Mahasiswi Sastra Jepang Unitomo Torehkan Prestasi, Bidik Beasiswa Monbukagakusho ke Negeri Sakura

Senin, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Senyum bahagia tak bisa disembunyikan Lailatus Shafa Shofyta saat namanya diumumkan sebagai Wisudawan Terbaik Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Sastra, Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya pada prosesi wisuda, Jumat (26/9).

Predikat itu menjadi buah manis dari perjalanan panjangnya menekuni bahasa dan budaya Jepang. Ketertarikannya bermula dari sekadar hobi menonton anime semasa SMA. Namun, rasa ingin tahu yang terus tumbuh membuatnya belajar bahasa Jepang secara otodidak hingga akhirnya memilih kuliah di Sastra Jepang Unitomo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya saya cuma suka anime. Tapi semakin lama, saya ingin bisa berbahasa Jepang dengan baik, memahami budaya, dan bahkan punya mimpi untuk bisa ke Jepang,” ujarnya selepas prosesi wisuda.

Perjalanan kuliah Shafa tidak selalu mudah. Jika di semester awal ia merasa masih ringan, memasuki semester berikutnya tantangan semakin kompleks. Puncaknya pada semester enam, ketika ia harus menjalani KKN, mengurus bunkasai (festival budaya Jepang), sekaligus mempersiapkan diri untuk ujian Japanese Language Proficiency Test (JLPT) N3.

“Semester itu paling berat, tapi semua bisa dilewati. Akhirnya saya lulus N3 di 2022,” ucapnya bangga.

Berkat sertifikat JLPT N3, Shafa berani melangkah lebih jauh dengan mengejar Beasiswa Monbukagakusho. Meski sempat gagal di tahap ujian tulis tahun 2023, ia tidak menyerah. Berkat rekomendasi dosen, ia kembali mencoba melalui jalur University to University (U to U) dengan Universitas Okayama, Jepang.

“Bagi saya, beasiswa Monbukagakusho adalah pijakan besar untuk meraih mimpi. Saya ingin memperdalam bahasa Jepang, mempelajari budaya, dan membangun jejaring internasional,” katanya penuh semangat.

Rektor Unitomo, Prof. Dr. Siti Marwiyah, turut memberi apresiasi. “Ia membuktikan bahwa mimpi besar bisa lahir dari hal sederhana. Dengan ketekunan, ia berhasil menjadi wisudawan terbaik,” tutur Rektor.

Hari ini, Lailatus Shafa Shofyta resmi menutup masa studinya dengan predikat terbaik di Prodi Sastra Jepang. Dari sekadar penikmat anime di bangku SMA, kini ia menjelma menjadi lulusan berprestasi, dengan langkah kian dekat menuju Negeri Sakura.

Penulis : Ahmadineja

Berita Terkait

BIAS di SDN Panaongan III: Imunisasi, Edukasi Kusta, dan Pelajaran Kesehatan yang Disambut Hangat Siswa
SDN Panaongan III Jadi Contoh Konsistensi Jalankan Perbup Bahasa Madura dalam Safari Pendidikan Sumenep
Dari Blangkon ke Buku, Agus Sugianto Tinggalkan Jejak Untuk Masa Depan SDN Panaongan III Sumenep
Kilas Nostalgia Himpun Alumni IQDA 1997–2026, IKA UIN Madura Resmi Diluncurkan
Menutup Agustus dengan Doa dan Kebersamaan, Pasongsongan Gelar Malam Resepsi HUT RI ke-81
Masih SMP, Dua Bocah di Pemalang Memulung hingga Malam Demi Uang, Generasi Emas atau Generasi Cemas?
WCC III Sukses Digelar di Sumenep, MAPALA WIRASTA UNIJA Dorong Regenerasi dan Prestasi Atlet Panjat Tebing Jawa Timur
Final Lomba Mewarna Damar Kurung Tingkat Kabupaten Gresik Digelar Meriah di Gress Mall

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 14:57 WIB

BIAS di SDN Panaongan III: Imunisasi, Edukasi Kusta, dan Pelajaran Kesehatan yang Disambut Hangat Siswa

Rabu, 9 September 2026 - 17:59 WIB

SDN Panaongan III Jadi Contoh Konsistensi Jalankan Perbup Bahasa Madura dalam Safari Pendidikan Sumenep

Selasa, 8 September 2026 - 19:43 WIB

Dari Blangkon ke Buku, Agus Sugianto Tinggalkan Jejak Untuk Masa Depan SDN Panaongan III Sumenep

Minggu, 6 September 2026 - 17:06 WIB

Kilas Nostalgia Himpun Alumni IQDA 1997–2026, IKA UIN Madura Resmi Diluncurkan

Rabu, 2 September 2026 - 21:50 WIB

Menutup Agustus dengan Doa dan Kebersamaan, Pasongsongan Gelar Malam Resepsi HUT RI ke-81

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB