Situbondo, Detikzone.id – Aksi tak terduga terjadi di Jalur Pantura, tepatnya di depan Wisata Pasir Putih Situbondo, Senin (28/07/2025) sekitar pukul 12.00 WIB. Sebuah video amatir berdurasi 20 detik memperlihatkan puluhan orang memblokade jalan, yang ternyata merupakan aksi spontanitas dari 68 karyawan Perusda Pasir Putih.
Aksi yang berlangsung sekitar 3 hingga 5 menit tersebut diduga dipicu oleh rasa kecewa dan cemas para karyawan atas informasi pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran, yang mencuat setelah mereka mengikuti rapat koordinasi dan sosialisasi di Hotel Sidomuncul 2.
Rapat itu sendiri dihadiri sejumlah pejabat penting, seperti Kadispora Kabupaten Situbondo, Kepala BKPSDM, Camat Bungatan, dan Kapolsek Bungatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seorang karyawan yang turut hadir dalam rapat, dan enggan disebutkan namanya, membenarkan adanya aksi tersebut.
“Benar mas, tadi sempat ada aksi dari teman-teman menutup jalan sebagai bentuk kekecewaan akan adanya informasi PHK besar-besaran oleh pihak Pemkab. Saya juga bingung, kalau di-PHK, mau kerja apa?” ujarnya dengan nada kecewa.
Media Detikzone mencoba meminta klarifikasi kepada Kapolsek Bungatan. Namun, menurut Kanit Reskrim Polsek Bungatan, Nanang, Kapolsek sedang tidak berada di kantor karena tengah mengikuti rapat.
“Kapolsek sedang tidak di kantor mas, sedang ikut rapat. Yang ada saya dan rekan-rekan,” jelas Nanang.
Petugas Satpol PP bernama Hari, yang ikut mengamankan lokasi kejadian, juga membenarkan aksi tersebut.
“Tadi sempat ada aksi menutup jalan sekitar dua menit oleh karyawan Perusda Pasir Putih setelah mereka keluar dari rapat di Sidomuncul 2,” ujarnya.
Tadi sempat ada aksi menutup jalan sekitar dua menit oleh karyawan Perusda Pasir Putih setelah mereka keluar dari rapat di Sidomuncul 2,” ujarnya.
Rapat yang selesai sekitar pukul 12.00 WIB itu disebut sebagai rapat koordinasi dan sosialisasi. Namun, justru menimbulkan kegaduhan akibat informasi yang berkembang soal rencana PHK terhadap puluhan karyawan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih belum berhasil mendapatkan konfirmasi resmi dari Bupati Situbondo, Sekdakab, Kadispora, maupun Kepala BKPSDM Kabupaten Situbondo.
Penulis : Anton








