WONOSOBO — Pertemuan rutin yang menghasilkan sejumlah keputusan strategis, yang salah satunya adalah pemantapan rencana deklarasi organisasi sosial spritual Yakuza Maneges Kedu Raya (Magelang-Wonosobo-Temanggung) yang dijadwalkan berlangsung di penghujung tahun 2026 ini.
Musyawarah dan silaturahmi tersebut bertajuk “Silaturasa” (Silaturahmi Dalam Satu Rasa) berlangsung di Karangasem, Beran, Kepil, Kabupaten Wonosobo, Sabtu (5/9/2026) malam.
Kegiatan musyawarah dipimpin oleh Ketua Wilayah Yakuza Maneges Kedu Raya, Ardiyan Kuncoro, didampingi Sekretaris Dua, Shodik Saebani.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat yang dihadiri perwakilan pengurus (Eksekutif) dan anggota inti serta anggota sindikat dari wilayah Wonosobo, Temanggung, dan Magelang tersebut menyepakati bahwa kegiatan Deklarasi Yakuza Maneges Kedu Raya bakal digelar di Gedung Pemuda Kabupaten Temanggung pada 5 Desember 2026 mendatang.
Guna menyukseskan agenda tersebut, jajaran Eksekutif mulai mematangkan berbagai persiapan teknis dan administratif, mulai dari kelengkapan struktur pengurus, pembuatan atribut legalitas, skema pembiayaan, hingga peta koordinasi kelembagaan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Wilayah Yakuza Maneges Kedu Raya, Ardiyan Kuncoro, selaku pimpinan musyawarah menegaskan kembali komitmen dasar dan arah gerakan organisasi asuhan Den Gus Thuba Topo Broto Maneges cucu ulama kharismatik Gus Miek Kediri, kepada seluruh anggotanya yang hadir.
“Keberadaan Yakuza Maneges berfokus penuh pada kegiatan sosial-keagamaan, penegakan nilai kebaikan (amar ma’ruf nahi mungkar), serta aksi kepedulian masyarakat. Saya mengimbau seluruh anggota untuk senantiasa menjaga marwah organisasi dan tidak menyalahgunakan atribut untuk kepentingan pribadi,” tegas Ardiyan.
Sementara itu, dari sisi persiapan teknis dan administratif, Sekretaris Dua Yakuza Maneges Kedu Raya, Shodik Saebani, menyampaikan bahwa proses penggalangan dana untuk deklarasi yang bersumber dari skema pembiayaan internal sejauh ini berjalan cukup progresif.
Berdasarkan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) sementara, kebutuhan dana deklarasi diperkirakan mencapai ratusan juta, dengan realisasi dana terhimpun saat ini tercatat sebesar sudah mencapai setengahnya.
“Alhamdulillah, terkait realisasi dana untuk deklarasi yang terhimpun saat ini tidak ada kendala sulit. Semua berjalan lancar berkat kebersamaan dan gotong royong seluruh anggota,” ujar Shodik.
Lebih lanjut, Shodik menjelaskan bahwa pihak sekretariat juga telah melakukan koordinasi awal mengenai daftar tamu undangan yang diproyeksikan hadir mengisi susunan acara deklarasi mendatang.
“Kami telah berkoordinasi terkait jajaran undangan yang akan hadir pada acara deklarasi nanti, di antaranya unsur Forkopimda mulai dari Kapolres, Dandim, Ketua DPRD, hingga Bupati. Selain itu, kami juga merangkul para ketua ormas lokal yang saat ini masih aktif serta memiliki basis anggota yang besar,” jelasnya.
Selain agenda deklarasi, musyawarah rutin ini menyepakati penunjukan lokasi basecamp Yakuza Maneges Kabupaten Wonosobo yang bertempat di kompleks Yayasan Az-Zuhriyyah / MTs Ar-Risalah, Kepil.
Untuk memperkuat kas operasional organisasi yang tercatat mengalami defisit, rapat menetapkan skema iuran wajib anggota per selapanan. Skema iuran ini bakal mulai diberlakukan pada pertemuan berikutnya yang rencananya digelar di Kabupaten Magelang.
(Redaksi Yakuza Maneges Pusat)
Penulis : Bimo







