SUMENEP, Detikzone.id – Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah kepulauan Sumenep mulai menunjukkan lonjakan signifikan. Aktivitas di Pelabuhan Kalianget tampak padat sejak pagi hari, Selasa (17/3/2026) atau H-4 Lebaran, dengan ribuan penumpang memadati area keberangkatan kapal.
Dalam rentang waktu hanya satu jam, tiga kapal diberangkatkan secara berurutan menuju sejumlah wilayah kepulauan. Pukul 08.00 WIB, KM Express Bahari 9C bertolak menuju Kangean dengan mengangkut 402 penumpang dewasa dan 8 anak/bayi. Selang 15 menit kemudian, KMP Wicitra Dharma I diberangkatkan menuju rute Sapudi–Jangkar dengan total 308 penumpang dewasa dan 17 anak/bayi.
Puncaknya, pada pukul 09.00 WIB, KM Sabuk Nusantara 92 diberangkatkan menuju Masalembu dengan membawa 267 penumpang dewasa serta 39 anak/bayi. Jika diakumulasi, total penumpang mencapai lebih dari 1.000 orang hanya dalam kurun waktu satu jam, menandakan tingginya mobilitas masyarakat kepulauan menjelang Hari Raya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lonjakan ini tidak hanya mencerminkan tradisi mudik yang kuat, tetapi juga menunjukkan bahwa jalur laut menjadi urat nadi utama transportasi bagi warga kepulauan. Menariknya, jumlah anak dan bayi yang cukup besar menunjukkan bahwa mudik dilakukan secara kolektif bersama keluarga.
Situasi di pelabuhan sendiri terpantau tertib dan terkendali. Proses naik kapal berlangsung dengan pengawasan ketat dari berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, KSOP Kalianget, Polairud, Satpol PP, Dinas Kesehatan, hingga UPT Pelabuhan Kalianget.
Sinergi lintas instansi ini memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan para penumpang tetap terjaga di tengah tingginya volume keberangkatan.
Fenomena ini juga menjadi bagian dari rangkaian besar program Mudik Gratis Sumenep 2026 yang tidak hanya mengandalkan jalur darat dari Jakarta, tetapi juga mengoptimalkan jalur laut untuk menjangkau wilayah-wilayah terpencil.
Dengan manajemen yang terstruktur dan pengawasan maksimal, arus mudik di Sumenep tahun ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga menjadi bukti nyata kesiapan pemerintah dalam melayani kebutuhan masyarakat.
Mudik bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi momentum kebersamaan. Dari Pelabuhan Kalianget, ribuan harapan berlayar menuju kampung halaman membawa rindu, kebahagiaan, dan cerita yang akan terukir di Hari Raya.
Plt Disperkimhub Sumenep, Achmad Dzulkarnain, menegaskan bahwa pihaknya bersama seluruh stakeholder terus bersinergi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan aman, tertib, dan nyaman. Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan mudik tahun ini,” ujarnya.








