Probolinggo- Aliran sungai di Desa Kedungdalem Kecamatan Dringu Kab.Probolinggo Jawa Timur seketika berubah jadi hitam pekat. Perubahan itu diduga kuat berasal dari pembuangan limbah cair Pabrik Gula (PG) Wonolangan.
Reza (40) salah satu warga Kecamatan Dringu mengatakan,bahwa cairan hitam yang mengalir ke sungai pembuangan limbah dari Pabrik Gula (PG) Wonolangan.
“Warga Dringu sudah faham,itu limbah dari Pabrik Gula (Wonolangan),terlihat jelas dari atas jembatan bandaran air sungai berubah hitam pekat,” ujarnya, Jumat (27/06/2025)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak hanya itu, Pabrik Gula (PG) Wonolangan juga membuang limbah yang menyerupai air panas mendidih,disertai gumpalan asap keluar dari ditempat pembuangan limbah.
“Limbahnya dibuang ke samping pabrik, disisi sungai sebelah barat,” katanya
Sementara, ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Projamim Probolinggo Budi Hariyanto mengutuk pembuangan limbah itu.
Menurut dia, seharusnya PG Wonolangan mengolah limbah sebelum dibuang ke sungai dengan teknologi pengelolaan yang sesuai.
“Mestinya diperhatikan dulu sebelum melakukan tindakan,jangan se enaknya buang limbah sungai,sebab aliran suangai itu mengalir ke laut,ini pencemaran namanya,” ujarnya.
Dikonfirmasi, Kepala General Manager (GM) Pabrik Gula (PG) Wonolangan melalui kepala keamanan,Hermawan mengarahakan kepada wartawan agar konfirmasi ke kepala Desa Kedungdalem
“Sebelum datang kesini,apa sampeyan sudah menemui kepala Desa,”sebutnya.
Hermawan menyampaikan, sebelumnya telah datang beberapa wartawan ke Pabrik Gula (PG) Wonolangan menanyakan terkait pembuangan limbah
“Apa setiap wartawan yang datang harus saya jelaskan satu persatu,” tandasnya dengan nada singkat.
Penulis : Moch Solihin









