Merasa Tertekan Oleh Janda Beranak Dua, Seorang Perjaka Lapor LBH

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekalongan, Detikzone.id- M-A (23) seorang perjaka warga Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan,Jawa Tengah mengaku merasa tertekan lantaran dikejar-kejar oleh seorang janda dengan dua anak berinisial S

Bahkan saking takutnya sang perjaka tersebut, minta didampingi ibunya untuk mendatangi kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Adhyaksa guna meminta perlindungan hukum terkait masalah yang dihadapinya, pada Selasa (15/7)

Kisah nyata sedikit menggelikan ini, berawal dari keduanya MA dan S, berkenalan via platform media sosial, pada beberapa yang lalu. Setelah beberapa kali berkomunikasi, keduanya sepakat untuk copy darat di sekitar daerah Tangkil, Kedungwuni, kemudian melanjutkan pertemuan dengan jalan-jalan ke Kajen untuk saling mengenal lebih jauh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berjalanya waktu, hubungan mereka pun semakin dekat hingga menumbuhkan benih-benih cinta. Dalam dua bulan belakangan ini, keduanyapun kerap menghabiskan waktu bersama di tempat kos.

“Dia ( S) yang sering mengajak bertemu di kamar kos,” ujar M-A.

Akan tetapi ,hubungan mereka rupanya tidak semulus yang dibayangkan, mulai sering menghadapi masalah, seperti kejadian ketika M-A menghapus foto moment kebersamaan mereka yang sebelumnya dijadikan latar belakang layar ponselnya.

“Saya mulai meragukan perasaannya, apalagi setelah melihat beberapa percakapannya dengan laki-laki lain yang menurut saya terlalu akrab. Karena itu, saya memutuskan untuk menjaga jarak,” tambah perjaka yang berprofesi sebagai penjahit ini.

Masalah semakin rumit ketika S datang bersama seorang pria yang mengaku sebagai pamannya dan melontarkan ancaman kepada M-A. Mereka menuntut agar M-A menikahi S, dan jika tidak, akan melaporkannya ke pihak berwajib.

“Beberapa hari yang lalu, dia datang ke rumah bersama pakdenya, yang katanya seorang anggota kepolisian. Mereka mengancam akan membawa masalah ini ke jalur hukum jika saya tidak mau menikahinya,” kata M-A.

Pihak LBH Adhyaksa, melalui kuasa hukum Didik Pramono, menyatakan siap memberikan pendampingan hukum kepada M-A.

“Kami akan mendampingi M-A apabila ada langkah hukum yang diambil oleh pihak lawan,” ujarnya.( Ragil).

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Diduga Tipu Korban dengan Janji Manis, Perempuan Asal Talkandang Resmi Ditahan Polres Situbondo
Gerak Cepat Polsek Masalembu Polresta Sumenep! Dua Nelayan Dibekuk Usai Gagal Curi Motor
Jalanan Probolinggo Darurat Debu, Truk Tambang Tanpa Terpal Bebas Beraksi, Polisi Bungkam
KAKI Jatim Beri Nilai Positif untuk Kajari Bangkalan
Proyek Irigasi DI Taposan Probolinggo Rp325 Juta Tuai Polemik: Petani Kelimpungan, Bangunan Baru Bocor
Sakit Hati Usai Bercerai, Pria di Kediri Nekat Bakar Rumah dan Kendaraan Mantan Istri
Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?
LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:51 WIB

Diduga Tipu Korban dengan Janji Manis, Perempuan Asal Talkandang Resmi Ditahan Polres Situbondo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:58 WIB

Gerak Cepat Polsek Masalembu Polresta Sumenep! Dua Nelayan Dibekuk Usai Gagal Curi Motor

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:58 WIB

Jalanan Probolinggo Darurat Debu, Truk Tambang Tanpa Terpal Bebas Beraksi, Polisi Bungkam

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:59 WIB

KAKI Jatim Beri Nilai Positif untuk Kajari Bangkalan

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:14 WIB

Proyek Irigasi DI Taposan Probolinggo Rp325 Juta Tuai Polemik: Petani Kelimpungan, Bangunan Baru Bocor

Berita Terbaru