Rp 281 Juta Hanya untuk Karcis Parkir di Sumenep, Boros dan Tak Masuk Akal

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor DPRKPP Sumenep

Kantor DPRKPP Sumenep

Sumenep – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (DPRKPP) Kabupaten Sumenep kembali membuat banyak orang tercengang. Pada Tahun Anggaran 2026, satu paket pengadaan stiker dan karcis parkir digelontorkan dengan anggaran fantastis Rp281.334.500, bersumber dari APBD 2026.

Paket ini  hanya untuk mencetak karcis dan stiker bagi sepeda motor, kendaraan roda tiga, mobil penumpang, hingga bus.

Jika dibedah lebih rinci, anggaran itu terbagi ke beberapa pos, mulai dari Rp643.500, Rp3.146.000, hingga yang terbesar Rp229.800.000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski terlihat sah secara prosedur, jumlah totalnya membuat geleng geleng kepala lantaran anggaran sebesar ini hanya untuk selembar kertas.

Alfi Rizky Ubbadi, Aktivis Dear Jatim Koordinator Daerah Sumenep, tidak segan mengecam kebijakan ini.

“Ini sangat ironis. Anggaran ratusan juta hanya untuk karcis dan stiker. Masalah parkir Sumenep selama ini jauh lebih kompleks daripada sekadar kertas cetakan,” ujarnya.

Alfi juga menyoroti bahwa pengadaan ini tidak termasuk Pengadaan Berkelanjutan (Sustainable Public Procurement/SPP) dan sama sekali tidak mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, maupun lingkungan.

Banyak pertanyaan kritis muncul di tengah masyarakat: apakah persoalan parkir selama ini hanya soal kurangnya karcis, atau sebenarnya ada kebocoran retribusi yang tidak pernah diaudit? Sejauh mana karcis dan stiker ini mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)? Apakah pengadaan ini disertai perbaikan sistem pengelolaan dan pengawasan di lapangan?

Alfi menegaskan bahwa tanpa penjelasan terbuka, pengadaan ini hanya menjadi ritual belanja tahunan yang aman di atas kertas, tapi miskin manfaat nyata.

“Transparansi sejati tidak berhenti di angka dan tabel. Pemerintah harus menjelaskan urgensi, dasar perhitungan kebutuhan, dan manfaat konkret dari belanja ini,” tegasnya.

Di tengah tekanan untuk efisiensi anggaran dan peningkatan layanan publik, ratusan juta rupiah untuk karcis parkir seharusnya logis, masuk akal, dan bermanfaat bagi masyarakat, bukan sekadar proyek rutin tanpa dampak nyata. Hingga berita ini diterbitkan, DPRKPP Kabupaten Sumenep belum memberikan penjelasan resmi terkait urgensi dan dasar penganggaran paket tersebut.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar
LSM RATU Akan Demo Soal Perizinan Soto Mantenan, Kuasa Hukum Tegaskan Izin Usaha Lengkap dan Taat Pajak
PH Soto Mantenan Buka Suara Terkait Somasi Merek, Perizinan Usaha, hingga Keberatan Pemberitaan
Tertipu Pengacara Gadungan, Wanita asal Jombang Rugi Rp97,5 Juta dan Lapor Polisi
LSM RATU Soroti Legalitas PBG dan SLF Soto Mantenan Kediri, Netizen Merekat Sorotan Merek
Gagal Nyalip, Truk Hantam Pemotor Asal Sumenep Wail Hingga Tewas di Jalur Bojonegoro-Babat
Polsek Kangean Ungkap Dugaan Pencabulan Anak di Arjasa, Pria 43 Tahun Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:05 WIB

LSM RATU Akan Demo Soal Perizinan Soto Mantenan, Kuasa Hukum Tegaskan Izin Usaha Lengkap dan Taat Pajak

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PH Soto Mantenan Buka Suara Terkait Somasi Merek, Perizinan Usaha, hingga Keberatan Pemberitaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Tertipu Pengacara Gadungan, Wanita asal Jombang Rugi Rp97,5 Juta dan Lapor Polisi

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB