Peredaran Rokok Ilegal ST16MA Asal Pamekasan Kian Barbar, Bandar Aman, Bea Cukai Ciut

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peredaran rokok ilegal merk ST16MA asal Pamekasan semakin merajalela. Bandar besar tetap bebas beroperasi, sementara aparat Bea Cukai terkesan ciut nyali menindak pelaku. Warga dan pengamat menilai pembiaran ini merugikan negara dan menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat.

Peredaran rokok ilegal merk ST16MA asal Pamekasan semakin merajalela. Bandar besar tetap bebas beroperasi, sementara aparat Bea Cukai terkesan ciut nyali menindak pelaku. Warga dan pengamat menilai pembiaran ini merugikan negara dan menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat.

PAMEKASAN – Peredaran rokok ilegal di Bumi Gerbang Salam kian merajalela. Pengusaha nakal seolah kebal hukum, sementara Bea Cukai Madura yang kini dipimpin Novian Dermawan hanya berani menindak pedagang kecil di toko-toko kelontong. Sementara para bandar besar, termasuk pabrik rokok ilegal merk ST16MA yang ditengarai milik Haji “SI”, tetap bebas beroperasi di Kabupaten Pamekasan.

Sejumlah warga mengungkapkan, aparat penegak hukum setempat dan Bea Cukai Madura sejatinya mengetahui keberadaan pabrik dan jaringan distribusi rokok ilegal tersebut. Namun, hingga kini tidak ada tindakan tegas yang dilakukan.

“Kalau Aparat dan Bea Cukai benar-benar ingin, menangkap pelaku itu gampang. Tapi ini seakan sengaja dibiarkan,” ungkap salah seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rokok ilegal merk ST16MA ini beredar luas di Pamekasan dan sekitarnya, menimbulkan kerugian negara dari sisi pajak dan cukai serta mencederai keadilan usaha produsen legal.

Anehnya, meski Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sudah menegaskan akan menindak tegas semua pihak yang terlibat, termasuk di Bea Cukai, peredaran rokok ini tetap berlangsung tanpa hambatan.

Aktivis Peduli Bea Cukai, Ahmadi, mengecam kinerja Bea Cukai Madura yang dianggap tidak produktif. Ia menyebut pembiaran ini mencoreng wajah penegakan hukum di Madura.

“Kalau hanya pedagang kecil, gampang saja ditindak. Tapi kalau sudah bandar besar, semua aparat diam. Bubarkan saja Bea Cukai yang bercokol di Bumi Gerbang Salam!” tegasnya.

Bebasnya bisnis rokok ilegal ini dianggap sebagai tamparan keras bagi komitmen Presiden Prabowo Subianto yang ingin menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Publik pun kini menanti apakah Menkeu Purbaya akan turun langsung ke Pamekasan untuk membongkar mafia rokok ilegal dan membuktikan bahwa janjinya bukan sekadar retorika.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Bea Cukai Madura, Novian Dermawan, maupun Haji “SI” belum dapat dimintai konfirmasi terkait maraknya rokok ilegal yang bersarang di wilayah hukum Bea Cukai Madura.

Peredaran ST16MA yang bebas merajalela di Pamekasan menjadi simbol kegagalan aparat dan Bea Cukai dalam menegakkan hukum, sekaligus memperlihatkan bahwa mafia rokok ilegal masih leluasa beroperasi di bawah bayang-bayang pembiaran aparat.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Dari Situbondo ke Banyuwangi, Perjuangan Mencari Keadilan Berbuah Apresiasi untuk POMAL
Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih
Remaja Situbondo Diduga Dianiaya Prada TNI AL di Dalam Rumah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Pengusaha Rokok Madura Kompak Melawan! Tolak SKM Golongan III Berlaku Nasional, Khawatir Industri Lokal Tumbang dan Ribuan Pekerja Kehilangan Harapan
Kue Ulang Tahun Picu Badai Etik! Kasat Reskrim Polres Sidrap Dilaporkan ke Propam Mabes Polri
Usai Menggetarkan Indonesia Lewat Sederet Aksi Kemanusiaan Secara Masif, Founder BIP Ali Zainal Abidin Kini Luncurkan LBH Gratis untuk Masyarakat Kecil
Bumi Pamekasan Terancam, PMII Desak Penertiban Tambang Ilegal
Operasi Rokok Ilegal di Candi Sidoarjo Tuai Sorotan, Pedagang Kecil Mengeluh, Pabrik Besar Belum Tersentuh?

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 20:05 WIB

Dari Situbondo ke Banyuwangi, Perjuangan Mencari Keadilan Berbuah Apresiasi untuk POMAL

Senin, 1 Juni 2026 - 10:41 WIB

Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih

Senin, 1 Juni 2026 - 00:06 WIB

Remaja Situbondo Diduga Dianiaya Prada TNI AL di Dalam Rumah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:12 WIB

Pengusaha Rokok Madura Kompak Melawan! Tolak SKM Golongan III Berlaku Nasional, Khawatir Industri Lokal Tumbang dan Ribuan Pekerja Kehilangan Harapan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:17 WIB

Kue Ulang Tahun Picu Badai Etik! Kasat Reskrim Polres Sidrap Dilaporkan ke Propam Mabes Polri

Berita Terbaru

NASIONAL

Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 

Senin, 1 Jun 2026 - 21:04 WIB