Potret Senja Pilu Buruh Lansia di Kediri: Terjebak Perbudakan Kapitalis, Menuntut Hak di Tengah Ketidakpastian

Selasa, 22 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, Detikzone.id – Di usia senja yang seharusnya dihabiskan dengan tenang di rumah, Agus Suparjo (69), Slamet Pribadi (67), dan 14 lansia lainnya, korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak dari PT. Triple S, justru harus berjuang di jalanan.

Mereka mendirikan tenda perjuangan di depan Hotel Insumo, yang kabarnya milik keluarga mantan Direktur Utama PT. Triple S, Sutrisno Soni Sandra.

Perjuangan ini bukan tanpa pengorbanan. Salah satu rekan mereka, Mohamad Suko (69), telah meninggal dunia tahun lalu (2024) setelah ikut berjuang menuntut haknya. Kini, rekan-rekannya yang masih hidup terus mengusung asa keadilan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seharusnya saya ini sudah waktunya menikmati masa tua di rumah lho mas, malah ini tidur di trotoar beralaskan terpal bekas yang tipis, cuaca nya sedang dingin juga,” tutur Slamet Pribadi dengan mata berkaca-kaca kepada awak media, menggambarkan betapa pilunya kondisi mereka.

Sementara Karmijan (60), lansia korban PHK lainnya, juga menyuarakan keluhannya.

“Kami ini anak bangsa yang tertindas, ke mana lagi kami harus mencari keadilan, kami ini orang kecil, karyawan rendahan, buat makan saja susah apalagi membiayai proses Pengadilan,” ujarnya.

Ia juga merasakan minimnya dukungan dari pemerintah.

“Negara tidak hadir bagi rakyatnya, pemerintah tutup mata semua, tidak punya hati nurani dan malah terindikasi membela pengusaha, membela orang punya duit,” imbuh Karmijan dengan emosional.

Disisi lain, Solidaritas Aspera (Aliansi Pekerja/Buruh Kediri Raya) yang bernaung di bawah SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) menunjukkan keprihatinan mendalam atas nasib 16 karyawan korban PHK ini.

“Kami benar-benar peduli dengan nasib pekerja/buruh, kami tidak dibayar malah menyumbang, pekerja pun berinisiatif untuk patungan/urunan (swadaya membiayai diri sendiri),” ungkap Hari, Ketua Aspera.

Hari juga menyesalkan respons pemerintah yang menurutnya tidak sensitif.

“Pemerintah malah mempolitisir kegiatan kami ini sebagai kegiatan LSM atau Ormas yang mereka beri label atau dicitrakan negatif, benar-benar tidak punya hati nurani,” pungkas Hari, menunjukkan kekecewaannya terhadap pihak berwenang.

Perjuangan para buruh lansia ini menjadi cermin betapa rentannya kaum pekerja di hadapan kekuatan kapitalis dan absennya negara dalam melindungi hak-hak dasar warganya.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Nonton Konser Ari Lasso, Mbak Wali Ajak Warga Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kota Kediri yang Mapan
FORKOGAKUM Soroti Febrie Adriansyah Tak Diborgol dan Tanpa Rompi Tahanan, Desak Kejagung Tegakkan SOP Secara Konsisten
24 Tahun Menetap dan Berusaha, Warga Warpat Puncak Digusur: BPBH GIBAS Desak DPRD Buka Status Lahan dan Pastikan Keadilan
Semarak HUT RI ke-81, Kesbangpol Pemalang Ajak Warga Kibarkan Merah Putih Selama Sebulan Penuh
Bukan Cuma Konten Kreator, Cara Unik Diperta Probolinggo Cetak ‘Peternak Cilik’ Lewat Anak Ayam
Amukan Angin Kencang Luluhlantakkan Pemalang, Rumah Tertimpa Pohon, Listrik Padam
Di Balik Jeruji, WBP Perempuan Rutan Pemalang Rajut Harapan Baru, Benang Disulap Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Kemarau Mengancam, Damkar Pemalang Siaga Penuh Hadapi Ancaman Kebakaran Lahan Kering

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:07 WIB

Nonton Konser Ari Lasso, Mbak Wali Ajak Warga Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kota Kediri yang Mapan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:41 WIB

FORKOGAKUM Soroti Febrie Adriansyah Tak Diborgol dan Tanpa Rompi Tahanan, Desak Kejagung Tegakkan SOP Secara Konsisten

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:09 WIB

24 Tahun Menetap dan Berusaha, Warga Warpat Puncak Digusur: BPBH GIBAS Desak DPRD Buka Status Lahan dan Pastikan Keadilan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:00 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Kesbangpol Pemalang Ajak Warga Kibarkan Merah Putih Selama Sebulan Penuh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:13 WIB

Bukan Cuma Konten Kreator, Cara Unik Diperta Probolinggo Cetak ‘Peternak Cilik’ Lewat Anak Ayam

Berita Terbaru