Praneda Care Foundation Serukan Persatuan dan Gotong Royong: Penderitaan Masyarakat Aceh dan Sumatera Adalah Penderitaan Kita

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang — Praneda Care Foundation menyerukan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk bersatu dan bergotong royong, karena penderitaan masyarakat Aceh dan Sumatera adalah penderitaan kita semua. Seruan ini disampaikan seiring dengan aksi kemanusiaan nyata yang dilakukan lembaga filantropi ini di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Hingga kini, warga masih menghadapi keterbatasan listrik dan sarana dasar pascabencana. Menanggapi kondisi tersebut, tim Praneda Care Foundation berangkat dari Jakarta dipimpin Tysar Praneda, didampingi Zaky, Noel, dan Bimas, membawa berbagai bantuan vital seperti genset, lampu penerangan, kompresor air, alat pertanian, tandon air, kompor gas, kelambu, sejadah, mukena, sepatu bot, obat-obatan, jerigen, dan solar. Bantuan ini disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak, termasuk Kota Lintang Bawah, Rantau, Desa Bundar, Bandar Pusaka, dan Desa Babo, agar warga dapat kembali beraktivitas dan menata kehidupan sehari-hari.
Setibanya di lokasi, kedatangan tim disambut hangat oleh masyarakat, sementara Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan.

Tysar Praneda memimpin langsung tim Praneda Care Foundation saat penyaluran bantuan kemanusiaan di Aceh Tamiang, sebagai bagian dari upaya mendukung pemulihan masyarakat pascabencana.

“Kami menyerukan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk bersatu, bergotong royong, dan peduli sesama. Penderitaan warga Aceh dan Sumatera adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Yessy Praneda, pendiri Praneda Care Foundation.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan ini tidak hanya menyentuh aspek material, tetapi juga memiliki nilai edukatif. Praneda Care Foundation menekankan pentingnya solidaritas sosial, gotong royong, dan kerja sama komunitas dalam menghadapi dampak bencana alam. Dengan aksi nyata dan tepat sasaran, masyarakat terdampak mendapatkan kesempatan untuk pulih lebih cepat, menjaga kesehatan, dan kembali produktif.

Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, antara lain Keluarga Besar Hukum Universitas Trisakti, Brian Praneda, Andi Verawati, Imelda, Nova Paloh, Lanny Bambang, Husna Sherly, Ferlita Shafri, Inggriani Theresia, Oscar Stevanus, Masagus Umar Fuad, Ferra Violita, Ajib, Warsih, Lita (Mama Tom), Kak Mitta, Fitri Nur Eliza, dan Irfan Syahputra, Sekretaris DPD Nasdem Tamiang, yang memastikan bantuan tersalur tepat sasaran.
Salah satu warga, Chaidir Azhar, menyampaikan rasa syukurnya.

“Alhamdulillah, bantuan dari Praneda Care Foundation sangat berarti. Ini bukan sekadar materi, tetapi dorongan moral dan harapan untuk masyarakat Aceh Tamiang.” katanya.

Kita semua memiliki peran dalam menghadapi bencana dan penderitaan sesama. Apa yang dilakukan Praneda Care Foundation hari ini adalah bukti bahwa solidaritas, kepedulian, dan gotong royong mampu mengubah kehidupan masyarakat yang terdampak bencana. Bukan hanya lembaga, tetapi setiap individu bisa ikut berkontribusi, sekecil apapun, untuk meringankan beban mereka yang sedang berjuang pulih.

Mari bersama-sama bersatu, bergotong royong, dan peduli. Saat kita membuka tangan untuk membantu, kita bukan hanya memberi bantuan materi, tetapi juga harapan, semangat, dan kekuatan bagi mereka yang membutuhkan. Penderitaan masyarakat Aceh dan Sumatera adalah panggilan bagi kita semua untuk hadir, peduli, dan bertindak nyata.

Aksi nyata dimulai dari diri kita. Bersatulah, bantu sesama, dan jadikan solidaritas sosial sebagai kekuatan untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi semua.

Berita Terkait

Gegara Cipratan Air Hujan, Pelajar MTsN 6 Kediri Duel di Luar Sekolah: Guru Panggil Orang Tua dan Siswa Terlibat
Deklarasi Yakuza Maneges Ponorogo Dihadiri Gus Thuba dan Plt Bupati Lisdyarita: Sinergi Pembinaan Rohani “Santri Jalur Kiri” di Bumi Reog
Dari Panggung Budaya ke Panggung Kehormatan, Founder BASHRA BIP Bang Ali Raih Penghargaan Istimewa di Hari Jadi ke-496 Pamekasan
Bos CV Ayunda Permata Sejahtera H. Bambang Budianto Ucapkan Selamat Hari Jadi Pamekasan ke-496, Ajak Bangkit Bersama Menuju Pamekasan Maju
Deklarasi Yakuza Maneges Wilayah Ponorogo Siap Digelar di Gedung Sasana Praja Besok
Tak Sekadar Rayakan Ultah Sang Putri di SDN Barkot III, Bos CV Ayunda H. Bambang Budianto Beri Hadiah Umroh sebagai Wujud Terima Kasih kepada Guru
Semangat Berbagi Alumni Al Amien Tak Terputus, IKBAL Bakorda Sumenep Gelar Bakti Sosial
Senator DPD RI Ning Lia Terpukau Musik Tong-Tong Sumenep, Sebut Budaya Madura Penuh Pesona

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:50 WIB

Gegara Cipratan Air Hujan, Pelajar MTsN 6 Kediri Duel di Luar Sekolah: Guru Panggil Orang Tua dan Siswa Terlibat

Kamis, 5 November 2026 - 10:22 WIB

Deklarasi Yakuza Maneges Ponorogo Dihadiri Gus Thuba dan Plt Bupati Lisdyarita: Sinergi Pembinaan Rohani “Santri Jalur Kiri” di Bumi Reog

Selasa, 3 November 2026 - 19:38 WIB

Dari Panggung Budaya ke Panggung Kehormatan, Founder BASHRA BIP Bang Ali Raih Penghargaan Istimewa di Hari Jadi ke-496 Pamekasan

Selasa, 3 November 2026 - 15:41 WIB

Bos CV Ayunda Permata Sejahtera H. Bambang Budianto Ucapkan Selamat Hari Jadi Pamekasan ke-496, Ajak Bangkit Bersama Menuju Pamekasan Maju

Selasa, 3 November 2026 - 07:45 WIB

Deklarasi Yakuza Maneges Wilayah Ponorogo Siap Digelar di Gedung Sasana Praja Besok

Berita Terbaru