini juga dibuat lebih praktis dan cepat, tentunya tanpa mengabaikan standar keamanan rutan.
Sumaryo menambahkan bahwa pihak keluarga yang ingin memanfaatkan layanan ini tidak perlu melewati birokrasi yang berbelit-belit. “Persyaratannya sangat sederhana, keluarga atau wali pendamping cukup menunjukkan Kartu Keluarga (KK) dan kartu pelajar dari anak yang ikut berkunjung kepada petugas di loket pendaftaran,” tegasnya.
Inisiatif positif ini mendapatkan respons yang sangat baik dari para warga binaan dan juga pengunjung. Salah seorang WBP, Budi, mengaku sangat bersyukur bisa kembali berkumpul dan memeluk anaknya setelah sekian lama terhalang oleh jadwal sekolah.
“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Sumaryo dan seluruh petugas rutan yang sudah memfasilitasi kegiatan ini. Bertemu langsung dengan anak memberikan motivasi dan semangat baru bagi saya untuk terus memperbaiki diri selama berada di sini,” tuturnya.( Ragil).








