Sumenep – Suasana sore di Jalan Joko Tole, Lingkar Barat, Kabupaten Sumenep, mendadak terasa berbeda. Di tengah lalu lalang kendaraan dan hiruk pikuk menjelang waktu berbuka, puluhan mahasiswa hadir membawa misi sederhana namun penuh makna: berbagi.
Mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Demokrasi dan Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Dear Jatim) Koordinator Daerah Sumenep turun langsung ke jalan, Kamis (19/03/2026), membagikan ratusan paket takjil gratis kepada masyarakat.
Dengan penuh semangat, mereka menyapa para pengguna jalan, pengendara, hingga warga sekitar.
Senyum ramah dan sapaan hangat menjadi pelengkap dari setiap paket takjil yang diberikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua penyelenggara, Imam Rosyadi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap sesama.
“Kami ingin Ramadan ini tidak hanya menjadi ibadah personal, tetapi juga momentum berbagi dan menumbuhkan rasa kebersamaan,” ujarnya.
Aksi sederhana ini ternyata membawa dampak besar. Dalam waktu singkat, ratusan takjil yang disiapkan habis dibagikan. Wajah-wajah bahagia tampak dari para penerima, mencerminkan bahwa kepedulian sekecil apa pun tetap memiliki arti besar.
Lebih dari sekadar kegiatan berbagi, momen ini menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Kehadiran mereka di tengah jalanan bukan hanya membawa makanan berbuka, tetapi juga menghadirkan pesan kemanusiaan dan solidaritas.
Di bulan suci Ramadan, aksi ini menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak harus menunggu besar. Dari langkah kecil, lahir harapan besar, bahwa kepedulian akan terus tumbuh dan menyebar di tengah masyarakat.
Dear Jatim Korda Sumenep pun berharap kegiatan ini menjadi awal dari gerakan yang lebih luas, mengajak lebih banyak pihak untuk turut berbagi dan memperkuat rasa persaudaraan.
Ramadan menjadi lebih bermakna ketika diisi dengan aksi nyata—bukan hanya kata-kata, tetapi langkah yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh sesama.
Penulis : Redaksi








