ASN Sumenep Go Green: Hemat Energi Lewat Bike to Work

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASN Sumenep siap tinggalkan kendaraan bermotor, memilih sepeda demi hidup sehat dan hemat energi

ASN Sumenep siap tinggalkan kendaraan bermotor, memilih sepeda demi hidup sehat dan hemat energi

SUMENEP, Detikzone.id – Jalanan Kota Sumenep akan berubah setiap Jumat. Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan meninggalkan kendaraan bermotor dan memilih berjalan kaki atau mengayuh sepeda saat berangkat kerja. Program “Bike to Work”, yang digagas Pemerintah Kabupaten Sumenep, akan dimulai sebagai langkah nyata mendorong gaya hidup sehat, hemat energi, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Langkah ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Nomor 17 Tahun 2026, yang mewajibkan seluruh ASN, termasuk pegawai BLUD, BUMD, tenaga outsourcing, dan pegawai paruh waktu, menggunakan transportasi non-BBM setiap Jumat. ASN dengan jarak rumah ke kantor maksimal lima kilometer diwajibkan berjalan kaki atau bersepeda.

Kebijakan ini ditegaskan orang nomor satu di bumi Arya Wiraraja Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini adalah gerakan bersama untuk kebaikan daerah. Keberhasilan program tergantung pada kesadaran dan komitmen seluruh ASN,” ujarnya.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan respons terhadap kondisi global terkait pasokan dan harga energi.

“Kami ingin ASN menjadi teladan bagi masyarakat, memimpin perubahan menuju gaya hidup sehat, hemat energi, dan ramah lingkungan,” katanya.

Kegiatan “Bike to Work” rencananya akan dimulai pada Jumat mendatang. Para ASN sudah bersiap dengan sepeda dan jalur perjalanan yang telah ditentukan. Meski belum berjalan, harapan pemerintah daerah jelas: program ini menjadi langkah awal membangun budaya sehat, disiplin, dan peduli lingkungan di kalangan aparatur pemerintah.

Bupati menekankan pentingnya pengawasan ketat dari pimpinan perangkat daerah agar kebijakan ini benar-benar dijalankan dan tidak hanya menjadi formalitas.

“Kami ingin program ini berlangsung nyata, bukan hanya aturan di atas kertas,” tegasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Gerakan Jumat ASRI Menyasar Wilayah Barat Kota, Pemkab Sumenep Perkuat Budaya Gotong Royong
Danrem 084/Bhaskara Jaya Ajak Tokoh Lintas Elemen Sumenep Bersatu, Perkuat Sinergi Sukseskan Karya Bakti TNI AD Skala Besar 2026 di Madura
Silaturahmi Bersama Tokoh Lintas Elemen di Sumenep, Danrem 084/Bhaskara Jaya Mantapkan Sinergi Bangun Madura
Pemkot Kediri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir Selama Kediri Mapan Expo Dalam Rangkaian Hari Jadi ke-1147 
Misteri Transaksi Toko Daring Rp 1,4 Miliar,Kepala Cabdin Wilayah Probolinggo Pilih Bungkam
Pemerataan Ekonomi Dipertanyakan, Gurita Paket Pengadaan Pemkot Probolinggo Dikuasai Segelintir Pengusaha
Gus Qowim Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kota Kediri, Doakan Mabrur
Sokong Program Prioritas Presiden, Pemkab Probolinggo Siapkan 7 Hektare Lahan Sekolah Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:04 WIB

Gerakan Jumat ASRI Menyasar Wilayah Barat Kota, Pemkab Sumenep Perkuat Budaya Gotong Royong

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:42 WIB

Danrem 084/Bhaskara Jaya Ajak Tokoh Lintas Elemen Sumenep Bersatu, Perkuat Sinergi Sukseskan Karya Bakti TNI AD Skala Besar 2026 di Madura

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:51 WIB

Silaturahmi Bersama Tokoh Lintas Elemen di Sumenep, Danrem 084/Bhaskara Jaya Mantapkan Sinergi Bangun Madura

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:25 WIB

Pemkot Kediri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir Selama Kediri Mapan Expo Dalam Rangkaian Hari Jadi ke-1147 

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:07 WIB

Misteri Transaksi Toko Daring Rp 1,4 Miliar,Kepala Cabdin Wilayah Probolinggo Pilih Bungkam

Berita Terbaru