Lapas Cipinang Pastikan Hak Kesehatan Warga Binaan melalui Skrining Penyakit Menular

Selasa, 10 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Detikzone.id- Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang dalam menjamin hak kesehatan Warga Binaan kembali ditunjukkan melalui aksi nyata melalui  pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Penyakit Menular yang digelar pada Selasa (10/6), bertempat di Aula Blok B. Kegiatan ini tidak hanya mencerminkan pemasyarakatan yang humanis, tetapi juga menjadi contoh kolaborasi berdampak antara pemerintah dan masyarakat sipil.

Program ini merupakan hasil sinergi antara Poliklinik Lapas Cipinang, Yayasan Mutiara Maharani, dan Puskesmas Cakung, yang bersama-sama menghadirkan layanan pemeriksaan medis sekaligus penyuluhan kesehatan menyeluruh bagi Warga Binaan, dengan fokus pada deteksi dini HIV, Sifilis, dan hipertensi.

Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, yang hadir langsung dan memantau jalannya kegiatan, menegaskan bahwa layanan kesehatan merupakan hak dasar setiap Warga Binaan yang harus dipenuhi secara profesional dan setara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kesehatan adalah hak fundamental. Melalui kerja sama lintas sektor ini, kami ingin memastikan bahwa Warga Binaan tidak hanya diperiksa secara fisik, tapi juga diberikan pemahaman menyeluruh tentang pentingnya menjaga kesehatan. Ini adalah bentuk nyata dari pemasyarakatan yang peduli dan inklusif,” tuturnya, pada Selasa ( 10/6 ).

Kegiatan dimulai dengan penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh dr. Merri dari Puskesmas Kecamatan Cakung, yang menyoroti pentingnya menjaga kebersihan diri, memahami risiko penyakit menular, serta mengenali gejala secara dini. Ia menekankan bahwa penyakit kulit dan kelamin sering kali menjadi gejala awal dari masalah kesehatan yang lebih serius, dan Warga Binaan perlu diberdayakan untuk menjaga kesehatan secara mandiri.

“Infeksi yang tampak ringan di kulit atau alat kelamin bisa menjadi pintu masuk penyakit menular berbahaya. Edukasi ini penting agar Warga Binaan tidak hanya jadi penerima layanan, tapi juga aktor utama dalam menjaga kesehatannya,” jelasnya.

Setelah penyuluhan, dilakukan pemeriksaan tekanan darah dan skrining HIV/Sifilis kepada puluhan peserta. Hasil awal menunjukkan bahwa seluruh Warga Binaan yang diperiksa dinyatakan negatif HIV dan Sifilis. Namun, sebanyak 10 orang terdeteksi mengalami gejala hipertensi dan langsung mendapatkan rujukan untuk tindak lanjut medis.

Salah satu peserta, HK (53 tahun), mengaku bersyukur atas kesempatan mengikuti pemeriksaan ini. “Kadang di sini kita lupa pentingnya kesehatan. Tapi dengan kegiatan ini, saya merasa diperhatikan dan termotivasi untuk menjaga kesehatan lebih baik,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa program pemasyarakatan yang bersinergi dengan masyarakat sipil mampu menghasilkan manfaat nyata dan berkelanjutan. Tidak hanya menegaskan peran Lapas Cipinang dalam pembinaan, tetapi juga memperluas makna kehadiran lembaga pemasyarakatan sebagai bagian dari sistem pelayanan sosial yang menyeluruh dan inklusif.

Penulis : Ragil

Berita Terkait

Ujung Tombak Kesehatan Mandiri, Dinkes Probolinggo Gembleng Kader Siaga Aktif
Jeda Kunjungan Dokter 33 Jam Berujung Maut, Dewan Pengawas RSUD Waluyo Jati Probolinggo Evaluasi Pelayanan
Kabar Bahagia Warga Sumenep! RSUDMA Bawa Teknologi CT Scan 64 Slice, Tak Ada Lagi Pasien Terlambat Terdiagnosis ​
Suntikan Energi Baru Pelayanan Kesehatan, Dinkes Probolinggo Sambut 24 Dokter Internsip
Hari ke-113, Detikzone.id Terus Bergerak: Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim Menyapa Penjual Kacang, Kopi Keliling hingga Abang Becak
Cegah Stunting dari Hulu, Ketua TP PKK Sumenep Dorong Edukasi Gizi dan Konsumsi Ikan
Benteng Pencegah Wabah, Dinkes Probolinggo Perketat Data Surveilans di 33 Puskesmas
Resmi! RSUD Besuki Buka Layanan Cuci Darah, Warga Besuki Raya Tak Perlu ke Kota Lagi

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Ujung Tombak Kesehatan Mandiri, Dinkes Probolinggo Gembleng Kader Siaga Aktif

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Jeda Kunjungan Dokter 33 Jam Berujung Maut, Dewan Pengawas RSUD Waluyo Jati Probolinggo Evaluasi Pelayanan

Rabu, 30 September 2026 - 14:59 WIB

Kabar Bahagia Warga Sumenep! RSUDMA Bawa Teknologi CT Scan 64 Slice, Tak Ada Lagi Pasien Terlambat Terdiagnosis ​

Senin, 28 September 2026 - 21:15 WIB

Suntikan Energi Baru Pelayanan Kesehatan, Dinkes Probolinggo Sambut 24 Dokter Internsip

Rabu, 23 September 2026 - 19:40 WIB

Hari ke-113, Detikzone.id Terus Bergerak: Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim Menyapa Penjual Kacang, Kopi Keliling hingga Abang Becak

Berita Terbaru

Ilustrasi

DETIK ZONE

Petaka Jam Pelajaran: Siswa SMAN 1 Ambunten Tewas Tenggelam

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:06 WIB