Setengah Miliar Lebih Anggaran Adv DPRD Probolinggo Dipertanyakan, Dinilai Tidak Transparan

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, detikzone.id – Anggaran sebesar lebih dari setengah miliar rupiah yang dialokasikan untuk belanja media cetak, online, dan televisi oleh Sekretariat DPRD Kabupaten Probolinggo tahun 2025 kini menuai sorotan. Anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Probolinggo ini terdaftar dalam Sistem Informasi Rencana Umum (SIRUP) LKPP dengan rincian belanja yang mencakup media online, televisi, dan media cetak.

Menurut data yang tertera, belanja untuk media online dan televisi, dengan spesifikasi pekerjaan online sebanyak 13 kali selama 6 bulan dan televisi sebanyak 1 kali dalam 6 bulan, total menghabiskan anggaran sebesar Rp 450.000.000. Pengadaan dilakukan dengan metode Pengadaan Langsung (PL). Sementara itu, belanja untuk jasa media cetak dan advertorial media online/televisi, dengan rincian koran ukuran 7 kolom x 130 MM, menghabiskan anggaran sebesar Rp 112.000.000 melalui metode E-purchasing.

Dengan total anggaran belanja adv sebesar Rp 572.500.000, anggaran tersebut seharusnya bisa mencakup banyak media yang tersebar di Kabupaten Probolinggo. Namun, belakangan ini, alokasi anggaran tersebut justru dipertanyakan oleh sejumlah media lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembagian Anggaran yang Tidak Merata
Terkait anggaran besar tersebut, beberapa media di Kabupaten Probolinggo mengungkapkan kekecewaannya. Menurut informasi yang dihimpun, hanya beberapa media yang mendapatkan alokasi publikasi dari Sekretariat DPRD sepanjang tahun 2025, sementara media lainnya tidak mendapatkan kesempatan yang sama.

Sumber yang enggan disebutkan namanya, salah satu awak media di Probolinggo, menyatakan bahwa pembagian anggaran publikasi tidak merata.

“Sepengetahuan saya, banyak rekan-rekan media yang tidak mendapatkan dana publikasi sama sekali. Itu pun jika ada, anggarannya sangat kecil, sekitar Rp 1,5 juta per kali tayang,” ujar sumber tersebut saat diwawancarai pada Senin, 1 Desember 2025.

Pertanyaan Tentang Transparansi
Beberapa pihak menganggap bahwa pembagian anggaran yang tidak merata ini menciptakan ketidaktransparanan dalam pengelolaan anggaran publikasi. Media yang tidak mendapatkan alokasi anggaran merasa dirugikan, sementara publikasi di beberapa media yang mendapatkan dana tersebut dinilai tidak proporsional dengan besarnya anggaran yang dikeluarkan.

Hingga berita ini ditayangkan, upaya konfirmasi yang dilakukan oleh detikzone.id kepada Sekretariat DPRD Kabupaten Probolinggo, melalui pesan WhatsApp kepada Christian Yulius, selaku Sekretaris DPRD Kabupaten Probolinggo, belum membuahkan jawaban. Pesan yang dikirimkan tidak mendapat tanggapan.

Anggaran publikasi yang besar ini seharusnya bisa dimanfaatkan dengan adil dan transparan untuk mendukung pemberitaan yang seimbang di Kabupaten Probolinggo. Namun, ketidakjelasan dan ketidakmerataan alokasi anggaran justru menambah keraguan di kalangan media lokal, yang berharap ada kejelasan dan keterbukaan dalam penggunaan anggaran publikasi tersebut.

Berita Terkait

Isu “Sapi Raib” BUMDes Paowan Dibantah, Pemdes Tegaskan Penjualan Sudah Sesuai Prosedur
Pamit Cari Sapi, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Baluran
Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot
Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi
Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa
Pusaran Gelap Pita Cukai Madura: Dugaan Pelanggaran Sistemik Seret PR HJS Mdr Pamekasan, KPK Dalami Jejak Skandal
Janji Busuk Pihak BTN Sumenep, Sertifikat Atas Nama Nasabah Hingga Kini Tak Diberikan Meski Rumah Lunas 4 Bulan Lalu
Sudah Kelewat Batas! Sertifikat KPR BTN Sumenep Tertahan 4 Bulan Meski Sudah Lunas

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Isu “Sapi Raib” BUMDes Paowan Dibantah, Pemdes Tegaskan Penjualan Sudah Sesuai Prosedur

Kamis, 16 April 2026 - 23:07 WIB

Pamit Cari Sapi, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Baluran

Selasa, 14 April 2026 - 19:03 WIB

Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot

Senin, 13 April 2026 - 14:18 WIB

Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi

Senin, 13 April 2026 - 12:29 WIB

Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa

Berita Terbaru