Rencana Renovasi Rumah Picu Bentrok Keluarga di Pamekasan, Pria 60 Tahun Jadi Korban Pemukulan

Senin, 13 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN – Perselisihan keluarga berujung penganiayaan terjadi di salah satu rumah warga di Jalan Purba No. 96, Kelurahan Barurambat Kota, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan, pada Senin (8 September 2025).

Peristiwa ini bermula dari rencana perbaikan atap rumah yang dianggap sudah tidak layak pakai, hingga akhirnya memicu bentrok antar saudara kandung.

Korban bernama Utoyo Rahman (60) menjelaskan, sebelum melakukan pembongkaran atap rumah, dirinya telah berkoordinasi dengan kakaknya yang berdomisili di Kabupaten Sampang. Dari hasil komunikasi tersebut, Utoyo mengaku telah mendapatkan persetujuan penuh untuk melakukan perbaikan pada Minggu (12 Oktober 2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 “Sudah saya sampaikan sebelumnya, dan kakak saya menyetujui karena atapnya memang sudah rusak,” ujar Utoyo saat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.

Perselisihan Terjadi Saat Proses Pembongkaran

Perselisihan terjadi pada saat proses penurunan genting rumah hampir selesai, menyisakan sekitar satu meter bagian atap.

Awalnya, pekerjaan berjalan lancar. Namun tiba-tiba datang dua saudara korban, masing-masing Faridatul Hasanah (FH), 54 tahun, dan Budi (B), serta seorang keponakan berinisial F.

“Mereka awalnya hanya berdiri di teras. Tetapi kemudian keponakan saya, F, memeriksa bagian atap dan melapor ke tantenya FH. Tak lama kemudian, FH langsung masuk melalui pintu belakang dan memukul saya di punggung kiri sebanyak empat kali,” ungkap Utoyo.

Korban sempat dilerai oleh keponakannya berinisial H, namun FH kembali melayangkan pukulan, disusul aksi pencekikan oleh adiknya, B.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami memar di bagian punggung dan sesak napas akibat cekikan.

Latar Belakang Sengketa

Diketahui, korban dan pelaku merupakan saudara kandung dari tujuh bersaudara. Hanya dua di antaranya, yakni FH dan B, yang diketahui tidak setuju dengan rencana perbaikan rumah peninggalan orang tua mereka.

Merasa dirugikan atas tindakan kekerasan tersebut, korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polres Pamekasan pada Jumat (10 Oktober 2025), dengan didampingi oleh tim kuasa hukumnya.

“Saya hanya ingin masalah ini diselesaikan dengan baik dan sesuai ketentuan hukum,” tegas Utoyo, Minggu (12 Oktober 2025).

Polisi Turun Tangan

Sementara itu, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami dugaan tindak penganiayaan dalam sengketa keluarga tersebut.

Kasus ini kini masih dalam proses penyelidikan oleh aparat kepolisian Polres Pamekasan.

 

Penulis : HN

Berita Terkait

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa
Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita
Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri
Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?
Perhiasan Emas 150 Gram Hilang Misterius, Keluarga di Sumenep Lapor Polisi
Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?

Berita Terbaru