KMP Drajat Paciran Perdana Layani Rute ke Bawean, Untuk Mobilitas Barang dan Warga Bawean

Selasa, 22 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para penumpang saat turun dari Kapal KMP Drajat Paciran di Pelabuhan Penyeberangan Bawean

Para penumpang saat turun dari Kapal KMP Drajat Paciran di Pelabuhan Penyeberangan Bawean

Bawean – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Drajat Paciran, melakukan layanan perdana penyeberang ke Pulau Bawean dari Pelabuhan Paciran Lamongan, Minggu malam (20/7/2025).

Kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry ini, berangkat dari Pelabuhan Paciran sekitar pukul 22.30 WIB, dan sandar atau berlabuh di Pelabuhan Penyeberangan Bawean sekitar pukul 07.00 WIB, Senin (21/7/2025). Sekitar 8 jam perjalanan.

Dengan hadirnya kapal pengganti KMP Gili Iyang yang melakukan docking tahunan ini, menjadi harapan baru untuk mobilitas barang dan warga Pulau Bawean.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu penumpang KMP Drajat Paciran, H Mohammad Nur bersyukur atas terlaksana trayek baru, KMP Drajat Paciran yang melayani penyeberangan Bawean. Hal tersebut, kata dia, tidak lepas dari tokoh masyarakat NU, Muhammadiyah, dan AKD Pulau Bawean yang memberikan dukungan aspirasi, untuk keberlangsungan trayek ini.

H. Muhammad Nur saat diwawancarai awak media detikzone.id

“Alhamdulillah, perjalanan lancar dan tiba di Pulau Bawean,”ucapnya, Senin (21/7/2025).

Pria yang juga pengusaha di bidang Jasa Pelabuhan Bawean itu, menyebut bahwa keberangkatan KMP Drajat Paciran tidak lepas dari pengajuan yang ia lakukan. Setelah mendapatkan aspirasi dan dukungan tokoh masyarakat, ia mengajukan permohonan keberadaan KMP Drajat Paciran, kepada Dirjen Perhubungan Darat.

“Jadi penting saya sampaikan, bahwa keberangkatan KMP Drajat melayani pelayaran ke Pulau Bawean. Bermula dari surat atas nama “Ikatan Peduli Masyarakat Bawean” yang kami ajukan ke Dirjen Perhubungan Darat, pada tanggal 11 Juni lalu. Tanggal 16 Juni, ada surat balasan tentang penambahan layanan angkutan penyeberangan kapal, pengganti KMP Gili Iyang yang melakukan docking tahunan,” paparnya.

“Hingga akhirnya pihak ASDP memberikan layanan angkutan penyeberangan, melalui KMP Drajat Paciran,” sambung pria yang juga Ketua Ikatan Peduli Masyarakat Bawean itu.

Menurut dia, dalam pelayanan penyeberangan perdana okupansi penumpang KMP Drajat tidak terlalu ramai. Lantaran memang masih banyak masyarakat belum tau tentang KMP Drajat Paciran. Namun, pihaknya optimis layanan KMP Drajat Paciran ini, menjadi transportasi andalan untuk membantu perekonomian, dari distribusi barang ke Bawean maupun dari Pulau Bawean.

“Penumpang memang tidak terlalu banyak, namun kendaraan full. Semua terangkut, dan berlayar ke Pulau Bawean. Ini sangat terbantu, mengingat ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di Pulau Bawean,” jelasnya.

Untuk itu, melihat mobilitas angkutan barang yang merupakan pokok dari kebutuhan masyarakat di Bawean. KMP Drajat Paciran, menjadi salah satu alternatif kapal untuk tambahan penyeberangan Pulau Bawean – Paciran maupun sebaliknya.

“Nanti kami akan minta rekomendasi dari para tokoh masyarakat, sekaligus para pihak terkait. Berharap KMP Drajat Paciran bisa melayani, tidak hanya sebagai pengganti saja,” harapnya.

Sementara itu, Supervisi KMP Gili Iyang Lintasan Pelabuhan Penyeberangan Pulau Bawean, Slamet Imam M menambahkan dari pelayaran perdana KMP Drajat Paciran, jurusan Paciran – Bawean. Membawa 66 unit kendaraan sepeda motor atau roda dua.

“Lalu truk 31 unit, mobil pribadi 6 unit, pick up 5 unit. Total 42 unit, dan 60 penumpang,” ujarnya.

Sekedar informasi, KMP Drajat Paciran secara reguler melayani pelayaran Paciran – Bahaur Kalimantan Tengah. Karena ada usulan dan pengajuan dari masyarakat Pulau Bawean, kapal ini,bisa melayani trayek Pulau Bawean. Setelah sebelumnya melakukan beberapa koordinasi dengan pihak terkait.

Kapal KMP Drajat Paciran memiliki kapasitas 350 penumpang, dan puluhan kouta jumlah kendaraan.

Penulis : Abd. Hamid

Berita Terkait

Nonton Konser Ari Lasso, Mbak Wali Ajak Warga Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kota Kediri yang Mapan
FORKOGAKUM Soroti Febrie Adriansyah Tak Diborgol dan Tanpa Rompi Tahanan, Desak Kejagung Tegakkan SOP Secara Konsisten
24 Tahun Menetap dan Berusaha, Warga Warpat Puncak Digusur: BPBH GIBAS Desak DPRD Buka Status Lahan dan Pastikan Keadilan
Semarak HUT RI ke-81, Kesbangpol Pemalang Ajak Warga Kibarkan Merah Putih Selama Sebulan Penuh
Bukan Cuma Konten Kreator, Cara Unik Diperta Probolinggo Cetak ‘Peternak Cilik’ Lewat Anak Ayam
Amukan Angin Kencang Luluhlantakkan Pemalang, Rumah Tertimpa Pohon, Listrik Padam
Di Balik Jeruji, WBP Perempuan Rutan Pemalang Rajut Harapan Baru, Benang Disulap Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Kemarau Mengancam, Damkar Pemalang Siaga Penuh Hadapi Ancaman Kebakaran Lahan Kering

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:07 WIB

Nonton Konser Ari Lasso, Mbak Wali Ajak Warga Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kota Kediri yang Mapan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:41 WIB

FORKOGAKUM Soroti Febrie Adriansyah Tak Diborgol dan Tanpa Rompi Tahanan, Desak Kejagung Tegakkan SOP Secara Konsisten

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:09 WIB

24 Tahun Menetap dan Berusaha, Warga Warpat Puncak Digusur: BPBH GIBAS Desak DPRD Buka Status Lahan dan Pastikan Keadilan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:00 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Kesbangpol Pemalang Ajak Warga Kibarkan Merah Putih Selama Sebulan Penuh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:13 WIB

Bukan Cuma Konten Kreator, Cara Unik Diperta Probolinggo Cetak ‘Peternak Cilik’ Lewat Anak Ayam

Berita Terbaru